DEJA VU (to the wind…) [1]

2008 June 4
by mbelGedez™

Siang akhirnya aku sampai juga di rumah barumu

Suasananya sangat sepi

Meski diseberang sana adalah hiruk pikuk Casablanca

Kau sendiri disini

Di rumah barumu

Angin sejuk semilir hembuskan wangi bunga

Menerpa wajahku yang mungkin tak lagi seperti dulu

Empat tahun kita tak jumpa, sejak perpisahan yang memang telah kita rencanakan

Sakit

Itu pasti

Tapi memang saat itu kita harus berpisah

Terlalu banyak orang yang harus kita sakiti, menurutmu

Dan aku tak kuasa menolak

Kini, saat ini, aku duduk di halaman teras rumah barumu

Seseorang di ujung gang telah mengantarkanku hingga ke mari, di rumah barumu

Tapi engkau sedang tidur

Dan aku tak mungkin mengganggumu

Sepersekian detik, aku merasa akrab dengan lingkungan ini

Deja Vu….

.

Honey,…

Ya, dulu aku biasa memanggilmu begitu

Atau cukup dengan Han saja

Dan kau memanggilku dengan, Mas…

Atau suka juga kau memanggilku dengan Si Mas

.

Honey,…

Mas masih ingat saat kita berjanji untuk berpisah

Setelah selama dua tahun membina hubangan yang salah

Saat itu di bulan Mei 2004 di sebuah resto di gedung GKBI Sudirman

Kita berjanji untuk berpisah justru untuk kebaikan kita semua

Begitu kan Honey ?

Honey berjanji berpisah dari mas untuk kembali kepada dia, mr. Z

Dan mas berjanji berpisah dari Honey untuk kembali kepada istriku, Y

Namun ternyata Honey nggak bisa bertahan tanpa mas…

Honey kirim SMS yang menyatakan

Mas pun menanggapinya

Dan kita tak kuasa menolak datangnya Dewi Cinta

Sesaat setelah percintaan itu, kita mencoba berjanji lagi

Honey, kalau kita ingin berhasil, kita harus berhenti teleponan…”

“Aku nggak bisa mas… Tau sendiri aku doyan ngomong….”

“Juga hentikan SMS….”

“Bahkan SMS pun nggak boleh mas…???”

“Itu satu-satunya cara, Han…

“Jadi kita harus berpisah seperti orang nggak pernah kenal, gitu ???”

“Ya, lebih kurang seperti itu. Kecuali ada hal yang sangat-sangat penting yang Honey nggak sanggup nge handle sendirian, ya apa boleh buat…”

“Kejam kamu mas…”

“Kita harus kejam pada diri kita sendiri, Han… Inilah saatnya kita membuktikan bahwa kita memang saling cinta. Disuatu saat kita saling membutuhkan, kita ada”

“Mas janji nggak ada wanita lain setelah ini ???”

“Mas janji Han…

“Sungguh mas ???”

“Ya, mas janji Han…

“Aku juga mas, Mas yang terakhir. Aku janji mas…”

“Makasih, Han…

Dan setelah perpisahan itupun Honey masih sempat mengirim SMS

Tapi ternyata aku mengkhianati janjiku, Han…

Maafkan mas….

.

Honey masih juga tidur

Dan mas nggak mungkin mengganggumu

Mas masih disini, Han…

Di halaman depan rumahmu

Menikmati semilir angin yang menerpa wajah mas yang mungkin tak seperti dulu lagi…

Menitipkan salam kepada angin…

Kepada daun yang berbisik…

Kepada tanah yang merah…

Kunyanyikan “Semua Tak Pernah Sama“, lagu kesukaanmu…

Kukenakan Blue Jeans dan kaos polo hitam kesukaanmu…

Kukenakan Hugo Boss wangi kesukaanmu…

Mas mencoba untuk tidak menangis saat menulis ini Han…

Tapi Mas nggak sanggup…

.

Honey tetap tidur

Dan mas nggak mungkin mengganggumu

Masih kusimpan film tentang kita berdua, Han…

Masih kusimpan Sim Card nomer cantik IM3 khusus kita berdua

Harus kuapakan semua ini, Han…???

Meski telah berjanji untuk berpisah, Honey masih sempat SMS

Itulah SMS terakhir saat kita berpisah, persis empat tahun lalu

Saat ini kita nggak mungkin seperti dulu lagi….

Sekian lama kita nggak pernah jumpa

Nggak pernah telepon

Nggak pernah SMS

Nggak pernah tau keberadaan kita masing-masing

Sampai dengan hari ini, 4 Juni 2008

.

Maaf terlambat mendengar kabar Honey

Dan saat ini mas berada di depan rumahmu, Han…

Menikmati kesendirian

Honey disana sendiri

Mas disini sendiri

Antara Honey dan mas saat ini hanya berjarak beberapa jengkal

Tapi mas nggak bisa menggapai

Terpisah dinding dua dunia

Honey masih tetap tidur

Dan mas nggak mungkin mengganggumu

**/**/1972 – 09/05/2008

Selamat jalan, Honey…

Kematian adalah tidur panjang

Dan Honey mendapat tempat yang lapang

Kan kusimpan kenangan indah bersamamu….

53 Responses leave one →
  1. 2008 June 4
    Imam Madzab Bocor Alus™No Gravatar permalink

    :cry: :cry: :cry:

  2. 2008 June 4

    Wah……
    Turut Berduka,.memories never fade away

  3. 2008 June 4

    turut berduka cita mas… :cry:

  4. 2008 June 4

    Dan.., langit pun dipenuhi mendung sepanjang tahun.

  5. 2008 June 4

    mbelgedez bergaya di situ. jan pancen ngganteng njenengan mas. dan siyalnya aku pernah ketemu orang ini. (komene oran nyambung ya).

    turut berduka cita.

  6. 2008 June 4

    turut berduka cita, om

  7. 2008 June 4

    lho…kenapa sih orang2 mengucapkan turut berduka?

  8. 2008 June 4

    saya hanya bisa mengucapkan, semua itu milik Tuhan dan akan kembali pada Tuhan.

  9. 2008 June 4

    eh, tapi berduka juga nggak apa2 dink. yang penting tampil keren dan kalo mo poto jangan lupa pake parfum.

  10. 2008 June 4

    sebenernya saya sempet salah duga (mencurigai orang yang salah). duh…maafkan saya duhai pihak yang saya curigai.

  11. 2008 June 4

    bang yg meninggal itu siapanya?
    turut berduka cita yak….
    semoga apapun itu, memberikan kebaikan buat semuanya dah

    *btw sempat2nya foto bang :D *

  12. 2008 June 4

    Uh, memories… :(

    Semoga disana dia bertemu dengan kedamaian.

  13. 2008 June 4

    Saya pikir ujung2 posting ini ndobos lagi, kaya yang dulu2. Weleh, salah ternyata.. :D

    Semua yang sudah menjadi ketentuan-Nya pasti ada hikmah-Nya. Sing sabar saja..

  14. 2008 June 5

    seperti biasa……apa yg tersirat belum tentu yang tersurat….

    *kayaknya ga sevulgar ini deh…..*
    *curiga*

    apa sih, om ???

  15. 2008 June 5

    loh..loh.. kok di kuburang barang??!! :eek:
    menakutkan khalayak ramai!!

    diperiksa aah photonya..
    jangan-jangan ada penampakan… :roll:

  16. 2008 June 5

    turut berduka cita…

    “Kan kusimpan kenangan indah bersamamu….”

    hmm..
    so sweeettt!!!

  17. 2008 June 5
    Bintang TerangNo Gravatar permalink

    Kok aku merasa kenal dengan yang ditutup tutupi itu….
    Sebelah tidak Kau tutupi Mbel…!!!!

  18. 2008 June 5

    wah…. turut berduka cita pak dhe… :(

    mbakyu koq ra diajak layat………

  19. 2008 June 5

    waduh…
    saya turut berduka cita mas mbel..

    *kok ya sempet foto ya pas ngelayat*

  20. 2008 June 5

    *merinding denger backsound*
    turut berduka cita ohm mBell…
    ..apa yang kini tiada, meninggalkan jejak dan kenangan yang ada..

  21. 2008 June 5

    sms 4 tahun lalu masih disimpen boz? :shock:
    salut..kenangan itu benar-benar diawetkan ya..
    semoga honey tidur dengan tenang..

  22. 2008 June 5

    **hiks…**

    hanya maut yang memisahkan!!!

    **gak yakin cak mbel sendirian**

    [lha yang motret itu siapa?]

    **ah paling pake auto**

  23. 2008 June 5

    kata noe…
    bukan meninggalkanmu, hanya terlepas darimu.

  24. 2008 June 5
    AlbaChampNo Gravatar permalink

    merinding.. :( :(

    tumben postingan oom mBel serius kek gini..
    tumben jga oom mBel ga bales komen2 yg maslup..

    ikut brduka cita..

  25. 2008 June 5
    Citra DewiNo Gravatar permalink

    Mas Mbel turut berduka cita dgn kepdrgian ex Honeymu. Soal ini benerean /nggaknya wallahualam hanya waktu akan membuktikan berita ini. But dari hati yg terdalam saya benar2 ikut berduka cita.
    Kok kisahnya ampir sama dgn kisahku ya MAs. Aku kehilangan jejaknya dia sejak beberapa tahun yg lalu dan ngga tau klo dia itu masih hidup/tidak.

  26. 2008 June 5

    “Goodbye my lover… goodbye my friend…
    You have been the one… you have been the one for me…” (by. james blunt)

    Ikut berduka.

  27. 2008 June 6

    Innalillahi wa innailaihi rojiun..
    Turut berduka…
    semoga tabah.

  28. 2008 June 6

    my deepest condolance…

    rasanya ini termasuk masukan buat saya yang lagi banyak bertanya lebih sakit mana ditinggal karena selingkuh dan jadi milik orang lain, atau… ya ini… pergi selamanya…

    feel the hurts here

  29. 2008 June 6

    turut berduka ya mas…

  30. 2008 June 6

    terpaku, tertunduk ke bumi, selamat jalan kawan

  31. 2008 June 6

    kullu nafsin daiqotul maut…

    dan kita pun akan segera menyusul tidur panjang.. cepat atau lambat :)

  32. 2008 June 6
    TUKANG SALESNo Gravatar permalink

    Maaf saya terlambat datang Oom….

    Saya sampai bela-belain pindah 3 warnet demi mendapatkan internet kencang agar bisa menyimak lagu pengiring…

    Berkali-kali saya dengarkan, dan saya setuju dengan Goop, lagu pengiringnya memang sereeem….

    Saya percaya Oom Mbel saat ini pasti sedang berduka, dan saya juga percaya Oom Mbel jujur dalam hal ini. Semoga perkiraan saya nggak meleset. Kalau nggak, agak aneh juga saya lihat Oom Mbel nggak menjawab komen jamaahnya….

    Saya yakin mbak Honey ini begitu special buat Oom Mbel…

    Turut berduka cita Oom…

  33. 2008 June 7

    Turut berduka cita Om…
    Baru sebulan meninggalnya ya? Karena apa?
    Semoga diterima di sisi Tuhan.

    GBU.

  34. 2008 June 7

    Kayaknya sms-nya rekonstruksi deh…
    Sorry, semoga tidak merusak suasana. Soalnya penasaran sih…

    GBU

  35. 2008 June 7

    turut berduka cita sedalam-dalamnya… hiks, kisahnya menyentuh…

  36. 2008 June 7

    yang penting gak lupa kalo BBM naik :) salam kenal dan semoga saling silaturahmi :)

  37. 2008 June 7

    hiks… hiks…. turut ikut sedih….
    ngomong2 mbacane kayak puisi atw langsung?

  38. 2008 June 8

    *nangis sesunggrukan gak brenti-brenti…*

    God Bless Her…

  39. 2008 June 8

    btw yg meninggal sopo tho mas?..
    mantan ya…?
    dalem banget sih?

    eh pak mbel ternyata necis ya…gak spt yg aku bayangkan…(maksudnya?)

  40. 2008 June 8

    ngeres poll…..

  41. 2008 June 8

    merenungnya mau nyari ganti yah mbel??

  42. 2008 June 9
    GodamnNo Gravatar permalink

    Turut berduka mas… cinta tuh kemanapun nyampe kok….

  43. 2008 June 9

    kok ga pada respon yg mendalam yah..? padahal tulisan ini sgt mendalam bgt khas om mbel.. ya Om…

    jadi honey itu… sudah…

    dan sy pikir, wkt membca tulisan ini.. apa istri Om ga…?

  44. 2008 June 11

    jadi inget temen yg udah meninggal, setelah 3 hari di ICU.
    hari pertama : telpon satu temen kantornya, bilang pake NIP dia aja kalo pengen jadi pegawai.
    hari kedua : dateng ke kantor mo ambil gaji, sayang bendahara gaji gak ada di tempat
    hari ketiga : … (lupa).. kalo gak salah telpon ke beberapa temen
    kenyataannya selama di ICU, gak pernah siuman.
    *mungkin si honey dah ketemu ama dia sekarang*

  45. 2008 June 11

    Wah..

  46. 2008 June 12

    Maaf Oom, awal-awalnya sempat saya kira ini postingan dobos Oom lainnya. Ternyata soal kesedihan. Banyak prasangka yang terbentuk lewat tulisan ini. Tapi apapun itu, saya turut berduka cita, Oom Mbel.

    Mbel:
    Yah, begetoo lah….

  47. 2008 June 13

    turut berduka cita ya om.

    *btw, kok sempet2 e poto2 yo2*

  48. 2008 June 25

    Tabahkan hatimu, Om. Cukup simpan “Honey” mu itu di pojok paling pojok hatimu. Honey yang ada di sisimu sekaranglah yang mesti memenuhi sisa kavling di hatimu…..

    (halah, opo to yo?)

    Mbel:
    Lha opo to ???

    :roll:

  49. 2008 September 26

    *terharu*

    Mbel:
    Walaaah….

    jadi inget Ulan…. :lol:

  50. 2008 October 27

    kisahna menyentuh om…, mpe teharu.
    q turut berduka cita tuk si honey.
    iank tabah y om.

    Mbel:
    Thanks….
    :cry:

  51. 2010 April 14
    tutiNo Gravatar permalink

    mbah.. walaupun komen sy dah ketinggalan lama banget.. tp tulisan mbah yg ini tetep bikin sedih.. turut berduka cita ya mbah..

  52. 2010 December 3
    DanuNo Gravatar permalink

    Wah, kl biasa nya baca tulisan mbel saya ketawa2 atau manggut2, baru kali ini baja tulisan mbel terharu..

    turut berduka ya mbel…

  53. 2013 July 23

    aku wegah koyo kowe pakdhe….
    tetty iso urip luwih suwe meneh!!!
    aku yakin!!!!

Komentar situh bergantung pada amal dan ibadah situh

Note: Situh bisa pake basic XHTML dalem komentar. Email situh Ndak Bakalan dipamerin ke orang-orang.

Komentar lewat RSS

Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect.