SALAFY MBELGEDEZ….

2009 September 11
by mbelGedez™

.

warning

.

( ini perbincangan saat sayah berada di suatu Main Dealer perusahaan otomotif di kawasan Sunter dimana sekte Salafy di perusahaan tersebut cukup establish, dan beberapa pertanyaan maupun obrolan ringan lewat chatt, kemudian sayah transformasikan dalam bentuk post di Blog Jelek dan Sesat inih. Sayah sebisa mungkin berusaha obyektif, namun ndak tertutup kemungkinan akan ada dispute.  Santai saja, Monggo…. )

.

Hari-hari terakhir inih rame media Indonesa menyajikan berita soal Abu Gosok  Abu Jibril yang konon katanya terlibat dalam jaringan teroris di Indonesa. Banyak jamaah di sinih bertanya, benarkah itu…??? Kenapa mereka bisa begitu…??? Kenapa mereka terlihat eksklusip…??? Kenapa bercadar ??? Kenapa perempuannya berbaju item-item…??? Kenapa lakinya pada jenggotan…??? Itu clananya kok cingkrang gitu….??? Apakah Karena kurang kain sehingga cingkrang…??? Lha itu jidatnya kok di tatto item-item…??? dan banyak lagi pertanyaan yang menggelayut dari para jamaah dalam chatt tersebut…

Oke…

Menurut ilmu kemeruh sayah, di Indonesa inih ada dua sekte Islam yang cukup establish dalem melakukan syi’ar.  Mereka adalah Jamaah Tabligh ato biasa di singkat JT, dan Salafy.  Disamping ituh, ada lagi sekte Achmadiyah yang ndak akan sayah bahas di sinih. Sekedar memberi input, konon katanya JT inih berpusat di India. Sedangkan Salafy bermula di Arab sebagai wujud dari ajaran Wahabby.

Uniknya, di Indonesa inih dua aliran sekte inih sering bentrok, dalem tanda kutip.  Member sekte Salafy sering ngatain member sekte JT sebagai JAMAAH KOMPOR AHLI BID’AH. Sebutan jamaah kompor berasal dari saat awal-awal sekte JT inih melakukan syiar di Indonesa ( mereka menyebutnya Khuruj ), mereka suka nenteng kompor kemana-mana. Sementara ituh member sekte Salafy menyebut  member sekte JT selalu melakukan dan mengajarkan hal-hal yang dianggap bid’ah…..

Kemudian, apa pasal Salafy inih dituding sebagai Islam garis keras nan ortodox…???

Kalo menurut ilmu kemeruh sayah, ndak laen ndak bukan karena memang Salafy terlihat eksklusip dengan “penampakan” mereka yang “berbeda”. Untuk yang lelaki, mereka bercelana cingkrang. Ituh ada mangsute. Yaitu mereka beranggapan, celana panjang yang terlalu panjang adalah deket dengan najis. Untuk ituh, mereka membuat celana yang cingkrang dengan harapan bisa menghindarkan najis. Soale clana panjang mereka yang cuman satu-satunya  juga dipergunakan untuk sholat. Jadi jelas yah… Bukan karena mereka ituh kurang kain….

Lantas, jidat mereka yang item ituh  bukanlah tatto sebagai bukti dari member sekte Salafy, tapi sebagai tanda bahwa mereka ( konon katanya ) sangad khusyu dalam bersujud. Dalam hal inih, sayah kok ndak setuju. Tanpa upaya yang sedemikian nekad menjedotkan jidat ke lantai, mengegesek-gesekkannya, rasanya item-item ituh ndak akan nimbul. Bila memang sujud secara sewajarnya sajah, sayah juga percaya item-item ituh ndak akan nongol. Apakah situh yakin orang yang berjidat item ituh lebih shalih ???

Sayah malah kuatir dengan berjidat item justru mendekatkan mereka kepada riya. Apa pasal ???   Sebuah penelitian Rolland Barthes tentang Sign and Refferent mengatakan, semua simbol-simbol sosial adalah memiliki makna. Jadi, jidat item ituh merefferent pada, ” Neh liyat jidat gue item,  inih bukti  kalo gue sujud syukur nyembah Awloh sangad khusyu…”. What do you say…???

Kemudian, mereka miyara jenggod. Memang, dalem Islam meyakini bahwa jenggod yang panjang dan rapi adalah tempat malaekat bergelantungan bermain ayunan. Inih keyakinan Islam. Tentu sifatnya doktrin. Lha kalo ndak punya jenggod…??? Ya ndak isa mbikin tempat ayunan dimana malaekat bisa bermaen. Betapa bersyukurnya  ZZ  TOP punya jenggod yang sangad keren…

Kalo soal perempuannya yang berbaju ndak berbentuk dan bercadar, ituh juga ada mangsute. Secara mendasar, aturan berbusana dalem Islam bagi perempuan yang wajib adalah : menutup seluruh tubuh secara rapet. Yang boleh keliatan cuman telapak tangan dan muka. Baju pun diatur hanyalah berbentuk seperti baju terusan tanpa dijahit macem-macem.

Itulah sebabnya, sayah masih suka memelototi cewek-cewek berjilbab model gelung, pake kaos tipis lengan panjang ketat full pressed body sehingga bentuk tetek susu menonjol. Memakai jeans ketat sehingga bokong yang bahenol dan tulang vaginanya terlihat nonong menonjol. Berbusana, tapi telanjang. Sayahpun suka membayangkan betapa seksehnya body disebalik busana ala jilbaber….

Maka, untuk menghindari pitnah dari lelaki brengsek macem sayah dan antum, para perempuan member sekte Salafy mengenakan busana berbentuk terusan, sehingga lekuk body mereka ndak keliyatan entah sekseh entah gembrot. Sedangkan cadar dikenakan untuk menutup muka, sekali lagi, untuk menghindari pitnah dari lelaki mata keranjang kayak sayah dan antum. Jadi jangan beranggapan cadar ituh sebagai kedok jeleknya tampang mereka, ato sebagai masker anti debu, ato malah sebagai lap ingus. Bukan boss….

Nah, itu kan penampilan mereka sehari-hari. Lalu eksklusipnya dimana ???

Begini boss, setelah mereka “sadar diri” untuk berpenampilan begitu adalah wujud dari ajaran dalam sekte tersebut. Yaitu, mereka wajib menjalankan Ahlussunah seperti jaman rasul dulu, dalem hal inih Nabi Muhammad SAW. Intinya, mereka wajib menjalankan apa yang Rassul ajarkan, dan tentunya ndak mau melakukan apa yang Rassul ndak lakukan.

Conto simpel aja, di masarakat kita paling demen mbaca Yassin dalem berbagai acara. Dari mulai arisan RT sampe soal kematian. Yassin dibaca rame-rame. Nah, sekte Salafy inih ndak mau yang namanya Yassinan inih boss. Menurut pandangan mereka, ituh Bid’ah. Conto laen misalnya mereka ndak mau yang namanya merayakan Maulud Nabi. Ndak ada tuh, mauludan bagi mereka. BID’AH…!!!

Lantas, bila mereka diundang untuk menghadiri suatu acara, katakanlah buka bersama, pada umumnya ndak mau dateng. Kalopun ada yang bersedia dateng mungkin karena kerabatnya yang ngundang. Setelah bedug maghrib menggema, mereka akan segera pergi mencari mesjid terdekat, dan melakukan sholat di sanah. Mereka ndak mau sholat di mushola rumah sayah, apalagi rumah antum. Mungkin karena musholla kita ndak level karena najis, ato karena kita dianggep sebagai ahli bid’ah sehingga musholla kita ndak layak untuk mereka sholat. Meski member sekte Salafy inih berkilah bahwa sholat di mesjid adalah bahagian dari syiar, yaitu memuliakan mesjid.

Oya. Mereka juga ndak mau sholat di mesjid yang di ujungnya ditanemin kuburan. Sekali lagi, mereka bilang itu bid’ah.

Lantas kenapa mereka sering dikaitkan dengan terorisme…???

Menurut ilmu kemeruh sayah, ndak laen karena sipat eksklusip mereka. Sebenernya, masalah keyakinan mereka ndak masalah. Namun saat berbenturan dengan  kehidupan sosial kemasyarakatan kita yang majemuk maka friksi-friksi itu menjadi ada. Conto simpel lagi, misalnya mereka ngadain perkawinan ( yang umumnya endogamie aliyas dari mereka-mereka juga ), maka mereka akan membuat tempat yang terpisah antara pria dan wanita. Satu lokasi khusus laki-laki ( ichwan ) dan satu lokasi lagi khusus peuyeumpuan ( akhwat ).

Sayah kalo diundang dalem acara kawin model begini biasanya sayah salami lakinya ajah sambil ngasih angpao dan langsung pulang. Konon katanya dengan metode di pisah ruang beginih untuk menghindarkan zina karena saling pandang antara tamu yang satu dan tamu yang laennya. Inih keyakinan Sekte mereka lhoo…. Meskipun pada kenyataannya babu-babu Indonesa yang berada di Arab sanah pada bunting jugak….

Nah, cara pandang dan terapkan ilmu beragama yang cenderung zakelijk beginilah yang mengarah ke ekstrim. Menurut pandangan sekte Salafy inih, kehidupan di Jakarta sudah rusak sangad. Udah sangad ndak Islami. Mereka ingin menjalankan Islam seperti zaman Rassul dulu, ibarat hidup dizaman digital namun mendambakan lingkungan 14 abad lalu.

Banyak diantara member sekte Salafy yang ndak sabaran dengan keadaan saat inih yang – menurut mereka – sangad bobrok. Maka jadilah mereka prajurit oragnisasi oramas Islam “nganu”,  dimana Jaffar Abu Thallib sebagai bossnya, dan dulunya adalah pentolan Salafy Indonesa generasi pertama yang ndak sabar dengan “mengubah bobrok menjadi Islami” dengan cara cepat, yaitu merusak Bar, Pub, Bilyard, Karaoke, salon, dsb…

Taukah situh, bahwa sekarangpun Jaffar Abu Thallib juga “di bid’ah- bid’ah kan” sama membernya yang ditinggalkannya…???

Ho ho ho….. Sesama sekte Salafy tapi saling bid’ah-mem bid’ah kan….

Nah, member sekte Salafy yang ndak sabaran inih yang biasanya bisa di garap oleh pihak-pihak asing untuk menjadi martir bom bunuh diri. Dasarnya udah jemu hidup di lingkungan bobrok, dan mendambakan mati syahid dan dapet bonus 72 perawan syurga dengan vagina yang selalu basah dan ngangkang, maka berangkatlah dia menuju kematian yang “menurut mereka”, mulia.

Sedikit OOT, member sekte Salafy inih memang menelan mentah-mentah ajaran Wahabby yang awal mulanya berpusat di Arab sono. Banyak yang ndak tau, bahwa Salafy sebagai produk dari ajaran wahabby  ( pendirinya abdul wahab ). Saking ndak taunya, dalem ber Salafy ria mereka inih “seakan-akan” merupakan “mahdzab” tersendiri. Padahal di dunia inih cuman dikenal 4 Mahdzab.

Member sekte Salafy ndak tau, bahwa ajaran Wahabby inih sebenernya berkaitan erat dengan berdirinya kerajaan Arab Saudi. Raja Saud inih bekerja sama dengan Wahabby dengan Islam sebagai tameng akan kekerasan yang mereka bikin untuk melanggengkan kekuasaan dengan menghancurkan kerajaan – kerajaan kecil agar tunduk dalem kekuasaannya.

Rada-rada mirip Soeharto dengan memperalat Pancasila sebagai wahana untuk melanggengkan kekuasaan juga.

Tentu, Saud harus membayar mahal hingga sekarang, karena Wahabby inih dulunya di kontrol oleh Inggeris lewat agen yang di susupkannya. Agen rahasia Inggeris inih mensupply Wahabby dengan persenjataan dan uang. Maka langgenglah Wahabby dan Saud hingga kini. Ndak usah heran kalo Arab Saudi menghasilkan minyak jutaan barrel tapi pasar minyaknya di London dan New York….

Walahualam Bishawab…

>>Selamat hari Jum’at…. Apakah situh berminat jadi member sekte Salafy, Ki Sanak…???

87 Responses leave one →
  1. 2009 September 11
    mbelGedez™No Gravatar permalink

    .
    Nglinting clana, mau jumatan….

  2. 2009 September 11

    NICE POST

  3. 2009 September 11
    j4pNo Gravatar permalink

    lanjoooeett Gan!!

    **gelar tiker, nyruput teh botol & makan gorengan….

    Mbel:
    Hayah…

  4. 2009 September 11
    arieNo Gravatar permalink

    weh, Mbah Mbel ki… ternyata sampeyan ahli Salafy juga yah, sampe tau sejarahnya segala. jadi nambah (sesat?) pengetahuan saya.


    Mbel:
    Kan emang sayah kuliah ndak jauh dari urusan kayak gituh….

  5. 2009 September 11
    Den doblehNo Gravatar permalink

    Mungkin om mbel ada benernya tp jg mungkin ada slahnya,tentang jihad member salaf,ndak sjalan dgn pengebom2 d indon,tentang berpakaian merupaken sunah printah nabi,ya klw orang islam ngak ngikti nabinya mau ikut spa yo…*ngelus2titit*

    Mbel:
    Coba deh situh mbaca lagi….

  6. 2009 September 11
    Helmi PerdataNo Gravatar permalink

    bukan jilbab tapi kerudung,mbah mbel

    Mbel:
    Tapi mereka suka ndak trima kalo dibilang kerudung, soale makenya di ubel-ubel mbungkus kepala….

  7. 2009 September 11

    Tau darimana antum kalau Salafy ini hasil penyusupan kafir Inggris? Mana buktinya? Jangan sembarangan kalau menuduh… Tau dari mana antum kalau TKW itu hamil karena orang arab? Jangan sembarangan menuduh orang berjenggot…

    *mengelus-elus jemb, eh, jenggot*

    Mbel:
    Woooogh….???
    :lol:

  8. 2009 September 11

    heh? simbah sukak cameltoe?

    Mbel:
    Hayaah…..

  9. 2009 September 11
    NenoNo Gravatar permalink

    amal ibadah orang apa cukup dapat di liat dari celana cingrang,jenggot, cadar… jidat item…

    kalo stuktur tulang tengkoraknya kebetulan menonjol di bagian dahi..piye,,,
    apakah dia lebik wokey,,,…outstanding performance…

    kalau kita berpakaian apa yang najis hanya ada di atas tanah…harus pakai celana cingrang…kalau habis..maap… maap.. buang hajat tidak ada air hanya ada tissu/ dedaunan… yang jelas celana ,,, a stand by reserve

    level najis … step1..or step2.. bla bla bla with… calibration instrument of dimension

    capeeeeek de

    Mbel :
    Nice comment, Neno….
    ;)

  10. 2009 September 11

    Saya denger lagi ada satu aliran yg besutannya al-arqom malesa itu om, itu gimana ceritanya? yg katanya ciri khasnya seperti yg om mbel deskripsikan ituh?

    Klo dari ketidaksabaran dalam mencoba merubah bisa jadi itu menjadi sasaran empuk para propokatrok untuk memperkeruh suasana indonesia yg sudah makin keruh ini.

    Moga pas pelantikan anggota Hewan Dewan bisa aman dan nyaman, palagi dana yg dipake gede tuh 43 M, sedang untuk korban gempa mah cukup 6 M aja dan gelar malam dana aja cari recehan..

    Mbel:
    Sayah belom nyium baunya al arqom….
    Ntar kalo udah ke endus, sayah kuliti jugak….

  11. 2009 September 11

    dejavu dengan salah satu pertanyaan: apakah black mark di jidat mengindikasikan kesolehan. pernah nulis serupa di facebook dan banyak pro kontra

    yang mau ke kanan silakan ke kanan, yang mau ke kiri silakan ke kiri

    saya tetap maju lurus ;)

    Mbel:
    Situh ndak pengen salafian…???

    Lagi ngetrend lhooo…. ;)

  12. 2009 September 11

    —gimana dengan NU dan Muhamadiyah Cak Mbel?

    Mbel:
    NU rada klenik, masih terkontaminasi sinkretisme…
    Muhammadiyah mencoba memperbaiki “kekeliruan” yang dibuat NU, tapi kepleset pada politik praktis…

  13. 2009 September 11

    *nunggu para pengunjung nyasar dan komen2nya*

    Mbel:
    Udah mbawa tiker, dan teh botol…???
    ;)

  14. 2009 September 11
    WahyuNo Gravatar permalink

    Inih adalah postingan postingan oom yg ke-4 yang bertemakan agama yg sayah baca :D setelah

    Tuhan ndak sama seperti kelamin (gile nyang ini komennya panjang2 banget :lol: ),
    Belief System Mbelgedez, dan Islam kembali berjaya hingga Alexandria).

    Menurut sayah mereka ituh lebay ( istilah kerenne chauvinisme :mrgreen: ) berlebih-lebihan. :)
    Sayah sadja merasa ndak enak melihat mereka, aneh! :evil:
    **pemikiran dar orang Islam yang “agak” sekuler :D **

    Mbel:
    Sebenernya ada yang laen, cuman sayah konci demi kemaslahatan ummat…
    ;)

  15. 2009 September 11

    wah-wah-wah pengamat salafi makin profesional sajah. Siap2 diundang sama tipi bila ada dialog salafi dengan kyai Mbel

    Mbel:
    Gyahahahaha…..
    :lol:

  16. 2009 September 11

    rak ngerti sing penting banyak duite sampa cantik paras e :) )

    Mbel:
    Kabar baeknya, mereka yang ndak mau sama situ….
    :D

  17. 2009 September 12

    yg bisa mengukur ketakwaan seseorang kan cuma Tuhan, jadi itu misteri Dia… :D

    Mbel:
    Akur…

  18. 2009 September 12
    jomblo atiNo Gravatar permalink

    owalaah…yang pake baju ninja itu salafy toh… cadarnya harus item kah…? kayaknya kurang modis gitu loh… pake pink agak bagus kali ye?

    Mbel;
    Mungkin mereka buta warna.
    Ato kalo ndak mereka ndak belajar, bahwa warna hitam menyerap panas…
    ;)

  19. 2009 September 12

    oia mbel, banyak kyai NU di Jombang situ yang jidatnya item-item, tapi kalo keluar rumah ya ditutup sama songkok plus sorban yang menjulur ke depan supaya jidat itemnya ndak kelihatan! malu lah kalo kelihatan, kayak paling rajin sujud aja!


    Mbel:
    Bagus lah….

    beda sama USTADZ bergelar LC (ndak tau ini gelar siapa yang kasih) yang sering aku jumpai di masjid sekitar ITS dulu, kalo ngisi ceramah malah songkoknya diangkat, jadi jidat hitamnya kelihatan jelas. entah karena sumuk apa emang mau pamer. yang jelas kalo ceramah suka main cap situ kafir sana kafir, yang gak kafir cuman dia sendiri dan jamaahnya. (padahal Alloh sendiri sudah melarang umatnya menyebut orang lain kafir: “..biksalismulfusuqu ba’dal iman..” “sejelek-jelek panggilan adalah “tidak beriman”")


    Mbel:
    Gelar LC inih kalo ndak salah dari universitas USHLUHUDIN, di Pakistan. Banyak dari mereka inih menjadi penerus “wawasan” sekte Salafy.
    Inih universitas gretongan, dan model perekrutannya nepotisme, Kakak kelas jaman di pesantren Jawa Timur Narik adik kelasnya. Salah satu yang rada mencorong ya si Sarwat…
    Wijayanto ( temen sayah di UGM ), yang sering tampil di TV ituh juga ngambil LC di Pakistan. Lalu S3 di ( al azhar ) Mesir…

  20. 2009 September 12
    adipati kademanganNo Gravatar permalink

    Saya tarawih 20 rokaat dicap bid’ah. semua bid’ah itu sesat, sesat itu masuk neraka. Tarawih 20 rokaat bisa menyebabkan masuk neraka. Mengecap bid’ah dan kafir, babi dan anjing sudah terbiasa. saya jadi takut kalau mereka disiram bengsin apakah masih bisa menghindar? maksud saya begini, anggep saja ada agen yang pengen mengobok-obok islam. Hanya dengan memancing salafi berkata-kata “pisuhan kebun binatang” maka tersiarkan kesegala penjuru dunia bahwa islam itu penuh kata-kata kotor. Mana buktinya islam sebagai rahmat sekalian alam kalau isi alam dianggap anjing semua ?

    Mbel:
    Hmmmm…..

    **manggut-manggut**

  21. 2009 September 12
    sunsettownerNo Gravatar permalink

    koq baru segini komennya?? jamaah lain pada kemana?? btw ada teman saya alim, lima waktu gak pernah lupa, (sholatnya slalu khusuk bener) tapi jidatnya gak berubah warna tuh… apa perlu saya saranin ditato aja, yah??

    Mbel:
    Coba ajah di tattoo….
    ;)

  22. 2009 September 12

    kenapa bajunya warna hitam belum dijelasin mbah

    Mbel:
    Cek di jawaban sayah…

  23. 2009 September 12

    Urusan kecil jadi besar urusan besar dianggap kecil, celana kutung pelihara jenggot dijadikan perselisihan maksiat dan zina dianggap perkembangan zaman…. nauzubillah…

    Mbel:
    Yang diatas ini statement antum….

  24. 2009 September 12

    Apa yang salah dengan gelar LC ? apakah semua yang menyandang gelar LC bermasalah ?… nauzubillah bozzz antum harus hati-hati gak semua yang bergelar LC pengikut sekte salafy apalagi ustadz Ahmad Sarwat LC, apa maksud si bozzz melabelkan penerus wawasan sekte salafy kepada pemakai gelar LC ? menjadi salaf dengan pengikut sekte salafy bukan hal yang sama dan sebangun bozzzz ! dan Ahmad Sarwat LC selama ini tidak pernah mengarah kepada sekte salafy paling tidak dari apa yang beliau uraikan di website beliau…

    Mbel;
    Emangnya sayah bilang semua LC adalah pengikut Salafy…???
    Coba deh, cek lagi…
    Sayah melihat “pemaknaan” antum perlu di revisi. Andai ada 50 orang kuliah teknik nuklir, apa semuanya akan menjadi ahli nuklir…??? Kalo ada 50 orang kuliah hukum, apa semuanya menjadi hakim/ pengacara…??? ;)

    Menjadi pengikut sekte Salafy tentu menjadi Salaf. Tapi hanya menjadi salaf tak kan lah diakuin sebagai salafy. Karena menjadi salaf berarti memiliki komunitas tersendiri.
    TIDAK ADA SEORANG SALAF YANG HANYA BERSENDIRI.

    Kalo soal Sarwat, menurut sayah dia penganut sekte Salafy. Situh ndak mbaca yah, gimana dia “benci” dengan kaum Syiah di Irak…???
    Cuman sekte Salafy yang kayak gitu boss…

    ;)

    Lagi pula dimana letak hinanya kuliah gratis ? Al Ahzar mesir sendiri gratis dan mereka punya mekanisme untuk menunjang hal itu, apakah kuliah mahal dan bergengsi ala amrik saja yang bozzz suka ?

    Mbel :
    Situh merasa terhina…???
    ;)

  25. 2009 September 12

    Lebih baik mencoba belajar dulu dari pada mengambil keputusan keliru, siapa dan pakar dari mana yang bilang mahzab cuma ada 4 ? kalau mahzab besar yang banyak dianut ummat muslim di dunia memang ada 4 yang terbesar tp selain itu ada banyak mahzab lagi yang dipakai dibelahan dunia lain dan bukankah ente juga punya mahzab sendiri ? mahzab bocor halus hehehe…

    Mbel:
    Mungkin justru antum yang perlu belajar lagi, agar tau bahwa mahdzab cuman 4, boss…
    Kalo boss ferry ngerasa ada mahdzab laen selaen yang empat ituh, bisa tolong sebutkan…???

    Apa boss Ferry lupa sejarah timbulnya sayah mbikin Mahdzab Bocor Alus…???

  26. 2009 September 12

    LC itu apa tho Mbah?


    Mbel:
    Sayah jugak ndak jelas, jee….
    Kalo temen sayah yang abis pulang dari Pakistan bilang, Lc ituh artinya Licensed. Yaitu kelulusan yang ahli Hadist…

    *nyobain pakaian ninja*

    Mbel:
    hayah…

  27. 2009 September 12

    Contohnya mazhab Ja”fariyah, mazhab Azh-Zhaririyah, mazhab Al-Ibadhiyyah dan juga mahzab Az-Zaidiyah.


    Mbel:
    Sapa bilang ituh mahdzab…??? ;)

    apakah si bozzz bisa menunjukan bukti Ustadz Ahmad Sarwat LC membenci kaum syiah ? yang pernah sayah baca si ustadz merinci beberapa sekte syiah yang memang menurut beliau beberapa sekte umumnya tidak beliau sukai karena terlalu memuja salah satu khallifah dan mengkafirkan khalifah lainnya CMIIW


    Mbel:
    Ada, kan…??? Di web nya dia…??? ;)
    Memang begitulah salafy, membenci Syiah….

    ya betul sayah merasa terhina meski sayah belum pernah kuliah gratis !!!

    Mbel:
    Kalo gituh, ituh perasaan situh….
    Soale sayah nyekolahin anak sayah di sekolah gretongan tapi sayah ndak merasa terhina, tuh….

    RASA adalah subyektip. Antum bisa ajah bilang kurang manis, tapi bagi sayah udah terlalu manis…. ;)

  28. 2009 September 12

    Bukannya mazhab yg disebut pak ferry itu klo dirunut corenya tetep kearah 4 mazhab yg utama?

    Mbel:
    Menurut ilmu kemeruh sayah, yang disebut boss ferry ituh hanyalah Imam biyasa. Sedangkan mahdzab hanya ada 4.

  29. 2009 September 12
    adipati kademanganNo Gravatar permalink

    Seperti yang telah dituliskan Muhammad Nasiruddin Al Albani dalam bukunya Sifat Sholat Nabi. Disebutkan bahwa Rosululah menganjurkan untuk bersujud dengan menekan. Tentu ketika menekan di waktu sujud yang wajar2 saja. Jangan anarkhis mentokin jidat ke lantai, perkara nanti keningnya hitam atau enggak, ya gak jadi masalah. InsyaAllah di hari kiamat nanti umat rosulullah bersinar keningnya.

    Pada hari kiamat kening umat rosulullah akan memancarkan cahaya putih bekas sujud & cahaya putih di wajah, tangan, kaki bekas wudhu.(HR.Ahmad).
    Allah Maha Tahu segala yg diperbuat umatnya, meskipun kening gak menghitam.


    Mbel:
    Antum bener…. ;)

    Ada suatu cerita, dimana jidat menjadi item yaitu pada waktu ituh ada sodagar yang tiap kali sholat dalem perjalanannya berniaga, selalu sholat diatas batu. Sehingga lama kelamaan jidatnya menghitam….

    Walahualam Bishawab…

    oot
    saya nyoba komen pake Opera 10.00 kok ndak bisa ya mbah. apa komputer saya error ??


    Mbel:
    Nampaknya “theme” nya yang ndak kompatibel, boss….

  30. 2009 September 12
    adipati kademanganNo Gravatar permalink

    Mumpung lagi puwasa, biar dapet pahala.Mbaca Al Quran Yang artinya,
    “Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan Dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. kamu Lihat mereka ruku’ dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud” (QS al Fath:29).
    Jadi di sini nich, menurut saya pemahaman yang tidak tepat berakibat jidatnya jadi gosong.

    Mbel:
    Makasih kang AdiPati….
    Antum memberi enlightning yang sangad bagus….
    :D

  31. 2009 September 12

    *mendengar khotbah mode on* lalu mikir…

    Mbel:
    Tolong setelah selesai mikir, mbalik sinih lagi yah….

  32. 2009 September 12
    pecokNo Gravatar permalink

    Mau tanya Mbah Mbelz….Knapa Ustadz Ja’far Umar Thalib di bid’ah2 kan oleh Salfyiin…??? *mohon petunjuk*

    Mbel:
    Sayah orang di luar “mereka”, yang melihat “peperangan” di antara mereka sendiri. Konon kabarnya, Dia ndak sabar dengan perkembangan Salaf dalam memperjuangkan Islam yang baek dan bener. Salaf di Indonesa terlalu lamban dan cuman berkutat “di situ-situ aja”. Jadi harus ada tindakan yang konkrit nahi munkar.

    Di bentuklah FPI. FPI inih melihat, sumber kemaksiatanlah yang merusak Islam. Maka hal-hal yang dekat dengan maksiat, disingkirkan. Macem tempat Bilyard, Karaoke dsb…

    Nah, teman seperjuangannya ndak setuju dengan cara gerak cepat “yang merusak”. Menurut “salafy konservatif”, cara ituh ndak bener dan justru merusak citra. Mereka tetep menginginkan salafy yang “tidak mencampuri urusan yang bersifat birokratik”.
    Maka akhirnya mereka menjadi berseberangan.

    Yang konservatif tetep seperti yang ada saat inih, sedangkan Jaffar tetep dengan garis kerasnya.

    Pada perkembangan selanjutnya beredar rumour bahwa FPI inih bisa “dipesan” untuk maksud-maksud tertentu. Ato pebisnis karaoke, diskotik menyerahkan sejumlah upeti agar tempat usahanya ndak di gerecokin.

    Walahualam bishawab….

  33. 2009 September 13

    Sumpah! Temen gue pernah selingkuh sama ibu-ibu jubah gedhe. Sebuah aliran yang tinggal sekomplek dan kalo situh sembahyang di masjidnya, bakal dipel lagi.
    HOT BANGET katanya! SUMPAH!

    Mbel:

    ………… whattttt

  34. 2009 September 13
    AreepNo Gravatar permalink

    Mbah.. tapi liat cewek kayak gitu makin buat ubun2 mendidih looh :P
    btw kalo sayah nih masuk salapi atau salah phi..? soale pake baju kadang jingkrak, trus jidat juga kan rada2 item (bekas herawat)?

    Mbel:
    Iman situh mingsih tipis….

  35. 2009 September 13

    Pusing lah sama aliran-aliran begituan…
    Mending ngikutin sunah Rasul sama ngejalanin rukun iman sama rukun islam.
    Selebihnya kita kembalikan ke diri orangnya masing-masing, mau ngejalaninnya pake metode apa..

    Mbel:
    Ngaten, njih…???

  36. 2009 September 13

    Pusing lah sama aliran-aliran begituan…
    Mending ngikutin sunah Rasul sama ngejalanin rukun iman sama rukun islam.
    Selebihnya kita kembalikan ke diri orangnya masing-masing, mau ngejalaninnya pake metode apa…..

  37. 2009 September 14

    Om, om, tak pikir jidat item itu karena kelunturan sajadah, bener lho! Aku gak ngerti nek ada maknanya…

    Mbel;
    Hayaah….

    Lempar sajadah…!!!

  38. 2009 September 14

    Jidat hitam bukan akibat dibentur-benturkan atawe lamenye sujud, tapi memang cap/stempel dari sane …………..apapun aliran,mazhab, dan organisasinya, klo urusan kasih cap/stempel memang udah kehendaknye !…[pilihannye] itu pun kalo kite-kite nih…udah nemoin TAQWA……….

  39. 2009 September 14

    sebelom mbaca komen yg laen, sayah mau komen duluh…

    soal jidatz item…
    berdasarkan yang pernah sayah pelajari di penjara sucih itu
    ( http://assalaam.or.id ) sujud itu yang bener, pantatnya harus mbentuk sudut tumpul. yey orang kalok sujud waktu shalat khan mbentuknya sudut lancip khan biar langsung masuk kalok ditusuk nah sebenernya harus lebih dari 90 derajat. sementara lengan itu nda boleh ditutup harus dibuka.
    konon katanya ketek rosul sampe keliatan waktu beliau sujud (katanya guru saya dulu, saya nda tau pasti. lha wong sayah belom pernah liad rosul shalat). situh bayangin aja ndiri. jadi intinya kalok sujud, titik berat sujud itu letaknya di jidatz. situh baca2 buku fisika SMP lagi dah biar tau apa mangsud titik berat. ituh mengapa jidatnyah bisa gosong gituh. jadi bukan karena khusyuk seh. tapi shalat yang bener. NOTE: ITU DULU YANG DIAJARKEN KE SAYAH. SITUH NDA PERCAYA YA SERAH SITU AJA.

    soal djenggot, ah udah ga jaman jenggotan skarang. kenapa dulu rasol menyunahkan jenggotan??? biar bedza ama kaum quraisy yang kumisan. skarang logikanya begini, yang ngga muslim aja banyak yang jenggotan. knapa masih ada sunnah buat djenggotan??? apa lagi sampe semrawut tebel2 nda diatur ato di rebonding biar rapian dikit. jijik dah. ga ada nilai estetikanyah.
    NOTE: INI PENDAPAT SESADH SAYAH SENDIRI YANG SAYAH PELAJARI DARI SIMBAH. KALOK SAYAH NANTI MANGSLUP NERAKA GARA2 INIH. SIMBAH YANG SAYAH SALAHIN

    ah jadih komen serius….. fesbukan lagih ah. malu ketauan kalok sayah pernah alim
    KAOWKOAWKOAWKOKWA

    Mbel:
    Soal sujud, situh benul…
    Tapi kalo soal neraka, tanggung masing-masing yah…

  40. 2009 September 14

    @om Ferry…

    sebelom komen yang ga jelas… dan semrawut serta amburadul… situh blajar di pesantren modern dulu dah 3 taun.
    mahzab itu cuman 4. sayah ndiri udah lupa…
    mahzab2 selain ituh sesadh adanya….

    FYI: 4 mahzab itu hadirnya jugak waktu mangsih jaman sahabat terdekat nabi. jadih kualitasnya TOP MARKOTOP DAN PENUH PERHITUNGAN.

    Mbel:
    Buka aja di Link yang sayah password….

  41. 2009 September 14

    eh diralah dikit. mahzab selain 4 itu mungkin harus dipikir ulang keabsyahannyah.
    nda jadi bilang sesadh.

  42. 2009 September 15

    Menarik, tapi menambahkan cadar sih lebay, mempersulit identifikasi…

    Mbel:
    Tapi untuk foto dokumen, tetep harus terlihat telinga kok boss…

  43. 2009 September 15

    Kalo di India pakenya dot merah di dahi. Dioles aja.

    Mbel:
    Mungkin itu gunanya sebagai sasaran tembak, boss…

  44. 2009 September 15

    @ Kevin,

    Kembali kepada makna mahzab itu sendiri, sayah pribadi juga masih menganggap 4 mahzab yang ada sudah lebih dari yang mampu dipelajari ummat sekarang ini, cumah diluaran sana memang ada yang menganggap mahzab lain selain yang 4 ituh, meski kebanyakan tetap saja mengacu kepada yang 4 diatas, lha wong yang 4 tadi juga ada yang berguru kepada satu sama lain koq, lha klo mo dirunut bisa jadi cuma ada 3 or 2 mahzab saja…

    BTW, sayah cuma kuli IT ndak faham urusan pesantren…

    satu lagi saya ndak suka fitnah terhadap ustadz Ahmad Sarwat LC, selama sayah mengikuti tulisan beliau tidak ada indikasi beliau condong kepada salah satu sekte duz sebelum ini juga beliau pernah difitnah sebagai bagian dari pendukung NII, semoga pemimpin mahzab bocor halus bersedia diskusi langsung dengan beliau untuk konfirmasi sebab tuduhan penganut salafi terhadap beliau sudah di post di blog sesat inih dan dibaca banyak ummat padahal jasa ustadz Ahmad Sarwat khususnya untuk membendung orientalis/liberalis dan meluruskan akidah masih sangat diperlukan…

    Salam Belajar…

    Mbel:
    Sayah brani bilang, justru sayah pernah mbaca tulisan sarwat soal Syiah di Irak. Jadi ndak perlu konfirmasi.

  45. 2009 September 16

    Sepertinya bozzz mbel juga orang yang suka “menvonis” orang lain yak ? meski bukan “vonis kafir” tetapi kesombongan antum menarik kesimpulan tanpa mau mencari tahu langsung dari sumbernya sedikit banyak memperlihatkan hal itu… Bisakah antum melampirkan disini cukilan kata – kata dari ustadz Ahmad Sarwat yang antum katakan sebagai indikasi penganut salafi ?

    Mbel:
    Berarti menganut Salafy “salah” yah…???
    ;)

  46. 2009 September 16

    Bukan Salah atau Benar Bozzz, itu sepenuhnya hak ALLAH, tetapi jika sang ustadz bukan penganut salafy kemudian difitnah sebagai penganut salafy itu yang salah…

    Dalam beberapa artikel beliau khususnya tanya jawab banyak yang membahas tentang salafy, wahabi, FPI, dll.

    Jujur harus kita akui corong suara pendengki yang memang mau membenturkan sesama ummat muslim sudah sangat berhasil di indon ini, sehingga sebagian memandang buruk salafi sebagian memandang baik begitu juga dengan wahabi, FPI, dll. dan tentu jika menggolongkan sang ustadz kepada salah satu kelompok tersebut sangat merugikan tujuan mulia sang ustadz dalam dakwahnya…

  47. 2009 September 16

    **helanafas**

    barusan aja kemaren malem ngobrol2 tentang salafy sama murobbi saya.. dan barusan juga niat mo googling cari salafy, eh ternyata belom sempet googling nemu ini.. sekarang sudah lumayan ngerti.

    tapi walopun saya bukan salafy, saya juga ga suka pake baju ukuran S meskipun tanpa cadar.. slain itu, saya juga suka warna pink daripada item..

    dan kalo di kampus saya, temanteman salafy punya kebiasaan “grabbing” kader tarbiyah yang sudah akan qowwiy..

    Mbel:
    Coba aja ngobrol sama mereka, pasti mereka merasa paling bener….

  48. 2009 September 16
    Den doblehNo Gravatar permalink

    Kecuali om mbel
    Yg suka merasa paling bersalah,knapa ngak nyalap dari dolo2

    Mbel:
    Nyalap…???
    :lol:

  49. 2009 September 17

    Entah bagaimana (bocah) orang sperti saya sesat di blog begeneh…
    tapi…

    Nice Post Om Mbel…!!!

    saya mo curhat…
    saya pake t-shirt gaul(dropdead, afends, crooz) badan saya skinny
    pake celana nyetrit
    pake sendal (gaya santai anak jaman sekarang)
    nenteng buku sketchbook (bwt gambar)
    pake tas slempang

    saya termasuk yang mana yah???

    numpang prommosi om… selain blogger aku juga jalanin job selingan di bidang web desain grafis… kalo om punya cita2 blognya eyecathcing cantik n ramping (sekseh)…
    kontak saya ajah… thx for reply :)

    Mbel;

    ……… :lol:

  50. 2009 September 22

    ya ampyunn kata2 tanpa sensor.. menakutkan.. (tp kok aku ikutan mbaca yah??)

    argghhh… ketularan aliran mbelgedez..!!

  51. 2009 September 23
    NurrosyidNo Gravatar permalink

    Asslmlkm. Salam kenal. Maaf trnyata tulisan mbah jauh dari dasar yg ilmiah. Menyebutkan ttg salafy tanpa dasar2 dan rujukan yg jelas. Menjelaskan tindakan mereka spt celana cingkrang, cadar, jenggot bkn dg dasar alquran ato hadis nabi namun ditafsiri sendiri. Hati2 mbah kalo ada orang awam yg krn tulisan ini mereka antipati terhadap kelakuan salafy yg notabenenya itulah ajaran islam yg dturunkan Allah dan diajarkan Rosulullah. Bhaya bisa2 mereka antipati thd islam sndiri dan merasa aneh bila melaksanakan ajaran islam. Karena lantaran tulisan mbah. Mohon drevisi lg, bkn sy lbh pintar dari mbah, tp ada bbrp hal yg sy ketahui ada kekeliruan dsana. Hati2, orang brbuat kslahan lantaran qt maka bisa2 qt kena dampaknya jg. Hadaakallah.

    Mbel:
    Astopilulooo…. whattttt

    Yang bilang inih tulisan ilmiyah, sapa akhi…???

    Kalo sayah sodorin buku tentang awal berdirinya Wahabbi dan kerajaan Saudi, serta keterlibatan agen rahasia Inggeris, apa situ mau mbaca…???

  52. 2009 September 23
    antoNo Gravatar permalink

    mbel..salafy itu cm jalankan wasiat nabi..tolong agama allah niscaya allah menolongmu..apa2 yang tidak dicontohkan nabi dalam IBADAH semua tertolak alias terhukumi Bid’ah (menanbah syariat agama)…andai yasinan..maulidan,tarwih dua puluh rakaat,zikir jamaah.. ada contoh dari nabi..monggoooo,masalahnya semuanya itu gak ada contoh mas dari nabi..situ mau Islam di obok2 dgn ajaran baru yang penuh penambahan…??? Insya Allah Gak kan??? adapun Syi’ah mereka mengkafirkan banyak Para sahabat nabi seperti abubakar,umar,usman dan banyak lagi…Salafy tidak taqlid (ngikut buta)pada satu mazhab semua imam yg 4 adalah imam mereka dalam sunnah,perbedaan para imam itu hanya pada ijtihadiyyah (hukum kekinian)-adapun celana sebetis adalah perintah nabi..rasul tidak memberikan alasan,baik untuk sombong/tidak….walaupun kita semua belum bisa menjalankan perintah Allah dan rasulnya minimal kita jgn mengolok2..popularitas/duit bahagianya sementara doank..adapun mengolok2 Islam dan sunnah maka Allah dalam alqur’an menghukuminya sebagai Kafir..kita berlindung dari hal tersebut..juga Kepada semua pengunjung Blog Ini…Saya bukan Salafy tapi selalu berdoa mudah2an bisa jadi Salafy (nisbat kepada kamu salaf-para sahabat,tabiin,tabiut tabiin)..salam buat mbel..

    Mbel:
    Salam kembali….
    ;)

  53. 2009 September 25
    gembelNo Gravatar permalink

    Mas MBleg,

    Situ laki apa wadon? kalau lanang apa samapean ga berjenggot? opo ditumpas habis kaya si Dorce? wah manis sekali dong Mas eh mbak?

    Terus sampean sujudnya piye? cuma nempelein ndas e sebentar trus bangun lagi ya kayak capung cebok, para shababat dulu jidatnya pada item item karena bekas sujud, la wong sujudnya ga di sajadah tapi di pasir. perdah dengar ayat yg mengatakan wyg maknanya ‘ diwajah wajah mereka ada bekas sujud… masalhum fii taurata wa masuluhum fiil injil?

    Kalu celana cingkrang kurang bahan apa sampean mau mengatkan kalau bajune Rasulullah shallahu ‘alaihi wasallah kurang bahan? wong Rasulullha juga bajune setengah betis kok.

    Mbel:
    Pak Gembel udah mbaca post inih apa belom…???

    :roll:

  54. 2009 September 26
    rioNo Gravatar permalink

    salam kenal…

    buat yang punya tulisan, sekedar masukan (kalo mau dianggep spt itu) ato kalo mau numpang melintas di telinga juga as u wish…

    hati2 kalo berbicara soal agama, apalagi yang menyangkut banyak orang dan diperuntukkan bagi publik…anda belum begitu menguasai topik yang anda angkat, shg ujung2nya banyak dari pernyataan yang anda tulis diatas yang tidak sesuai dengan realita (shg bisa dikatakan dusta, wallahul musta’an)…apalgi ini perkara agama…

    dua dari sekian banyak contoh: 1)anda mengatakan bahwa para salafy pake celana cingkrang, krn alasan utama utk menghindari najis…padahal setahu saya, alasan utama nya adalah karena ada hadist yang mensyariatkan seperti itu…sementara terhindar dari najis adalah hikmahnya…

    2) ada menggunakan akal dan prasangka anda pada pernyataan anda sbb: mereka ndak mau sholat dimusholla rumah saya, mungkin karena musholla sayah gak level alias najis, bla…bla…bla…
    pertanyaannya, apa iya demikian? apa ada yang pernah mengatakan demikian…coba simak pernyataan saya berikut : kalo setiap orang mendirikan jama’ah sholat dirumah masing2, siapa yang lantas meramaikan masjid allah? dan juga knp rosulullah dalam salah satu hadistnya ketika seorang sahabat yang buta meminta pengecualian agar diperbolehkan sholat tidak berjamaah di masjid, lantas apa jawab baginda rosul? kurang lebih rosul menjawab, kalo antum (si sahabat yang buta) mendengar azan, maka datangilah…

    demikianlah, orang yang buta saja tidak mendapat pengecualian alias wajib hukumnya jamaah di mesjid..

    saya tidak menginginkan ada perdebatan disini, tapi saya hanya ingin berlaku se-objektif mungkin, dan memperjuangkan al-haq…marilah jika apa yang sampai pada kita itu suatu kebenaran, maka terimalah dengan iman dan amalkanlah, regardless siapa yang menyampaikannya…

    salam kenal buat semuanya, dari seorang bujang yang sedang merintis karir menjadi seorang dokter dan seorang hambaNya yang bertaqwa (doain yee….)

    wassalamu’alaykum…

  55. 2009 September 26
    ridhoNo Gravatar permalink

    inilah tanda2 kehancuran islam, eyel-eyelan dewe2, rumongso bener dw. kalo umat islam gini terus, umat non muslim pada bersorak gembira, kita kayak perang sodara. lbh baik kita benahi keluarga kita dulu gak usah muluk2. ok bozzz.

    lembutkan dan sejukkan hati, jernihkan pikiran, tawakkal pada alloh.

  56. 2009 September 27
    Anak UIN-YogyaNo Gravatar permalink

    Om..???heran saya,kok ngomongnya ngawur ya???Ustadz Ja’far tuh bukan mbikin FPI tapi Laskar Jihad (LJ) sama FK Ahlus Sunnah wal Jamah (FKAWJ),..tapi setelah ditahdzir rekan2nya akhirnya FJ dan FKAWJ dibubarkan,kalo FPI mah ga ada kaitan ma mereka..Salafy itu g ngajarin bikin teror gituan…yang langganan bikin teror itu ya CIA n Mossad,udah baca buku Suripto (mantan BAKIN) yg judulnya Konspirasi Bom Bali blum?kalo dari dalam negeri yang langganan bikin gerakan Pembrantasan Maksiat itu biasanya MMI karena mereka ingin menegakkan Syariat Islam lewat jalur formal,tapi mereka bukan salafiyyin..masalah celana cingkrang bung,ini penjelasan
    Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

    “Apa yang ada di bawah kedua mata kaki berupa sarung (kain) maka tempatnya di neraka” [Hadits Riwayat Bukhari]

    Dan beliau juga berkata lagi:

    “Allah tidak akan melihat orang yang menyeret sarungnya karena sombong”.

    Dan dalam sebuah riwayat yang berbunyi :

    “Allah tidak akan melihat di hari kiamat kepada orang-orang yang menyeret pakaiannya karena sombong.” [Hadits Riwayat Malik, Bukhari, dan Muslim]

    Dan beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda :

    “Ada tiga golongan yang tidak akan dilihat oleh Allah pada hari kiamat, tidak dilihat dan tidak disucikan (dari dosa) serta mendapatkan azab yang sangat pedih, yaitu pelaku Isbal (musbil), pengungkit pemberian dan orang yang menjual barang dagangannya dengan sumpah palsu.” [Hadits Riwayat Muslim, Abu Dawud, Turmudzi, Ibn Majah, Nasa'i]
    “Sesungguhnya Allah tidak menerima shalat seseorang yang melakukan Isbal.” [Hadits Riwayat Abu Dawud dengan sanad yang shahih. Imam Nawawi mengatakan di dalam Riyadhush Shalihin dengan tahqiq Al Arnauth hal: 358]

    Gitu bro..,smua hadis shahih…jadi silahkan plih sndiri mana yang bnar n salah. Semoga Allah SWT memberi hidayah padamu.

    :P

    Mbel:
    Untuk soal Jaffar, sayah edit soale sayah ndak ingin debat berkepanjangan. Disamping fokusnya bukan ituh.

    Ada satu hal, sayah ndak pake hadist dalam post karena memang inih bukan tulisan ilmiah. Jadi pembaca yang ingin teu lebih lanjut ya silakan googling sendiri.

    Fokus sayah bukan soal cadar ato clana cingkrang. Tolong dibaca ulang dan dipahami, apakah sayah mempermasalahka soal ini….

  57. 2009 September 27
    Anak UIN-YogyaNo Gravatar permalink

    Tambahan

    Musbil (pelaku Isbal) adalah seseorang yang menurunkan sarung atau celananya kemudian melewati kedua mata kakinya.

    Kalo masalah Mauludan..ini penjelasannya
    wal Mula Berkembangnya Peringatan Maulid Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam Al-Hafizh Ibnu Katsir menyebutkan dalam kitabnya Al-Bidayah wan Nihayah (11\172) bahwa Daulah Fathimiyyah ‘Ubaidiyyah nisbah kepada ‘Ubaidullah bin Maimun Alqadah Alyahudi yang memerintah Mesir dari tahun 357 H-567 H. Merekalah yang pertama-tama merayakan perayaan-perayaan yang banyak sekali diantaranya perayaan Maulid Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Keterangan ini ditulis juga oleh Al-Maqrizy dalam kitabnya Al-Mawa’idz wal I’tibaar (1\490), dan Syaikh Muhammad Bakhit Al-Muthi’i mufti Mesir dalam kitabnya Ahsanul Kalam fiima Yata’allaqu bissunnah wal Bid’ah minal Ahkam [halaman 44- 45], dan Syaikh ‘Ali Mahfudz menyetujui mereka dalam kitabnya yang baik Al-Ibdaa’ fii Madhaarr Al-Ibtidaa’ [halaman 251] dan selain mereka masih banyak lagi. Jadi yang pertama- tama mensyariatkan perayaan ini mereka adalah orang-orang Zindiq (menampakkan keislaman untuk menyembunyikan kekafiran) Al-‘Ubaidiyyun dari Syi’ah Rafidhah keturunan Abdullah bin Saba Al-Yahudi. Mereka tidak mungkin melakukan yang demikian karena cinta kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tetapi karena ada maksud lain yang tersembunyi.

    Mbel:
    Iyah, sayah tau.
    Sayah kan ndak nyalahin salafy, meski sayah juga ndak mbelain.

  58. 2009 September 28
    areepNo Gravatar permalink

    @ mas ryo
    para salafi mengatakan mereka pakai celana cingkrang , karena alasan utama menghindari najis”, sudah tanya belom sama mereka..? silahkan tolong tanya langsung kalo ketemu mereka, kebanyakan yangs aya sendiri temui juga memang bilang gitu….
    Masalah tulisan mbah mbel yang mengatakan “mereka tidak mau solat dimusolah saya, karena alasan utma auntuk menghindari najis” ini juga anda kayaknya kudu tanya langsung sama mereka, dan alasan yang anda katakan ndak sesuai dengan pernyataan, g ada hubungannya dengan solat dirumah. tapi di musola..

    et all yang mau komentar, mungkin ada baiknya sebelum koment tanya langsung, jangan cuma berpegangan dari buku, karena kebanyakan yang tertulis di blog ini bisa kita telusuri langsung ke orang yang menjalankan (yang dimaksud)

  59. 2009 September 28
    Anak UIN-YogyaNo Gravatar permalink

    lumayan tuh,posting tentang ja’far diedit..ya terserah situ klo mw ngomong pake bahasa ngawur (ga ilmiah)..yang penting jangan pernah menghina orang yang beribadah dengan dasar Quran dan Sunnah.

    @areep : emang bener salafi ngomong gitu???prinsip salafiyyin itu beribadah dengan berpegang teguh pada Quran dan Hadis,jadi celana cingkrang mereka itu landasannya Sunnah rasul kayak yg gue tulis sebelumnya (di atas), gue dikasih tau sendiri dari Ustadz-nya Salafy wong gue juga sering ikt kajian mereka kok..

  60. 2009 September 28
    kethekkopyokNo Gravatar permalink

    ini banyak mbahasnya di sektor HUKUM ISLAM yak?…haduh-haduh…pusing…padahal ‘perzinaan’ terhadap AQIDAH masih dimana-mana….mana-mana-mana nih JD ny….srrrruuuppputttttt…..welcome to the heaven

    madzab yang ke 5 madzab “bocor Alus” he..he..he..

    ….selamat hari raya idul fitri……

    Mbel:
    Minal ‘Aidin Walfaidzin…
    ;)

  61. 2009 September 29
    deviNo Gravatar permalink

    Kaum muslimin, semoga Allah membimbing kita di atas jalan-Nya yang lurus. Di hari-hari ini kita bisa melihat dengan mata kepala kita, bagaimana sejarah perjuangan umat Islam kembali dinodai oleh ulah oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan Islam dan jihad. Dengan seenaknya mereka melakukan tindak pengeboman, penghancuran, serta berupaya untuk mengacaukan ketentraman negeri kaum muslimin dengan kedok jihad dan ijtihad. Padahal Allah dan Rasul-Nya berlepas diri dari apa yang mereka lakukan.

    Alangkah cocok sebuah bait syair yang menggambarkan keadaan orang-orang seperti mereka,

    Semua orang mengaku punya hubungan cinta dengan Laila
    Namun, malang. Ternyata Laila tidak mengiyakan omongan mereka

    Begitulah kurang lebih keadaan mereka. Dengan tanpa malu-malu, mereka mengaku sebagai barisan mujahidin dan menobatkan diri sebagai mujtahid. Bagaimana mungkin orang yang gemar menebar kekacauan dan kerusakan di atas muka bumi dengan membunuh nyawa tanpa hak layak untuk disebut sebagai mujahid, apalagi dinobatkan sebagai mujtahid? Allahul musta’an! Di manakah akal mereka?

    Silahkan baca lanjutannya di sini
    http://muslim.or.id/manhaj/teroris-bukan-mujahid-dan-mujtahid.html

    Mbel:

    ………. ;)

  62. 2009 September 29
    deviNo Gravatar permalink

    Sanggahan kepada yang mencemooh cadar, jenggot dan celana cingkrang

    Para pembaca yang semoga selalu mendapatkan taufik dan rahmat Allah ta’ala. Saat ini kaum muslimin terlihat begitu bersemangat dalam beragama. Berbeda dengan masa orde baru dahulu, saat ini umat Islam terlihat sudah mulai perhatian dengan ajaran agamanya. Kita banyak melihat di jalan-jalan, wanita-wanita sudah banyak yang memakai jilbab. Walaupun memang ada pula yang cuma sekedar menutup kepala, namun ini sudah menunjukkan adanya kemajuan dibanding beberapa tahun yang silam. Di samping itu sangat sering kita melihat pula beberapa di antara mereka memakai penutup wajah (cadar). Namun sayang, masyarakat sering mencemooh wanita yang berpakaian seperti ini. Sampai-sampai sebagian orang malah menyebut pakaian seperti itu sebagai pakaian ‘ninja‘.

    Juga masih banyak contoh lain seperti di atas. Misalnya saja orang yang berjenggot dijuluki ‘kambing’. Atau orang yang celananya cingkrang (di atas mata kaki) disebut ‘celana kebanjiran’. Bahkan lebih parah lagi orang-orang yang modelnya semacam ini disebut ‘teroris’ dan wanita-wanita yang bercadar disebut istri-istri teroris.

    Yang perlu kita tanyakan adalah apakah julukan seperti ini diperbolehkan dalam agama ini atau mungkin dipermasalahkan. Semoga tulisan ini dapat menjawab pertanyaan ini dengan cara mengembalikannya dan menimbangnya melalui timbangan yang paling adil yaitu Kitabullah dan Sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

    Silakan bapak, ibu, mas, kakak baca lanjutannya, semoga bermanfaat
    http://muslim.or.id/manhaj/mengikuti-ajaran-nabi-shallallahu-alaihi-wa-sallam-bukanlah-teroris-1.html

  63. 2009 September 29
    deviNo Gravatar permalink

    Pak Mbel nie ada yg mau numpang lewat (Lagi)

    Sebenernya nie artikel untuk nasehatin diri sendiri tapi klo da yg mo berkenan membacanya silahkan…….

    Lisan merupakan bagian tubuh yang paling banyak digunakan dalam keseharian kita. Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga lisan kita. Apakah banyak kebaikannya dengan menyampaikan yang haq ataupun malah terjerumus ke dalam dosa dan maksiat.

    Pada berbagai pertemuan, seringkali kita mendapati pembicaraan berupa gunjingan (ghibah), mengadu domba (namimah) atau maksiat lainnya. Padahal, Alloh Subhanahu wa Ta’ala melarang hal tersebut. Alloh menggambarkan ghibah dengan suatu yang amat kotor dan menjijikkan. Alloh berfirman yang artinya, “Dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Apakah salah seorang di antara kamu suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik dengannya.” (Al-Hujurat: 12)

    Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam telah menerangkan makna ghibah (menggunjing) ini. Beliau bersabda, “Tahukah kalian apakah ghibah itu?” Mereka menjawab, “Alloh dan Rosul-Nya yang lebih mengetahui” Beliau bersabda, “Engkau mengabarkan tentang saudaramu dengan sesuatu yang dibencinya.” Beliau ditanya, “Bagaimana jika yang aku katakan itu memang terdapat pada saudaraku?” Beliau menjawab, “Jika apa yang kamu katakan terdapat pada saudaramu, maka engkau telah menggunjingnya (melakukan ghibah) dan jika ia tidak terdapat padanya maka engkau telah berdusta atasnya.” (HR. Muslim)

    Jadi, ghibah adalah menyebutkan sesuatu yang terdapat pada diri seorang muslim, baik tentang agama, kekayaan, akhlak, atau bentuk lahiriyahnya, sedang ia tidak suka jika hal itu disebutkan, dengan membeberkan aib, menirukan tingkah laku atau gerak tertentu dari orang yang dipergunjingkan dengan maksud mengolok-ngolok. Banyak orang meremehkan masalah ghibah, padahal dalam pandangan Alloh ia adalah sesuatu yang keji dan kotor. Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Riba itu ada tujuh puluh dua pintu, yang paling ringan daripadanya sama dengan seorang laki-laki yang menyetubuhi ibunya (sendiri), dan riba yang paling berat adalah pergunjingan seorang laki-laki atas kehormatan saudaranya.” (As-Silsilah As-Shahihah, 1871)

    Masih ada lanjutannya, silahkan klik linknya. Semoga bermanfaat bagi kita semua

    http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/bahaya-lisan.html

  64. 2009 September 29
    deviNo Gravatar permalink

    Pak Mbel nie ada lagi lho…………..
    Maaf klo kurang berkenan

    Di antara sebab tersebarnya kebatilan dan bertambah buruknya keadaan masyarakat adalah berbagai macam alasan yang diada-adakan oleh syaitan dan bala tentaranya demi melestarikan kemungkaran. Umat-umat terdahulu yang menentang dakwah para rasul pun demikian. Ketika para rasul itu menyeru mereka untuk mengesakan Allah dan taat kepada utusan-Nya, maka serentak muncullah berbagai dalih dan argumentasi mereka untuk mengelak dari kewajiban tersebut.

    Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Apabila dikatakan kepada mereka; ikutilah apa yang diturunkan kepada kalian dari Rabb kalian, maka mereka mengatakan; ‘Bahkan kami akan tetap mengikuti apa-apa yang kami dapati dari nenek-nenek moyang kami’. Apakah mereka akan tetap mengikutinya apabila ternyata nenek moyang mereka adalah orang-orang yang tidak memahami apa pun dan sama sekali tidak berada di jalan petunjuk?” (Qs. al-Baqarah: 171)

    Wahyu dari Allah yang semestinya mereka hormati dan patuhi pun seolah tidak ada artinya. Para rasul yang telah diberi tugas untuk membimbing mereka pun tak ubahnya mereka anggap seperti orang biasa. Bahkan yang lebih keji lagi mereka menuduh kaum beriman pengikut rasul telah mengikuti seorang lelaki yang tersihir, aduhai betapa besar kedustaan mereka! Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Orang-orang yang zalim itu mengatakan; tidaklah kalian mengikuti kecuali seorang lelaki yang dikuasai oleh sihir.” (Qs. al-Furqan: 8). Inilah sunnatullah! Perjalanan dakwah senantiasa dirintangi oleh makhluk-makhluk durhaka yang nekad membangkang kepada Rabbnya. Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Demikian itulah, Kami menjadikan bagi setiap nabi musuh dari kalangan para pendosa.” (Qs. al-Furqan: 31)

    Silahkan baca lebih lanjut disini

    http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/lapangkan-hatimu-dalam-menerima-nasehat-dan-kebenaran.html

  65. 2009 September 29
    deviNo Gravatar permalink

    Pak Mbel insyaALLAH ini yg terakhir (untuk hari ini)

    Bagi Bapak, IBu, Mas, Mbak, Yg blom tau apa itu salaf silahkan luangkan waktu dikit ja untuk ngebaca dan memahi artikel ini

    Segala puji bagi Allah yeng telah mengutus Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam dan membangkitkan para sahabat sebagai pendamping dan pembela dakwah beliau. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Muhammad, keluarga dan para pengikutnya yang setia hingga akhir masa. Amma ba’du. Kaum muslimin sekalian, semoga Allah melimpahkan hidayah dan taufik-Nya kepada kita. Seringkali masyarakat dibingungkan oleh sebuah istilah yang belum mereka mengerti dengan baik. Nah, dibangun di atas kebingungan inilah kemudian muncul berbagai persangkaan dan bahkan tuduhan bukan-bukan kepada sesama saudara seiman. Perlu kita ingat bersama bahwa cek dan ricek merupakan bagian dari keindahan ajaran Islam yang harus kita jaga. Allah ta’ala berfirman yang artinya, “Wahai orang-orang yang beriman jika orang fasik datang kepada kalian membawa berita maka telitilah kebenarannya…” (QS. Al Hujuraat: 6) (Silakan baca penjelasan ayat ini di dalam rubrik Tafsir Majalah As Sunnah Edisi 01/Thn X/1427 H/2006 M, hal. 11-15).

    Saudara-saudara sekalian, di hadapan kita ada sebuah istilah yang cukup populer namun sering disalahpahami oleh sebagian orang. Istilah yang dimaksud adalah kata salaf atau salafi dan salafiyah. Menimbang pentingnya hakikat permasalahan ini untuk diungkap dan dijelaskan maka kami memohon pertolongan kepada Allah ta’ala untuk turut berpartisipasi mengurai “benang kusut” ini. Semoga Allah menjadikan amal-amal kita ikhlas untuk mengharapkan wajah-Nya semata. Wallahu waliyyut taufiiq.

    Silakan baca lanjutannya disisni

    http://muslim.or.id/manhaj/mari-mengenal-manhaj-salaf.html

  66. 2009 September 30
    mbah kirNo Gravatar permalink

    dasar wong gendeng! smoga antum mendapat kemudahan utk segera bertaubat!

    Mbel:

    :roll:

  67. 2009 September 30
    TeguhNo Gravatar permalink

    Assalamu alaikum mbah mbelgedez
    maaf mbah, saya kok jenngah mbaca tulisan njenengan yang ngawur dan menyesatkan banyak orang. apa memang situs ini dibuat untuk membuat kerusakan? saya bukan salafy ndeleg, tapi saya amat sakit hati ketika njenengan melecehkan islam tanpa dalil dari islam, tapi sekedar dalil & analisa dari pikiran anda semata. anda boleh melecehkan orang lain, tapi jangan agama ini. memang teman-teman salafy punya kelemahan sikap dalam bergaul dan semoga tulisan si mbah ini membuat semuanya introspeksi termasuk yaa si mbah juga.
    si mbah jangan berbicara tanpa ilmu dan salafiyun juga belajar berinteraksi dengan masyarakat. banyak kok temen salafy yang saya kenal sangat bagus sosialnya. mereka cadaran, mereka berbaju yaa seperti yang simmbah bilang, tapi masyarakat sekitar sayang sama mereka.
    semoga barokah
    wassalam

    Mbel:
    Walaikumsalam…

    Ciri khas salafiyun kalo sedang diperbincangkan, “JANGAN BERBICARA TANPA ILMU”…. :lol:

    **Seolah yang punya ilmu cuman sekte salafy….**

    Silakan mbaca ulang, bagian mana yang situh anggep menyesatkan…. ;)

  68. 2009 October 1
    teguhNo Gravatar permalink

    Assalamu alaikum mbel
    semoga Allah mengapuni njenengan. anda sudah begitu keterlaluan menfitnah agama ini. kalau njenengan memang gentle, tolong tampilkan tampang anda dan alamat rumah anda.
    wassalam

    Mbel:
    Walaikumsalam…

    Wekekeke…..
    Situh di Jogja ???

    Emangnya situh seberapa gentle…??? :lol:

  69. 2009 October 6

    SESAT!! SESAT!! Blog dan empunya SESAT!!

    Tidak tau salafy sudah mau menghina salafy!!

    Ignorance is a bliss!!

    Mbel:

    ……… :P

  70. 2009 October 7
    PanduNo Gravatar permalink

    wadooohh…salah masup kamar…..cabut…

    *ngeslah motor…gas poll*

  71. 2009 October 9

    mbaca artikel dan komentarnya saya jadi senyum-senyum sendiri. topik ini memang agak sensitip, dan komentator-komentator terakhir kayaknya ada yang cuma mbaca cepet. komentar ndak mutu

    saya cuma mau cerita sedikit pengalaman jaman kuliah di sekolah tinggi kaum dhuafa dulu. pernah suatu saat saya diajak ke pengajian di daerah bintaro (sektornya lupa, yang jelas masjidnya deket gereja gede). waktu pengajian itu antara lain dibahas soal tatacara ibadahnya orang NU, beserta beberapa kitab kuning yang pernah saya pelajari di Jombang, lengkap dengan tawa-tawa melecehkan. jiyan! sakit hati tenan saya mbah. mungkin Islam saya belum sempurna, tapi mosok ya serendah itu mereka memandang sodaranya.

    sudah? belom! di tengah-tengah pengajian ada suara musik jedug-jedug, gereja di sebelah lagi nyanyi-nyanyi diiringi band. berdirilah sang ustadz, “kita ini mayoritas! masak mau dilecehkan!” dan berbondong-bondong kita ndatengi gereja itu dengan penuh emosi (kecuali saya yang ketar-ketir karena blom kawin). di situ ada polisi yang njagain, si ustadz dialog dengan agak panas sama polisinya. setelah itu musik di gereja pun berhenti.

    itulah terakhir kalinya saya ikut pengajian mereka. ndak usah mimpi jadi rohmatan lil alamin lah, wong sama sodara sesama muslim saja sengaknya ngaudubilahiminzalik.

    jadi apa hubungan komen saya sama salafy??
    *ditimpuk bedug masjid* :mrgreen:

    Mbel;
    Benul kan sayah bilang, mereka merasa paling bener sendiri….???
    ;)

  72. 2010 February 3
    BayuNo Gravatar permalink

    ngomong2 tentang pakaian ninja, masih ngetop ninja dari timurtengah yaitu: hashhasin (assasin) tekniknya masih lebih hebat dari ninja jepun (tidak sampai nutupin muka)

  73. 2010 August 20
    aan-zauNo Gravatar permalink

    saya merasa kasihan dengan komen anda semua, smoga anda diberi hidayah.

    kunjungi salafy.or.id.
    baca hingga habis baru komen.

  74. 2010 September 28
    IgirlNo Gravatar permalink

    Di Jeddah, kutho @ negarane paman wahab, wes terkenal kalo para hareem tanpa jilbab banyak berseliweran…. Soale sono udah modern, priane gak segenit di kota lain yg masih tradisional.
    Kalaupun di kota lain yang lebih tradisional banyak yang bercadar, itu karena di sono orang lakinya pada ganjen dan genit.
    Jangankan liat wajah cantik, orang wedhus dibedakin aja paling juga diembat…
    Apalagi sampai salaman dengan cewek, situ bakal dikira mau nglamar tuh cewek Arab…
    Pria yang gak berjenggot juga rawan pemerkosaan disana…

    BTW, emang bener koq celana cingkrang alasannya menghindari najis. Kalau kami di NU cincing-cincing sarung dan celana biar gak kena najis, salafy mungkin dipendekin sekalian biar gak capek cincing-cincing celana.

    Nabi mensunnahkan sesuatu pasti ada alasannya. Dulu mencat rambut dengan warna merah disunnahkan karena non muslim tidak mencat merah rambutnya (agar membedakan).
    Kalau sekarang? kan banyak banget non muslim yang ngecat merah rambutnya. warna-warni lagi! Apa kemudian mencat rambut menjadi merah masih sunnah sekarang?
    Padahal, kalau mau jujur, kita ini mencat rambut lo biar tambah gaya, dengan berlindung pada sunnah Rasul SAW.

    Islam tuh fleksibel… Aku yakin kalau N. Muhammad masih hidup lho gak sekolot orang salafy-wahabi,
    Bahkan, Jika beliau masih hidup, sangat mungkin kalau pas lagi melawat ke Indonesia yang culturenya beda sama Arab juga mau pakai celana formal kayak kita…
    Buktinya? Nabi pernah dihadiahi sandal dan panah oleh kerajaan China, dipakai tuh…

    (Desperate nungguin postingan baru simbah, akhirnya komen di postingan dulu… Hmmm… :P )

  75. 2010 September 30
    tutiNo Gravatar permalink

    @Igirl: suka deh sm komennya…. iya simbah kemana yaah..???

  76. 2010 October 1
    IgirlNo Gravatar permalink

    Makaseeh… itu komen ditulis dalam keadaan nglindur koq… :D
    BTW, alasan celana cingkrang wahabi (yang dipendekin) itu cuma becandaanku doang… :D
    Tapi kalau di NU kalau nglewatin kandang dicincingin ya emang biar gak najis…

    Alasan Sebenarnya para salafi pake celana cingkrang ya kayak yang diomongin komentator salafi “UIN Yogya” di atas.
    Alasannya adalah hadits nabi yang melarang memakai bawahan panjang karena sombong.

    Poinnya di sini adalah kata sombong. Konon, pada jaman itu, para Raja dan saudagar kaya banyak yang memakai jubah yang panjang sampai mata kaki.
    Dan di jaman itu jubah/bawahan panjang dekat dengan kesombongan.

    Lah sekarang? Bisa jadi celana cingkrang itu malah identik dengan rasa sombong. Seperti pengen nunjukkin, “Eh, Ini lo, gua, bercelana cingkrang, pengikut sejati Nabi Muhammad SAW….”

    dan “Eh, ini lo, gua, jidatnya biru tiga biji lagi, ini tanda kalo sholatku paling khusyuk palagi pas sujud, sama seperti dahinya Rasul SAW, keren kan shalatku bisa se level Rasul SAW?”, Embokya ditutupi sorban/kopyah saja….

    Siapa yang sombong yah sekarang?

    Mbah Mbel sekarang mungkin sedang menikmati mudik atau malah sedang sibuk-sibuknya.. Maklum, konon kabarnya beliau ini selain seleb blog juga seleb beneran di dunia nyata… Itulo, seleb yang dipakai buat nggiling kopi… :D

    Mbel:
    Situh sepikiran sama sayah…
    :D

  77. 2010 October 1
    tutiNo Gravatar permalink

    Igirl.. ohhh pantesan simbah ga apdet2 blog…. sibuk jd seleb di dunia nyata juga toohh…. seleb yg buat diolesin di panu dkk itu yaah… hehehhee… ampuuuunnn mbahh… hehehehe… takut kuwalat

  78. 2011 February 5

    hmmm… cuman senyum2 sendiri baca postingannya agan satu ini. Dari nama blog-nya saja “bmelgedez.com”, agan2 yang komeng pada tau arti mbelgedez ndak? saya sih asli jowo jadi sedikit ngerti artinya “ngapusi alias bo ong”. Jadi pas mbaca postingan si agan “mbel” ya cuman sedikit ngakak aja, namanya aja mbelgedez ko’ dipercaya, ya wajar kalo isinya ngapusi dan mung sak “wudele dhewe” hehehe… piz agan mbel. terimakasih sudah membuat saya terhibur dengan kekonyolan tulisan anda yang tidak berdasar dan ilmiyah…:D

    pizzz…

    salam kenal agan!

    Mbel:
    Ini memang bukan tulisan ilmiah…

  79. 2011 March 4
    Sang MentariNo Gravatar permalink

    Mari Kita Bongkar Kesesatan Salafi

    “Telah terpecah orang-orang Yahudi menjadi tujuh puluh satu golongan dan terpecah orang Nashara (Nasrani) menjadi tujuh puluh dua golongan. Dan akan terpecah ummatku (Islam) menjadi tujuh puluh tiga golongan. Semuanya dalam neraka, kecuali satu golongan. Para shahabat bertanya: Siapakah mereka, wahai Rasulullah? Beliau berkata: Mereka adalah orang yang berdiri diatas apa yang aku dan para shahabatku berdiri diatasnya.” (HR Abu Daud dan dishahihkan Syaikh Al Albani dalam Shohih Sunan Abu Daud 3/115).

    Siapa sih manhaj salaf ini,kita mengenal tiap golongan maupun pemikiran dari tiap pemimpin bagi golongan umat islam seperti yang ikhwanul muslimin oleh hasan albana,atau muhammadiyah atau NU atau PERSIS atau jama’ah tabligh yang berasal dari india lalu siapa sebenarnya pendiri golongan salaf ini? mungkin ada kalanya kita benci dan kesal kepada mereka… sebentar-sebentar bid’ah,ini itu harus sesuai syariatlah,jadi siapa salaf dan apa pendapat golongan-golongan lain dan tumbuhnya golongan-golongan yang bagi pemimpinnya punya misi dan tujuan lebih baik dari golongan lain….

    retorika.wordpress.com berkata:

    Saya bukan pen”dalil” ataupun sok akhli di bidang agama Islam tetapi dilihat dari kacamata orang paling dusun pun tahu bahwa perbuatan – Pengkafiran, Pembodohan (ingat isitlah “tuntutlah ilmu sampai kenegri cina”) dan Pecahbelah sesama umat islam ”hanya mungkin dilakukan oleh kalangan anti muslim” (yang paling seiring dikambing hitamkan) kan oran Israel, Zionis. Jadi saya menganggap bahwa produk Salafy – Mahnaj Salaf adalah rekayasa gerakan Zionis (biasa kambing hitam) yang bertujuan melakukan pembodohan umat islam dan memecah belah umat islam. Silahkan di klarifikasi sendiri karena ada beberpa sumber yang cukup kuat justru mengatakan bahwa kesalahan – kebohongan juga terdapat pada juru dakwah aliran ini. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    sebagian lagi ada yang mengatakan bahwa salaf itu didirikan oleh Muhammad bin Abdul Wahab hingga mereka menjulukinya wahabi…

    http://barrynuqoba.wordpress.com/ berkata:

    Kesan negatif dari sebutan Wahabi buat kelompok itu bisa ditinjau dari beberapa hal, salah satunya adalah dikarenakan sejarah kemunculannya banyak dipenuhi dengan pertumpahan darah kaum muslimin, terkhusus pasca kemenangan keluarga Saud—yang membonceng seorang rohaniawan menyimpang bernama Muhammad bin Abdul Wahab an-Najdi—atas semua kabilah di jazirah Arab atas dukungan kolonialisme Inggris. Akhirnya keluarga Saud mampu berkuasa dan menamakan negaranya dengan nama keluarga tersebut. Inggris pun akhirnya dapat menghilangkan dahaga negaranya dengan menyedot sebagian kekayaan negara itu, terkhusus minyakbumi. Sedang pemikiran Muhammad bin Abdul Wahab, resmi menjadi akidah negara tadi yang tidak bisa diganggu gugat. Selain menindak tegas penentang akidah tersebut, Muhammad bin Abdul Wahab juga terus melancarkan aksi ekspansinya ke segenap wilayah-wilayah lain di luar wilayah Saudi

    mari kita bongkar kedok mereka…

    Kata Salaf Secara Bahasa

    Salaf secara bahasa artinya orang yang terdahulu, baik dari sisi ilmu, keimanan, keutamaan atau jasa kebaikan. Seorang pakar bahasa Arab Ibnu Manzhur mengatakan, “Kata salaf juga berarti orang yang mendahului kamu, yaitu nenek moyangmu, sanak kerabatmu yang berada di atasmu dari sisi umur dan keutamaan. Oleh karenanya maka generasi awal yang mengikuti para sahabat disebut dengan salafush shalih (pendahulu yang baik).” (Lisanul ‘Arab, 9/159, dinukil dari Limadza, hal. 30). Makna semacam ini serupa dengan kata salaf yang terdapat di dalam ayat Allah yang artinya, “Maka tatkala mereka membuat Kami murka, Kami menghukum mereka lalu Kami tenggelamkan mereka semuanya di laut dan Kami jadikan mereka sebagai salaf (pelajaran) dan contoh bagi orang-orang kemudian.” (QS. Az Zukhruf: 55-56). Artinya adalah: Kami menjadikan mereka sebagai pelajaran pendahulu bagi orang yang melakukan perbuatan sebagaimana perbuatan mereka supaya orang sesudah mereka mau mengambil pelajaran dan mengambil nasihat darinya. (lihat Al Wajiz fi ‘Aqidati Salafish Shalih, hal. 20).

    Kerancuan Seputar Istilah Salafiyah

    Sedangkan yang dimaksud dengan salafiyah adalah penyandaran diri kepada kaum salaf. Sehingga bukanlah makna salafiyah sebagaimana yang disangka sebagian orang sebagai aliran pesantren yang menggunakan metode pengajaran yang kuno. Yang dengan persangkaan itu mereka anggap bahwa salafiyah bukan sebuah manhaj (metode beragama) akan tetapi sebagai sebuah sistem belajar mengajar yang belum mengalami modernisasi. Dan yang terbayang di pikiran mereka ketika mendengarnya adalah sosok para santri yang berpeci hitam dan memakai sarung kesana kemari dengan menenteng kitab-kitab kuning. Sebagaimana itulah kenyataan yang ada pada sebagian kalangan yang menisbatkan pondoknya sebagai pondok salafiyah, namun realitanya mereka jauh dari tradisi ilmiah kaum salaf. Syaikh Salim mengatakan, “Adapun salafiyah adalah penisbatan diri kepada kaum salaf. Ini merupakan penisbatan terpuji yang disandarkan kepada manhaj yang lurus dan bukanlah menciptakan sebuah madzhab yang baru ada.” (lihat Limadza, hal. 33).

    SIAPAKAH PENDIRI GOLONGAN SALAF INI

    Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda kepada putrinya Fathimah Radhiyallahu ’anha. “Artinya:Sesungguhnya sebaik-baik pendahulu (salaf) bagimu adalah aku” [Hadits Shahih Riwayat Muslim No. 2450]

    KITA MENGENAL SETIAP GOLONGAN PUNYA SAHABAT YANG MEMAHAMI PEMIKIRAN PEMIMPINNYA BEGITUPUN SALAF YANG MENGGUNAKAN PEMAHAMAN SAHABATNYA

    Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu ‘anhu berkata : ‘Sesungguhnya Allah

    Subhanahu wa Ta’ala melihat hati para hamba, maka Allah Subhanahu wa Ta’ala

    dapati hati Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah sebaik-baik

    hati-hati hamba, lalu Allah Subhanahu wa Ta’ala memilih untuk diriNya, dan

    mengutusnya (untuk membawa) risalahNya, kemudian Allah Subhanahu wa Ta’ala

    melihat hati para hamba sesudah hati Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam,

    maka Allah Subhanahu wa Ta’ala dapati hati para sahabat adalah sebaik-baik

    hati para hamba, maka Allah Subhanahu wa Ta’ala jadikan mereka

    pembantu-pembantu NabiNya, (dimana) mereka berperang diatas agamaNya’ [Atsar

    mauquf, isnadnya hasan dikeluarkan oleh Imam Ahmad I/374 dan lainnya]

    Para sahabat diberikan pemahaman dan ilmu yang tidak diberikan kepada

    manusia sesudah mereka, dari Abu Juhaifah ia berkata : ‘Saya berkata kepada

    Ali : ‘Apakah ada pada kalian kitab ? Ali berkata : ‘Tidak, (yang ada pada

    kami) hanyalah Al-Qur’an dan pemahaman yang diberikan kepada seorang muslim,

    atau keterangan-keterangan yang ada pada lembaran-lembaran ini .’

    [Dikeluarkan oleh Imam Bukhari I/204, Fathul Bari]

    Diriwayatkan oleh Ad Darimi (1/79), Al Bazzar (Tarikh Wasith 1/198) dari ‘Amru bin Salamah Al Hamdani, katanya:”Kami pernah duduk di pintu ‘Abdullah bin Mas’ud radliyallahu ‘anhu sebelum shalat zhuhur. Kalau dia keluar, kami berangkat bersamanya menuju Masjid.

    Tiba-tiba datanglah Abu Musa Al Asy’ari radliyallahu ‘anhu sambil berkata:”Apakah sudah keluar bersama kalian Abu ‘Abdirrahman (Ibnu mas’ud -pen) ? Kami katakan:”Belum.” Tatkala beliau keluar, kami berdiri, dan Abu Musa berkata:”Ya Abu ‘Abdirrahman, sungguh aku baru saja melihat sesuatu yang pasti kau ingkari di Masjid itu. Dan saya tidak melihat –alhamdulillah- kecuali kebaikan.”

    Ibnu Mas’ud berkata:”Apa itu?” Katanya pula:”Kalau kau panjang umur akan kau lihat pula sendiri. Saya lihat di masjid itu sekelompok orang dalam beberapa halaqah sedang menunggu shalat, dan masing-masing halaqah dipimpin satu orang, di tangan mereka tergenggam kerikil, dia berkata:”Bertakbirlah seratus kali!” Maka yang lainpun bertakbir seratus kali. Pemimpinnya mengatakan:”Bertahlil seratus kali!” Merekapun bertahlil (mengucapkan laa ilaaha illallaahu). Pemimpinnya mengatakan:”Bertasbihlah seratus kali!” Merekapun bertasbih seratus kali.

    Ibnu Mas’ud bertanya:”Lalu apa yang kau katakan kepada mereka?”

    Abu Musa berkata:”Saya tidak mengatakan sesuatu karena menunggu pendapatmu.”

    Ibnu Mas’ud berucap:”Mengapa tidak kau perintahkan mereka menghitung dosa-dosa mereka, dan kau jamin tidak akan hilang sia-sia kebaikan mereka sedikitpun?”

    Kemudian dia berjalan, dan kamipun mengikutinya sampai tiba di tempat halaqah-halaqah itu.

    Beliau berhenti dan berkata:”Apa yang sedang kalian kerjakan ini?”

    Mereka berkata:”Ya Abu ‘Abdirrahman, kerikil yang kami gunakan untuk bertakbir, bertahlil dan bertasbih.”

    Beliau berkata:

    ??????????? ?????? ???????? ???? ????????????? ?????? ????????? ????????????? ??????? ??????? ??????????????? ????? ??????? ??????? ?????? ?????????? ??? ??????? ????????? ??? ???????? ???????????? ????????? ????????? ??????????? ???? ???? ???? ???? ??? ???? ??????????????? ???????? ????????? ???? ???????? ??????????? ???? ?????? ????????? ??????? ???????? ????????? ??????? ??????? ???? ??????? ???? ??????? ????????? ???? ????????????? ????? ?????????

    “Coba kalian hitung dosa-dosa kalian, saya jamin tidak akan hilang sia-sia kebaikan kalian sedikitpun. Celaka kalian, wahai ummat Muhamamd! Alangkah cepatnya kalian binasa. Ini, mereka para sahabat Nabi kalian shallallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam, masih banyak di sekitar kalian. Pakaian beliau belum lagi rusak, mangkok-mangkok beliau beliau lagi pecah. Demi Zat yang jiwaku di tangan-Nya. Sesungguhnya kalian ini berada di atas millah (ajaran) yang lebih lurus daripada ajaran Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam, ataukah sedang membuka pintu kesesatan?”

    Mereka berkata:”Demi Allah, wahai Abu ‘Abdirrahman, kami tidak menginginkan apa-apa kecuali kebaikan.”

    Beliau berkata:”Betapa banyak orang yang menginginkan kebaikan tetapi tidak pernah mendapatkannya. Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam telah menyampaikan kepada kami satu hadits, kata beliau:

    ????? ??????? ???????????? ?????????? ??? ????????? ?????????????? ???????????? ???? ????????? ????? ???????????? ????????? ???? ????????????

    “Sesungguhnya ada satu kaum mereka membaca Al Quran tapi tidak melewati tenggorokan mereka. Mereka lepas dari Islam seperti lepasnya anak panah dari sasarannya.”

    Demi Allah, saya tidak tahu, barangkali sebagian besarnya adalah dari kalian.” Kemudian beliau berpaling meninggalkan mereka.

    ‘Amru bin Salamah mengatakan:”Sesudah itu kami lihat sebagian besar mereka ikut memerangi kami di Nahrawand bersama Khawarij.”(Ash Shahihah no 2005).

    Dalam riwayat Ibnu Wadldlah, dia mengatakan:”Sungguh kalian betul-betul berpegang dengan kesesatan ataukah kalian merasa lebih terbimbing daripada sahabat-sahabat Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam?” (Al Bid’ah wan Nahyu ‘anha 27).

    setelah kita mengetahui pendirinya dan mengapa mereka memakai pemahaman para sahabat adakah dibalik kedok itu berwajah indah atau busuk,sekali lagi hidayah itu mahal ya saudara dan saudariku….

    Muadz bin Jabal rådhiyallåhu ‘anhu berkata, “Wahai manusia, raihlah ilmu sebelum ilmu tersebut diangkat! Ingatlah bahwa diangkatnya ilmu itu dengan wafatnya ahli ilmu. Hati-hatilah kamu terhadap bid’ah tanaththu’ (melampaui batas). Berpegang teguhlah pada urusan kamu yang terdahulu (berpegang teguhlah pada al-Qur’an dan as-Sunnah).”(Al-Bida’wan Nahyu ‘Anha oleh Ibnu Wadhdhah no.65)

    Amirul Mukminin ‘Ali bin Abi Thalib rådhiyallåhu ‘anhu berkata, “Seandainya agama itu (berdasarkan) pemikiran, maka pasti bagian bawah sepatu khuf lebih utama untuk diusap daripada bagian atasnya. Akan tetapi saya melihat Rasulullah shållallåhu ‘alaihi wasallam mengusap bagian atasnya.” (Dikeluarkan oleh Ibnu Abi Syaibah dalam Kitab al-Mushannaf dan dengan lafazh yang hampir sama dikeluarkan oleh Abu Dawud no.162, ad-Daraquthni

    Abdullah bin Amr bin Ash rådhiyallåhu ‘anhumaa berkata, “Tidak ada suatu bid’ah yang dilakukan melainkan bid’ah tersebut semakin bertambah banyak. Dan tidak ada suatu sunnah yang dicabut melainkan sunnah tersebut bertambah jauh.” (Diriwayatkan oleh Ibnu Baththah dalam kitabnya al-Ibaanah no.227 dan al-Lalika-I dalam Syarah Ushuul I’tiqaad Ahlis Sunnah wal Jama’ah no.128.)

    Dari Abis bin Rabi’ah berkata : “Saya melihat Umar bin al-Khaththab rådhiyallåhu ‘anhu mencium Hajar Aswad seraya berkata :“Sesungguhnya saya mengetahui bahwa kamu adalah sebuah batu yang tidak dapat memberi mudharat maupun manfaat. Senadainya saya tidak melihat Rasulullah shållallåhu ‘alaihi wasallam meniummu pasti saya tidak menciummu.” (HR. al-Bukhari no.1597 dan Muslim no.1270 (248) dari Sahabat Umar bin al-Khaththab.)

    Khalifah ‘Umar bin Abdul Aziz råhimahullåh berkata, “Berhentilah kamu di mana para Sahabat berhenti (dalam memahami nash), karena mereka berhenti berdasarkan ilmu dan dengan penglihatan yang tajam mereka menahan (diri). Mereka lebih mampu untuk menyingkapnya dan lebih patut dengan keutamaan.”

    “Seandainya hal tersebut ada di dalamnya. Jika kamu katakan, ‘Terjadi (suatu bid’ah) setelah mereka. Maka tidak diada-adakan kecuali oleh orang yang menyelisihi petunjuknya dan membeci sunnah.

    “Sungguh mereka telah menyebutkan dalam petunjuk itu apa yang melegakan (dada) dan mereka sudah membicarakannya dengan cukup. Maka apa yang diatas mereka, adalah orang yang melelahkan diri. Dan apa yang dibawahnya, adalah orang meremehkan.”

    “Sungguh ada suatu kaum yang meremehkan mereka, lalu mereka menjadi kasar. Dan ada pula yang melebihi batas mereka, maka mereka menjadi berlebih-lebihan.”

    “Sungguh para sahabat itu, diantara kedua jalan itu (sikap meremehkan dan berlebih-lebihan), tentu diatas petunjuk yang lurus.”

    (Disebutkan oleh Ibnu Qudamah dalam kitabnya Lum’atul I’tiqadil Hadi Ila Sabilir Rasyad yang disyarah oleh Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin hal.41 cet.Maktabah Adhwa-us Salaf, th. 1415 H.

    Di akhir tulisan ini kami ingin menegaskan ulang bahwa Salaf artinya para sahabat Nabi dan orang-orang yang mengikuti jejak mereka dengan baik,>Salaf bukanlah pabrik atau partai atau organisasi atau yayasan atau perkumpulan atau perusahaan… jangan salah paham. Nabi shallallahu ‘alahi wa sallam telah bersabda mensifati sebuah golongan yang selamat dari perpecahan di dunia dan siksa di akhirat, yang biasa disebut dengan istilah Al Firqah An Najiyah (golongan yang selamat) atau Ath Thaa’ifah Al Manshuurah (kelompok yang mendapat pertolongan) atau Al Jama’ah atau Al Ghurabaa’ (orang-orang yang asing), beliau bersabda, “Mereka adalah orang-orang yang beragama sebagaimana caraku dan cara para sahabatku pada hari ini.” (HR. Ahmad, dinukil dari Kitab Tauhid Syaikh Shalih Fauzan hal. 11).

    Maka sebenarnya pertanyaan yang harus kita tujukan pertama kali kepada diri-diri kita sekarang adalah; apakah akidah kita, ibadah kita, dakwah kita, garis perjuangan kita sudah selaras dengan petunjuk Rasul dan para sahabat ataukah belum? Pikirkanlah baik-baik dengan hati dan pikiran yang tenang: Benarkah apa yang selama ini kita peroleh dari para ustadz dan Murabbi serta Murabbiyat sudah sesuai dengan pemahaman sahabat ataukah belum? Kalau iya mana buktinya? Marilah kita ikuti jejak dakwah Rasul serta para sahabat dan juga para ulama Salaf dari zaman ke zaman. Ukurlah keadaan kita dengan timbangan Al Kitab dan As Sunnah dengan pemahaman Salaf. Ingat, jangan ta’ashshub (fanatik buta). Pelajari dulu akidah dan manhaj yang benar, baru saudara akan bisa menilai apakah manhaj dan dakwah saudara-saudara sudah cocok dengan pemahaman sahabat ataukah belum cocok tapi dipaksa-paksa biar kelihatan cocok?! Orang yang bijak mengatakan: ‘Kenalilah kebenaran maka engkau akan mengenal siapa yang benar!’ Kenapa kita harus ngotot membela seorang tokoh, beberapa individu, sebuah partai, atau yayasan, atau organisasi, atau pergerakan, atau perhimpunan, atau kesatuan aksi, atau apapun namanya kalau ternyata itu semua menyimpang dari jalan Rasul dan para sahabat? Pikirkanlah ini baik-baik sebelum anda bertindak, berorasi, menulis, atau menggalang massa, sadarilah kita semua telah mendapatkan larangan dari Allah Ta’ala dari atas langit sana dengan firman-Nya yang artinya, “Dan janganlah kamu mengikuti apa-apa yang kamu tidak memiliki ilmu tentangnya, karena sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati semua itu pasti akan dimintai pertanggungjawaban.” (QS. Al Israa’ : 36). Peganglah akidah ini kuat-kuat!!

    Allah ta’ala berfirman yang artinya, “Katakanlah: “Inilah jalan (agama) ku, Aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan Aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik.” (QS. Yusuf: 108)

    Syaikh Abdurrahman bin Nashir As Sa’di rahimahullah berkata, “Allah Ta’ala berfirman kepada Nabi-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam: [katakanlah] kepada manusia [inilah jalanku] artinya: jalan yang kutempuh dan kuajak kamu untuk menempuhnya. Yaitu suatu jalan yang akan mengantarkan menuju Allah dan negeri kemuliaan-Nya (surga). Jalan itu mencakup ilmu terhadap kebenaran dan mengamalkannya, menjunjung tinggi kebenaran serta mengikhlashkan ketaatan beragama hanya untuk Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya. [aku mengajak kamu kepada Allah] artinya: aku memotivasi seluruh makhluk dan hamba-hamba agar menempuh jalan menuju Tuhan mereka. Aku senantiasa mendorong mereka untuk itu, dan aku memperingatkan mereka dari bahaya yang dapat menjauhkan dari jalan itu. Bersama itu akupun memiliki [hujjah yang nyata] dari ajaran agamaku, (dakwahku) tegak di atas landasan ilmu dan keyakinan, tidak ada keraguan, kebimbangan dan ketidakpastian. [dan] begitu pula [orang-orang yang mengikutiku], mereka mengajakmu kepada Allah sebagaimana ajakanku, berdasarkan hujjah yang nyata dari agama-Nya. [dan Maha suci Allah] dari segala sesuatu yang disandarkan kepada-Nya tapi tidak sesuai bagi kemuliaan-Nya atau mengurangi kesempurnaan-Nya. [dan aku bukan termasuk orang-orang musyrik] dalam segala urusanku, tetapi aku menyembah Allah dengan mengikhlashkan agama untuk-Nya.” (Taisir Karimir Rahman, hal. 406).

    Demikianlah yang dimudahkan bagi kami untuk menyusun tulisan ini. Tulisan ini memang masih jauh dari kesempurnaan. Yang benar bersumber dari Allah. Sedangkan yang salah berasal dari kami dan dari syaithan, Allah dan Rasul-Nya berlepas diri dari kesalahan kami. Dan kami memohon ampun kepada Allah atasnya. Nasihat dan kritik membangun dari para pembaca yang budiman sangat kami harapkan demi tegaknya kebenaran dan untuk mengharapkan limpahan ridha, rahmat dan barakah dari Allah subhanahu wa ta’ala. Semoga Allah menerima amal-amal kita. Shalawat beriring salam semoga selalu tercurah kepada teladan kita Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarga, para sahabat dan seluruh pengikut mereka yang setia. Segala puji bagi Allah Rabb seru sekalian alam.

    http://www.facebook.com/home.php#!/note.php?note_id=496936033485

  80. 2011 August 12

    mbah Mbelgedez nyatane podo karo akuh…. celonoku saiki tak kethok kabeh… hai hai hai ACC… AKC… aliran kathok Cekak… ACD Aliran Celana Dalam..

  81. 2011 September 16
    armanismeNo Gravatar permalink

    klo soal yasinan yg umum ampe sekarang ini dilakukan disebut bid’ah, bukan cma salafy PERSIS jga kan seperti itu

  82. 2011 October 10
    athoNo Gravatar permalink

    Postingan yg anda tulis mengindikasihkan bahwa anda sendiri tidak mengenal sunnah.

    Telah jelas larangan memanjangkan kain melewati mata kaki (untuk pria), telah jelas di syari’atkannya untuk memelihara jenggot dan telah jelas bahwa warna pakaian untuk wanita yakni di anjurkan yg tidak menarik perhatian

    anda kalau ingin berargumen harus lebih ilmiah ,jangan bicara merocos yg tidak ada sandarannya

  83. 2011 October 10
    athoNo Gravatar permalink

    Dalil di syari’atkannya kain di atas mata kaki (tidak isbal)

    Dari Ibnu Umar radhiyallahu
    ‘anhuma juga, Rasulullah
    shallallahu ‘alaihi wa sallam
    bersabda,
    ????? ??????? ??????? ????????? ???? ??????????? ??
    ???????? ??????? ???????? ?????? ????????????
    “Sesungguhnya orang yang
    menyeret pakaiannya
    dengan sombong, Allah tidak
    akan melihatnya pada hari
    kiamat.”
    (HR. Muslim no.
    5576)

    Masih banyak lafazh yang
    serupa dengan dua hadits di
    atas dalam Shohih Muslim.
    Dari Abu Dzar, Nabi
    shallallahu ‘alaihi wa sallam
    bersabda,
    ???????? ?? ????????????? ??????? ?????? ???????????? ????
    ???????? ?????????? ???? ???????????? ???????? ???????
    ???????
    “Ada tiga orang yang tidak
    diajak bicara oleh Allah pada
    hari kiamat nanti, tidak
    dipandang, dan tidak
    disucikan serta bagi mereka
    siksaan yang pedih.”
    Rasulullah shallallahu ‘alaihi
    wa sallam menyebut tiga kali
    perkataan ini. Lalu Abu Dzar
    berkata,
    ??????? ?????????? ???? ???? ??? ???????
    ???????
    “Mereka sangat celaka dan
    merugi. Siapa mereka, Ya
    Rasulullah?”
    Rasulullah shallallahu ‘alaihi
    wa sallam menjawab,
    ??????????? ????????????? ?????????????? ??????????
    ??????????? ??????????
    “Mereka adalah orang yang
    isbal (memanjangkan kain melebihi mata kaki), orang yang suka
    mengungkit-ungkit
    pemberian dan orang yang
    melariskan dagangannya
    dengan sumpah palsu.”
    (HR.
    Muslim no. 306)

  84. 2011 October 10
    athoNo Gravatar permalink

    Banyak sekali hadits yang
    menunjukkan wajibnya
    memelihara jenggot (namun apabila orang tsb tidak tumbuh jenggotnya, ini tak mengapa, karena yg di perintahkan adalah ‘memelihara’)
    diantaranya:

    Rosul -shollallohu alaihi
    wasallam- bersabda:
    ???? ????? ?????? ?????? ??????? ?????????? ????
    ?????????? ?????? ??????? ???????? ????????? ?????: ?????????
    ??????????????? ????????? ????????? ??????????
    ????????????! (???? ??????? 5892)? :
    Dari Ibnu Umar r.a., Rosul
    shollallohu alaihi wasallam
    pernah bersabda: Selisihilah
    kaum musyrikin, biarkanlah
    jenggot kalian panjang, dan
    potong tipislah kumis kalian!
    (HR.
    Bukhori: 5892)

    Rosul shollallohu alaihi
    wasallam bersabda:
    ????????? ???????????? ?????????? ????????! (????
    ??????? 5893)? :
    Dari Ibnu Umar r.a., Rosul
    shollallohu alaihi wasallam
    bersabda: Potong tipislah kumis
    kalian, dan biarkanlah jenggot
    kalian!
    (HR. Bukhori: 5893)

    Rosul shollallohu alaihi
    wasallam bersabda:
    ????????? ??????????????? ???????? ?????????????
    ?????????? ????????! (???? ???? 259)? :
    Dari Ibnu Umar, Rosul shollallohu
    alaihi wasallam
    bersabda: “Selisilah Kaum
    Musyrikin, potong pendeklah
    kumis kalian, dan
    sempurnakanlah jenggot
    kalian!”.
    (HR. Muslim: 259)

    Rosul shollallohu alaihi
    wasallam bersabda:
    ??????? ????????????? ?????????? ????????? ?????????
    ??????????! (???? ???? 260)? :
    Dari Abu Huroiroh r.a., Nabi
    shollallohu alaihi wasallam
    bersabda: Potonglah kumis
    kalian, biarkanlah jenggot kalian,
    dan selisihilah Kaum Majusi.
    (HR.
    Muslim: 260)

    Rosul shollallohu alaihi
    wasallam bersabda:
    ??????? ????????????? ????????? (?? ???????)
    ????????? ????????? ??????????. (???? ????:
    260, ?? ?????? ??? ??? ????
    ???? ??????, ???? ?????? ??? ????
    ??? 5892)? :
    Dari Abu Huroiroh r.a., Nabi
    shollallohu alaihi wasallam
    bersabda: Potonglah kumis
    kalian, panjangkanlah jenggot
    kalian, dan selisihilah Kaum
    Majusi.
    (HR. Muslim: 260, lihat
    juga Syarah Shohih Muslim karya
    Imam Nawawi, dan Fathul Bari
    Syarah Shohih Bukhori karya
    Ibnu Hajar hadits no: 5892)

    Hadits
    Nabi -shollallohu alaihi
    wasallam-:
    ?? ??? ????? ?????: … ????????? ??? ???????
    ??????? ????? ?????? ?????????? ?????????? ??????????????
    ?????????????? ??????????? ????? ??????? ?????????? ??????
    ??????? ???????? ????????? ??????? ??????????? ???????????
    ?????????????? ??????????? ?????? ?????????? (????
    ???? 21780)? :
    Dari Abu Umamah: …lalu kami
    (para sahabat) pun menanyakan:
    “Wahai Rosululoh, sungguh
    kaum ahli kitab itu (biasa)
    memangkas jenggot mereka dan
    memanjangkan kumis mereka?”.
    Maka Nabi shollallohu alaihi
    wasallam menjawab: “Potonglah
    kumis kalian, dan biarkanlah
    jenggot kalian panjang, serta
    selisilah Kaum Ahli Kitab (Yahudi
    dan Nasrani)!”.
    (HR. Ahmad:
    21780, dihasankan oleh Albani,
    dan dishohihkan oleh Muhaqqiq
    Musnad Ahmad, lihat Musnad
    Ahmad 36/613)

    Hadits dari Abdulloh bin Umar
    r.a.:
    ?? ??? ???? ?? ??? ??? ???? ????? :
    ?? ????? ??? ???? ???? ???? ???
    ?????? ???????, ?????? ????? (????
    ???? 259)? :
    Ibnu Umar r.a. mengatakan:
    “Sesungguhnya Rosululloh
    shollallohu alaihi wasallam
    memerintahkan untuk
    memangkas tipis kumis dan
    membiarkan jenggot panjang.
    (HR. Muslim: 259)?

  85. 2012 January 1
    Omar SalimNo Gravatar permalink

    Masya Allah.. heran sekali dgn blog ini. Dilihat jejak rekam Si blogger rupanya sudah lama berkecimpung di dunia perbloggeran. Tapi sungguh sangat disayangkan ketika keotentikan dan keilmiyahan data yang disajikan sama sekali NOL dan tidak bunafit. Tanpa rujukan dapat dipercaya dan hanya mengandalkan perasaan serta pendapat pribadi. Maka tak heran jika Si blogger sering memojokkan pihak tertentu tanpa tabayun, croscek ulang apakah data yang ia tampilkan benar dan valid? Saran saya, sebaiknya kita menjadi blogger professional yang mampu menyajikan artikel yang berkualitas dari sisi data dan kebenaran. Jadilah blogger sehat bung!

  86. 2012 January 15
    Rizal ArifNo Gravatar permalink

    jangan kalian berdebat dengan orang yang tidak mempunyai ilmu[jahil]

    Mbel:
    Situh ber “ilmu” yaa…???
    ;)

Komentar situh bergantung pada amal dan ibadah situh

Note: Situh bisa pake basic XHTML dalem komentar. Email situh Ndak Bakalan dipamerin ke orang-orang.

Komentar lewat RSS