SALAFY BEBAL….

2009 October 30
by mbelGedez™

.

( Khotbah hari inih lagi-lagi ngomongin salafy. Bukan karena sayah ndak suka ato gimana. Tapi salafy ini memang paling getol mengklaim dan mengkritisi orang-orang Islam di sekitarnya tanpa tedeng aling-aling. So, boleh dong kalo sayah melakukan hal yang sama…??? Satu hal lagi, kalo mereka di kritisi mereka akan meradang dan kebakaran jembut jenggot. Marah-marah…. Bahkan mereka saking gemesnya mengancam mau ndatengin sayah. Tapi gilirannya hal tersebut merupakan fakta ndak terbantahkan, mulut mereka yang biasanya nyinyir langsung bungkam. Contohnya DI SINIH…. )

.
Well….
khotbah inih masih terkait dengan khotbah yang lalu. Intinya adalah, betapa salafy suka bebal dengan apa yang diyakininya, tanpa mau berpikir “kenapa” tentang apa yang di yakininya. Sebagai salafus salih, sekte salafy inih mengklaim hanya meyakini Al quran dan Hadist. Itu adalah bener. Sayahpun demikian. Apa yang ndak ada di Hadist, ya untuk apa dilakukan. Benul begitu ???

Misalnya, suka banged ngatain orang yang makan minum sambil berdiri, itu seperti kuda. Manusia itu mestinya makan minum sambil duduk. Seperti halnya nabi Muhammad ajarkan dan tertera dalam Hadist. Dulu, sering sayah nanya, kenapa  ndak boleh ??? Wong makan juga udah ngucapin Basmalah…

Mereka member sekte salafy inih ndak njawab. Jawaban paling sering keluar dari mulut mereka adalah, ndak boleh-ya ndak boleh ! Nabi Muhammad udah ajarkan begitu, ya harus diikuti ! Hadistnya bilang begitu, ya wajib diikuti. POKOKE™ wajib kudu….!!!

Lhah….?!!

Hal ini terkait juga dengan ajaran tentang cara kencing yang bener bagi para lelaki. Menurut Islam, kencing yang bener untuk lelaki adalah dengan berjongkok seperti lazimnya peuyeumpuwan. Kata sekte salafy: kencing berdiri (lagi-lagi) seperti binatang !  Manusia seharusnya kencing dengan berjongkok.

Lho…?!!

Ndak usah nanya-nanya !!!  Kanjeng nabi ngajarinya begitu…!!!

Lha tempat kencing lelaki dimana-mana modelnya sambil berdiri, jee…???

Ndak mau tau…!!!  Di kamar mandi kan bisa kencing berjongkok…!!! POKOKE™ ndak usah ngeyel, tho…!!!

Weh…

Hal yang sama juga soal tidur. Tidurlah dengan cara mengikuti sunah rasul, yaitu dengan bertelekan tangan untuk menyangga kepala, dan memiringkan badan ke kanan, ngarah kiblat. Jangan sekali-kali dengan posisi selonjor kaki dengan telapak mengarah kiblat…!!!

Lho,… Kenapa…???

Wiis, tho… POKOKE™ ikuti Kanjeng Nabi, Alquran dan Hadist, maka Insaolloo selamat dunia akhirat…!!!

Weh…..

Lha sayah pengen tau tapi ndak boleh, atau mereka emang ndak isa ngasih tau. Menurut sayah, inih kelemahan sekte inih kalo udah ngeluarin jurus POKOKE™. Ndak boleh nanya-nanya kenapa begini, kenapa begitu. Semua harus ditelan buled-buled. Sekaligus, ini kelemahan Islam pada umumnya. Yaitu “ndak ingin mencari tau kenapa ndak boleh inih-ituh”. Kalo  Alquran dan Hadist udah bilang begitu, ya udah diikutin aja. Ndak usah nanya-nanya.

Itulah sebabnya Islam sulit berkembang di masyarakat barat saat inih, karena massive nya ilmu POKOKE™. Padahal, kalo orang-orang Islam mau kritis dengan melakukan penelitian, maka akan semakin mendukung akan pernyataan Alquran dan Hadist. Artinya, itu suatu “kemenangan” dalam menjalankan Syiar. Tapi lagi-lagi yang menemukan jawaban akan larangan-larangan tersebut adalah orang barat, yang mungkin saja seorang Yahudi yang dibenci orang Islam.

Islam melarang orang untuk makan dan minum sambil berdiri itu (ternyata) ada  sebabnya. Saat kita makan minum sambil berdiri, maka semua zat yang masuk dalem usus akan langsung menuju ke daerah lambung. Dan itu tidak bagus untuk pencernaan. Hal ini ndak akan terjadi kalo makan dan minum dengan cara duduk. Zat-zat makanan itu akan berhenti di tempat-tempat tertentu. Demikian pula zat cairnya, akan ada tempat-tempat tertentu untuk menampung sementara.

Itulah sebabnya, Rasul pernah bilang, “berhentilah makan sebelom kenyang”. Situ tau kan, betapa sulitnya “menakar” udah kenyang apa belom..?? Ternyata caranya mudah, yaitu makanlah dengan cara duduk bersila dengan satu kaki diangkat dengan tertekuk. Pada bagian paha menyentuh dada dan perut kita. Dengan cara demikian, saat lambung mulai penuh dia akan mendesak paha. Nah saat itulah sebaeknya berhenti makan.

Namun sialnya, cara makan yang “Islami” inih malah dibilang primitif, ndak tau sopan santun tata krama pergaulan. Hehehhe.

Demikian pula dengan kencing berjongkok bagi lelaki. Penjelasannya, pada saat berjongkok maka urat-urat penyangga kandung kemih sedikit meregang. Dengan demikian, kandung kemih saat mengeluarkan urine ndak bekerja berat untuk memompa urine. Perumpamaan paling pas adalah, bila balon berisi air dan di beri lobang sedikit, maka untuk mengeluarkan air itu perlu tenaga karena aselinya air itu akan keluar secara perlahan. Berbeda dengan apabila balon berisi air tersebut diletakkan di lantai, dan ditekan secara perlahan, maka air akan keluar dengan lancar tanpa usaha yang berarti.

Itulah penjelasan kencing dengan berjongkok, dan orang Islam ndak  pinter njelasin soal inih.

Lha soal tidur miring ke kanan gimana…???

Yaaah…

Lagi-lagi yang menemukan jawabnya bukan orang Islam….

Tidur dengan memiringkan badan ke kanan, sebenernya berkaitan dengan masalah kinerja jantung. Letak jantung adalah di sebelah kiri dari balik dada manusia. Maka apabila tidur dengan memiringkan badan ke kanan, jantung akan lebih relax dalam bekerja memompa darah. Sangad berbeda bila tidur dengan miring kekiri, jantung justru harus bekerja sangad berat karena tertindih oleh oragan tubuh yang laen.

Labih kurangnya begitu penjelasannya secara ilmiah. Masalahnya, Islam ndak pinter njelasin kayak gitu. POKOKE™ Alquran dan Hadist…!!!

hal yang sama terjadi saat sodara sayah yang kandidat doktor menyampaikan soal haramnya babi. Soadara sayah yang member salafy serta merta memotong pembicaraan,

POKOKE™ udah jelas di Alquran dan Hadist di haramkan, ya udah,… haram !!!  Ndak usah nanya-nanya dan neliti-neliti segala…!!!  Orang neliti babi kan megang-megang babinya, tho…?!!  Hiiih… Haram ituh…!!!”

Itulah jamaah sekalian….
Betapa bebalnya orang Islam pada umumnya, dan salafy khususnya. Otak mereka sangad terkungkung dengan ajaran Wahabbi tanpa mau berpikir kritis. Kalo berpikir kritis dibilang nentang Imamnya, dibilang nentang nabi Muhammad, dibilang ndak percaya Alquran dan Hadist.

Sodara sayah bilang, dari hasil penelitian (tumben-tumben nih) koleganya yang mempertahankan disertasi doktor soal haramnya babi, diambil kesimpulan bahwa, secara genetis babi dan manusia nyaris sebangun. Sangad mirip. Itulah sebabnya beberapa onderdil babi kalo sangad terpaksa bisa di transplatasikan ke tubuh manusia. Nah, berangkat dari kesamaan genetis ituh, “dikawatirkan” dengan memakan daging babi sama dengan memakan daging manusia. Yang artinya kanibal…..

“Haaesss…. Ya ndak isa gitu. POKOKE™ haram ya haram”

Sayah jadi berpikir, salafy inih memang bebal. Segala sesuatunya sudah dipatok sedemikian rupa, ndak boleh dipertanyakan. Padahal, dengan ilmu kemeruh sayah yang cetek inih, adanya penelitian tingkat doktoral soal haramnya babi justru semakin mempertebal keyakinan sayah. Bukan mempermasalahkan kok babi haram, kambing enggak. Sayah justru semakin yakin, bahwa Islam bener dalam soal inih.

Sodara sayah penggemar salafy masih ndak trima dengan semua argumen ato penjelasan yang ngilmiyah inih. Sayahpun ndak berminat berdebat yang ndak ada argumen, sampe dengan….

“Eh, semua hal tentu akan dicari jawabnya ato penjelasannya. Betul bahwa sayahpun mengikuti aturan Islam bahwa babi adalah haram. Tapi tentu Auwloh punya maksut kenapa babi itu haram. Orang Islam jaman sekarang mesti pinter kecuali memang mau dibilang bolot. Kalo bolot akibatnya seperti saat inih, semua orang Islam yang ke Mekah mengandung babi dalam tubuhnya lewat vaksin yang disuntikkan. Coba kalo yang jadi ilmuwan dan pemilik laboratorium farmasi orang Islam, tentu ndak akan begitu kejadiannya. Asal tau aja yah, semua industri farmasi di seluruh dunia dikuasai orang Yahudi. Kemana aja tuh orang Islam ???  Sibuk tadarus pengajian….??? Sibuk ngurusin kilang minyak…???

Sama halnya soal Islam menganggap najis anjing. Tapi selama inih cuman menelan mentah-mentah aja tanpa tau sebabnya, sampe dengan orang Jerman menemukan bahwa pada seekor anjing sehat sekalipun terdapat 50x lebih banyak bakteri, dibanding binatang laen.

Disamping ituh, soal membasuh liur anjing yang menggunakan tanah hingga 7x. Dari dulu Islam meyakini ituh, tapi ndak isa njelasin. Sampe dengan ilmuwan barat menemukan bahwa bakteri liur anjing bisa “terlepas” bila di gosok dengan tanah. Bukan dengan sabun.

Situh sebagai member salafy termasuk harus bisa njelasin, kenapa situ sebegitu yakin bahwa matahari terbit di timur dan bergerak tenggelam ke arah barat…???

Padahal ilmu pengetahuan moderen jelas-jelas mengatakan matahari ndak kemana-mana. Dia adalah titik pusat dari sistim galaksi bimasakti kita inih. Bumi kita yang buled inilah yang ngiterin matahari…

Situ bisa njelasin ndak…???

Ato misalnya, ada ilmuwan Yahudi yang menemukan vaksin untuk membunuh semua bakteri liur anjing, apa anjing jadi ndak najis lagi…???”

Wooooo…. idiot angry

Yaelaaa…. Gitu aja sewot…. Yang terakhir becanda gan…. :D

135 Responses leave one →
  1. 2009 October 30
    mbelGedez™No Gravatar permalink

    .
    cueeeek

    Maap, gan… No Pertamaxxx…

  2. 2009 October 30
    PrasetyandaruNo Gravatar permalink

    Jadi kalo di paham salafy ini ndak ada istilah guru kencing berdiri murid kencing berlari ya? jadi diganti guru kencing berdiri, murid gak kencing sama sekali…aku ngomong opo yo????

    Mbel:
    Situ kalo ngomen pake Ilmu…

    Ntar dibilang ngigau sama mereka…

  3. 2009 October 30

    terima kasih buat penjelasannya om….

    Mbel:
    Sama-sama….

  4. 2009 October 30

    Memang semua ada alasannya kenapa dilarang atau diperbolehkan. Maka bisa di bilang itulah hebatnya islam, sejak ratusan tahun yang lalu sudah ada hal-hal seperti itu.
    Tapi ironis juga ya, kenapa yang membuktikan itu kebanyakan justru bukan orang islam.

    Mbel:
    Mungkin terlalu sibuk ngaji dan berantem sesama islam….

  5. 2009 October 30

    weeheheh..dpt banyak ilmu ney hari ini..


    Mbel:
    Amieen…. ;)

    jd inget, klo abis yoga (yang notabene gurunya cino) setelah posisi tidur, wajib miring kanan terlebih dahulu..ini juga disarankan buat tiap bangun tdur usahakan miring kanan dulu kaya posisi meluk guling,,ya karena berkaitan ama jantung kita..

    selama ini banyak hal soal utamakan sisi kana yang belum saya tau ilmiahnya,,

    klo masuk rumah harus kaki kanan dulu ilmiahnya apa mas??


    Mbel:
    Soal “memaksa” kanan inih mungkin memang untuk “melemahkan” otak kiri yang berisi hal-hal logic. Mungkin lhooo….

    lagian soal makan berdiri yang selalu ada di acara kawinan2 yg bikin saya gag suka selain yg udah dijelasin mas mbel, yaitu ribet megang piring ama tas tangan, mana pke hak tinggi diem lama jd pegel,,hahahah


    Mbel:
    Huuuu…. makanan muluuuuu…. Ndut ntar…. ;)

    eh mas, semalem liat ndak di tipi,,yang ada sekte telewicara ama MUI, tuw sekte bilang Al-Quran itu merupakan kombinasi dr bahasa sansekerta dan krama inggil,islam yg ada saat ini tuw penipu,,tiap doa gag dikabulin (astaghfirullah) dan gag mengakui Kabah gara2 tuw Kabah ada di Arab, jd itu cm pny org islam yg di Arab,,terus ama MUI nya dijawab “andai Nabi Muhammad dapet wahyu dalam bahasa sansekerta, kira2 orang arab pada ngerti ga?”
    sumpah ngakak aq,,,gt itu tyt pengikut sekte nya uda 200an..wuiiih…

    Mbel:
    Agama besar diturunkan di tanah bar-bar, untuk “meredam” napsu kebinatangan. Nyatanya sampe sekarang Israel tetep aja begitu, kan…???

  6. 2009 October 30

    loh..ini sayah pake ngelmu lho…ngelmu ngigo, eniwei…mungkin gak sih kita menyalahkan –maap ya, ini sekali lagi maap kalok bikin tersinggung–yang nulis Al Quran, napa si penulis gak mencantumkan sekalian alesan gak boleh ini gak boleh itu?apa memang sengaja dibikin bunging dulu?dibikin multitafsir sehingga jadi bahan perbantahan? piye jajal?

    Mbel:
    Mungkin maksute disuruh berpikir. Tapi nyatanya makin hari makin dudul ajaaaa….

  7. 2009 October 30

    eh eh.. klo turun dari bus kaki kiri duluan ngga ada di hadist yah.. lalu hadist bilang apa soal kidal ??

    Mbel:
    Silakan googling….
    :P

  8. 2009 October 30

    POKOKE™ saya mau komen Om… :mrgreen:
    hari ini postingan si Om kereeeeen….

    Mbel:
    POKOKE™ Chichi sekseh, deh….
    :P

  9. 2009 October 30

    Ooh… gitu toh. Aku nda pernah lihat Salafy kencing sech… jadinya nda tau. Juga nda pernah nemeni dia bobo, jadi juga nda tau dia tidur mengkurep ke kiri atau ke kanan :P

    Mbel:
    Temenin dong….

    Eh, ati-ati lhooo…. Banyak yang INIH…. ;)

  10. 2009 October 30
    Aris SuwarsoNo Gravatar permalink

    Khotbah yang ngilmiyah dan sangad bermanpaat, trima kasih Gan….. :D

    Mbel:
    Sama-sama boss….
    :D

  11. 2009 October 30
    NararyaNo Gravatar permalink

    Tumben byk ilmunya.biasanya ilmu kamasutra dan kamamesum..

    Mbel:
    Owalaah Voon…
    Situ kok maunya mesum mulu….

  12. 2009 October 30

    Ooo, gitu to? Kalo bobok mengkurep gak boleh jugak ya, Om?

    Mbel:
    Jangan…

    Ntar “mbledozh”…. :P

  13. 2009 October 30

    Hihihi… rupanya masih membahas salafy. Cuma kok ada yg kurang sreg dengan penjelasannya Simbah ya? Mgkn karena kedangkalan pemikiranku, makanya daku pengen nanya lebih detail. Nanya ke orang salafy? Hem… kayaknya engga deh. Makanya nanya ke Simbah saja ya? Tapi sebelumnya daku minta maaf kalau nanyanya mungkin agak aneh. Maklumlah, daku kan orang aneh. Hehehe…

    1. Makan sambil duduk supaya semua zat tidak langsung ke usus besar? Usus besar letaknya dimana ya? Apakah terpengaruh dengan duduk? Kecuali kalau usus besar itu letaknya di paha. Nah, ini baru bisa masuk akal. Zat-zat jadi tidak langsung ke usus besar karena ada selang yang terhambat lekukan paha.


    Mbel:
    Maksute lambung boss…. Usus besar itu kalo ndak salah udah deket tempat tai…

    2. Berhenti makan sebelum kenyang terkait dengan makan sambil duduk? Karena bagian paha menyentuh dada dan perut sehingga saat lambung penuh akan mendesak paha? Jadi berpikir, kira-kira melarnya lambung (dan perut) bisa seberapa centimeter ya? Kalau bisa melar 5-10cm baru kerasa banget tuh. BTW, yang terdesak itu pahanya atau lambungnya yang tertekan paha ya?

    Mbel:
    Situh coba aja boss, makan duduk bersila, tapi kaki kanan jegang, dan makanlah. Maka akan lebih cepat terasa kenyang daripada kalo makan duduk biasa. Masalahnya, makan sambil jegang dianggep ndak sopan dengan adat “barat”….

    3. Pipis jongkok supaya urat-urat penyangga kandung kemih sedikit meregang? Supaya kandung kemih tidak bekerja berat untuk memompa urine? Hem… agak sulit diterima sih. Apalagi kandung kemih letaknya cukup aman dan tidak terpengaruh posisi paha pas kita jongkok.

    Tapi yang jelas, kalau pria pipisnya jongkok, bisa klengsreh onderdilnya. Atau karena punyaku kepanjangan ya? *halah* Yang jelas pria punya selang yang salah satu fungsinya untuk pipis tentu ada maksudnya.


    Mbel:
    Wekekekek….
    Soal inih medis udah mengakuinya, boss…
    Sayah ndak usah njelasin di sinih, entar kapan situ ke dokter ahli kelamin dan bertanyalah…. :P

    4. Tidur miring ke kanan dengan bertelekan tangan sebagai penyangga kepala? Pernah nyoba. Hasilnya: tangan kesemutan bin gringgingen. Ini malah menghambat peredaran darah ke tangan dan kembalinya darah ke jantung. Jadi nggak lancar dong? Kan kerja jantung salah satunya untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Ya tho?


    Mbel:
    Ituh tahap awal. Namun kalo dibiasakan, sayah jamin situh mendapet tidur yang lebih
    barokah nyenyak....

    Sedangkan jantung yang di posisi atas sehingga disinyalir akan lebih rilex mompanya, rasanya kok kurang masuk akal juga. Bukankah jantung itu sudah dilindungi oleh tulang iga? Dia cukup terlindung kok. Kecuali -memang- kalau sengaja ditindih. Hehehe… jadi geli saat simbah menulis “… jantung justru harus bekerja sangad berat karena tertindih oleh organ tubuh yang laen.”


    Mbel:
    Tulang iga melindungi onderdil dari depan, boss

    Mungkin Simbah mengira ginjal, hati, empedu, dan temennya gogrok dan nimpa jantung ya? Hem… agak aneh…


    Mbel:
    Sayah ndak bilang ginjal empedu dsb….

    5. Babi genetisnya sebangun dengan manusia? Jangan-jangan babi adalah missing link antara kera dengan manusia di teori evolusi ya? Kalau alasannya adalah karena genetis yang sebangun (ga jelas juga sih maksudnya sebangun itu seperti apa), berarti manusia juga diharamkan oleh babi ya?


    Mbel:
    Coba situ nanya sama babi, apakah manusia diharamkan olehnya….
    :P

    6. Anjing mengandung bakteri lebih banyak dibanding binatang lain? Kayaknya kita perlu meneliti kandungan bakteri di buaya dan komodo. Sebagai informasi, bakteri di komodo itu adalah racun bagi mangsanya. Tinggal diemut komodo, sebentar kemudian korban dengan luka yang terkena bakterinya bakal koit. Eh, buaya & komodo itu haram ngga sih?


    Mbel:
    Situh ada benulnya juga. Disamping ituh, duaya dan komodo termasuk yang diharamkan dalem Islam…. :D

    Oh iya, kayaknya sekarang lagi trend mandi dengan lumpur, tapi bukan pasir. Buat luluran gitu. Mungkin bisa bermanfaat supaya menghilangkan najis bakteri juga ya?

    Lalu bagaimana dengan bakteri di perut manusia? Najis ngga ya?


    Mbel:
    Tergantung bakterinya, boss….
    Kalo bakteri yang di tai, kan harus dibuang….

    7. Matahari ndak kemana-mana? Mosok sih?

    Ah, sudah kepanjangan ah… Tapi aku berharap banget dapat jawaban dari Simbah yang tentu saja lebih baik jawabannya, cerdas, baik hati dan gemar menabung dari pada Salafy.

    Trims yo Mbah.


    Mbel:
    Memang matahari kemana, boss….???
    Setau sayah, dalam sistim bimasakti kita matahari menjadi titik sentrum…

    Ato barangkali boss Dewo mulai sependapat dengan sekte salafy…???

  14. 2009 October 30

    kalau dilihat dari sisi sebaliknya, apa justru salafy yang akan jumawa mbel?

    lah, situ repot-repot nyari tau alesan segala sesuatunya, ujung-ujungnya tetap saja benar yang salafy lakukan kan?

    Mbel:
    Maksute, mereka bisa ngomong tp ndak isa njelasinnya. Orang Islam kalo mau maju mesti bisa njelasin hal-hal yang selama ini dianggep “aneh”.

  15. 2009 October 30

    Wah, kalau udah pakai kata POKOKE, semua logikanya dikesampingken deh. Dari dulu saya paling sebel sama orang yg diajak berdiskusi/berdebat apapun itu topiknya(bahkan agama) ujung2nya memaksaken diri agar suaranya dianggap benar dengan kata sakti “POKOKE” walaupun argumentasinya benar2 ndak masuk akal. Kalau udah kek gitu, ya masuk kuping kiri, keluar kuping kanan hihihihi…

    Mbel:
    Hihihihi….

  16. 2009 October 30

    eh, saia mau dikenalin sama Risdania iku bisa mbel?

    Mbel:
    Heheheh…. Yayangku ysang satu inih memang didemenin sama jamaah-jamaah….

    Dik Risdaaaaaa…. Ini lho mas Mansup dari Banjarmasin pengen kenalan… ;)

  17. 2009 October 30

    Ilmu kedokteran mengetahui bahwa ada resiko besar atas banyak macam penyakit dalam tubuh babi. Babi diketahui sebagai inang dari banyak macam parasit dan penyakit berbahaya.sangat penting untuk diperhatikan bahwa sistem biochemistry babi mengeluarkan hanya 2% dari seluruh kandungan uric acidnya, sedangkan 98% sisanya tersimpan dalam tubuhnya.
    Namun selain itu, saya yakin masih banyak hal yang tersembungyi lain yang menyebabkan mengapa babi haram dan dilarang. Allah SWT melarang pasti karena ada sebab nya.

    Mbel:
    Sayah setuju. Masalahnya, kita harus bisa mencari jawabnya kenapa ndak boleh….

    Mengenai tidur miring kanan sayah sepaham dengan bos dewo…gringgingen. :D

    Mbel:
    Kok malah gringgingen…???
    Bukankah yang ndak bagus kalo miring ke kiri ???

    Ngemeng-ngemeng sampeyan inten posting salafy karena ponakan sampeyan
    sedang di dholimi salafi mokondo ituh ato ingin men challange salafian agar terbuka mindsetnya :D

    Mbel:
    Soal keponakan sih sayah ndak terlalu hirau. Ituh tanggung jawab bapak ibunya. Sayah lebih cenderung kepada yang ke dua….

  18. 2009 October 30

    @Simbah,
    Hallo, daku nanggapin dikit nih.

    Mbel:
    Wekekek….
    Soal inih medis udah mengakuinya, bos…
    Sayah ndak usah njelasin di sinih, entar kapan situ ke dokter ahli kelamin dan bertanyalah….

    Wah, Simbah ndak bisa begitu njawabnya. Kalau memang benar-benar “sudah diakui secara medis”, tentu ada pemberitahuan atau pengumuman secara medis. Dan tentu semua dokter ahli kelamin sudah menyarankan pipis cara jongkok bagi pria. Pun begitu mereka tentu pipisnya jongkok. Namun ternyata tidak seperti itu kok Mbah.


    Mbel:
    Kan udah sayah bilang, tempat kencing kebanyakan dibuat model berdiri…

    Mungkin “diakui secara medis”-nya yang perlu daku pertanyakan. Simbah sendiri pipisnya jongkok atau berdiri? Sori, daku bertanya begitu sekaligus memastikan saja. Hehehe…

    Salam.


    Mbel:
    Semua yang diatas dalem posting, sayah menjalaninya.

    Soal kencing, (ditempat umum) sayah liat-liat lokasinya. Kalo memungkinkan untuk jongkok, sayah akan jongkok.

    Boss Dewo coba aja rasakan saat beol sambil terkencing, mana lebih nikmat kencing dalem posisi jongkok ato dalem posisi badan berdiri….

    Terus terang aja, sayah njalani bukan karena soal Islami semata, tapi memang “rasa” yang sayah dapetkan berbeda dibanding bila sayah ndak menjalaninya…..

    PS :
    Ini kebetulan nemu Link sedikit yang mengacu soal itu. Meski masih bau Islam banged, tapi setidaknya yang ngomong seorang dokter. Jadi sayah ndak ngarang-ngarang. http://bit.ly/2xwN24

  19. 2009 October 30

    huahahaha seru2,,, lanjut gan

    Mbel:
    Wooogh….???
    :P

  20. 2009 October 30

    @Simbah,

    Hallo lagi Simbah. Seneng deh bisa diskusi sama Simbah. Belum tentu daku bisa diskusi dengan sebaik ini jika dengan yang lain. Woke, kita tambahkan diskusinya…

    Mbel:
    Maksute lambung boss…. Usus besar itu kalo ndak salah udah deket tempat tai…

    Berarti posisi duduk tidak menghambat jalannya semua zat ke usus besar tho? Justru kalau duduk (atau malah jongkok), semua zat jadi lebih lancar keluarnya. Tentu dalam bentuk *sorry* tai… Emang situ bisa beol sambil berdiri? Hehehe…

    Mbel:
    Situh coba aja boss, makan duduk bersila, tapi kaki kanan jegang, dan makanlah. Maka akan lebih cepat terasa kenyang daripada kalo makan duduk biasa. Masalahnya, makan sambil jegang dianggep ndak sopan dengan adat “barat”….

    Sambil berdiri atau duduk juga bisa kok kenyang lebih cepat. Coba pakai ikat pinggang yang kenceng. Atau pakai kemben, stagen atau produk2 pengencang perut. Dijamin lebih cepet kenyangnya.

    Makan/minum tertentu juga bisa membuat kita kenyang lebih cepat. Coba deh minum susu, pasti cepet kenyang. Jadi, ndak usah pakai bersila atau jegang.

    Mbel:
    Ituh tahap awal. Namun kalo dibiasakan, sayah jamin situh mendapet tidur yang lebih barokah nyenyak….

    Weh, namanya aliran darahnya tercekat mana bisa tidur barokah nyenyak? Malah nambah kerja jantung supaya bisa mompa darah lebih kencang lagi tuh.

    Mbel:
    Tulang iga melindungi onderdil dari depan, boss

    Dan juga samping Mbah. Poinnya adalah: jantung diciptakan di tempat yang cukup terlindung. Paling tidak, jantung cukup terlindung dari tindihan organ tubuh yang lain, misalnya ginjal, paru-paru, hati, empedu, lambung, usus besar. Lagi pula masing-masing organ tidak akan gogrok menindih jantung kok Mbah.

    Mbel:
    Sayah ndak bilang ginjal empedu dsb…

    Iya, bener Mbah. Daku juga penasaran saja dengan apa maksudnya Simbah yang mengatakan supaya jantung tidak tertindih oleh organ tubuh yang lain. Organ dalam atau organ luar to? Atau organ yang alat musik? Hihihi… cuma becanda Mbah.

    Mbel:
    Coba situ nanya sama babi, apakah manusia diharamkan olehnya….

    Hahaha… sayang daku belum belajar bahasa babi Mbah. Paling tidak, daku pengen nanya lebih detail tentang “genetis yang sebangun” deh… Lalu kalau genetisnya tidak sebangun, itu maksudnya seperti apa ya?

    Mbel:
    Situh ada benulnya juga. Disamping ituh, duaya dan komodo termasuk yang diharamkan dalem Islam….

    Syukurlah kalau begitu. Kalau daku sih serem juga kalo ketemu buaya & komodo. BTW, manusia juga punya banyak bakteri loh. Tapi najis ngga ya? Masalahnya bakterinya ada di dalam tubuh manusia.

    Mbel:
    Tergantung bakterinya, boss….
    Kalo bakteri yang di tai, kan harus dibuang….

    Oh, jadi ada bakteri yang bikin najis dan haram, tapi ada juga bakteri yang tidak bikin najis ya? Mungkin perlu dikeluarkan fatwa tentang bakteri haram dan yang tidak ya? Hehehe… maafkan daku yang berpikiran dangkal ini.

    Mbel:
    yang laen ndak perlu sayah jawab.

    Soal jantung, memang betul dia terlindung dari luar. tapi di dalem saat saat badan miring ke kiri, jantung tertindih onderdil laen, boss…

    Soal haramnya babi Boss Dewo kan bisa merunut jalan ceritanya. Dari hasil disertasi yang di omongin sodara sayah. Kalo boss Dewo berminat banged soal babi inih mungkin bisa berusaha nyari disertasinya.

    Mbel:
    Memang matahari kemana, boss….???
    Setau sayah, dalam sistim bimasakti kita matahari menjadi titik sentrum…

    Ato barangkali boss Dewo mulai sependapat dengan sekte salafy..???

    Hehehe… nampaknya daku bakal sulit sependapat dengan sekte salafy.

    Begini Mbah. Di gugus kita memang matahari adalah pusatnya. Namun ternyata gugus kita ini merupakan salah satu gugus dari kumpulan gugus yang lain. Kumpulan gugus inilah salah satunya adalah matahari yang menjadi pusat dari tata surya kita. Namun ada banyak gugus yang lain dengan sistem tata suryanya sendiri.

    Mbel:
    Lha kan sayah kan udah bilang, Bima Sakti…???
    :roll:

    Kurang lebih begitu pendapatku Mbah. Mohon bila bisa memberi penerangan padaku yang ilmunya masih cethek ini.

    Trims.

    Mbel:
    Trims juga

  21. 2009 October 30

    @Simbah,

    Hallo lagi Mbah. Semoga ngga bosen dengan komentarku ya? Hehehehe…

    Mbel:
    Semua yang diatas dalem posting, sayah menjalaninya.

    Soal kencing, (ditempat umum) sayah liat-liat lokasinya. Kalo memungkinkan untuk jongkok, sayah akan jongkok.
    Boss Dewo coba aja rasakan saat beol sambil terkencing, mana lebih nikmat kencing dalem posisi jongkok ato dalem posisi badan berdiri….
    Terus terang aja, sayah njalani bukan karena soal Islami semata, tapi memang “rasa” yang sayah dapetkan berbeda dibanding bila sayah ndak menjalaninya…..
    PS :
    Ini kebetulan nemu Link sedikit yang mengacu soal itu. Meski masih bau Islam banged, tapi setidaknya yang ngomong seorang dokter. Jadi sayah ndak ngarang-ngarang. http://bit.ly/2xwN24

    Kalau daku sih pipis berdiri atau jongkok atau duduk rasanya ga berbeda. Cuma kalau jongkok agak risi juga. Soalnya klengsreh. Trus jadi kecipratan deh.

    Tapi seneng kok diberi link oleh Simbah. Sayangnya itu belum menjadi kajian ilmiah ya? Soalnya kalau memang itu benar, tentunya ada anjuran besar-besaran untuk pipis jongkok bagi para pria. Dan urinoir bakalan tidak dipakai lagi.

    Atau ada pendapat lain? Maklumlah, daku kan tidak begitu paham yang beginian. Jadi kalo masih ada ganjalan, maklumkanlah daku yang akan selalu bertanya.

    Trims.

  22. 2009 October 30
    ndrunNo Gravatar permalink

    situ pipis jongkong klo clana ga diplorotin ya susah. tapi jelas kan situ ngerasa kecipratan? jadi tau bagian mana yang harus dibersihkan. klo pipis berdiri merasa nyaman ya ga kecipratan padahal celana situ lebih mudah kecipratan tapi nggak kerasa.

    urinoir masih sering dipakai atau nggak itu bukan soal. contohnya khalayak sudah banyak mafhum toilet jongkok lebih aman dibanding toilet duduk, tapi yg dinilai lebih berkelas kan toilet duduk, soale opo? orang2 bule pada pake? kita dah tau asep dari emisi kendaraan2 yg kita pake itu nggak sehat, tapi apa mau kendaraan diseluruh dunia dibinasakan? manusia itu mmg kebanyakan pengennnya yg mudah2 aja. Makanya Tuhan aturkan biar ga bablas, sekaligus ujian sejauh mana manusia itu taat.

    dalam hal ini org2 salafi ini ada benarnya juga, ini semata masalah iman. tapi cara tutur sebagian mereka yg ga ngenakin, toh ga semua bgitu. klo kita cari2 akar2nya sebatas asumsi dan kemampuan manusia bisa jadi tetep ada celahnya dan tidak 100% akurat. tapi salah juga klo malah jadi penghambat untuk menuntut ilmu, mestinya makin giat meneliti, karena cinta akan syariat ini. patokannya tetep, IMAN, toh klo belum terbukti masa serta merta tak beriman. sehebat apa sih pengetahuan manusia? menakar komposisi tai kuku aja ga bisa instan, maunya pake tools.

    contoh kasus lagi, knapa ga boleh ngewe ato sampe kimpoi ama sodara sekandung? semua ajaran normatif sy rasa sepaham dalam hal ini. klo ngewe sebelum nikah kan mmg ga boleh jg, tapi bisa diakalin kan dengan kondom ato tools yg laennya klo mmg mengantisipasi kehamilan, atopun keturunan yg tidak sehat krn incest, toh tujuannya ngewe bkn mo punya anak. klo kerugian yg ditakar cuma biologis aja ya masih bisa diakal2in, manusia doyannya bgitu klo ga dituntun.

    overall. teruslah menuntut ilmu. Tuhan punya maksud. Keep The Faith, kita jangan sampe ikut2an org2 yg seenak udelnya mengedit aturan Tuhan.

    Mbel:
    Heheheh….

    Nice Comment, gan….
    Sayah demen sama kata-kata situh, ngedit aturan Tuhan….
    :lol:

  23. 2009 October 30

    Aku kalo di rumah atau lagi pakek celana pendek, selalu kecing jongkok. Nggak ada rumusan pasti bahwa cowok berdiri & perempuan jongkok.

    Dari tinjauan medis/ kesehatan, kecing jongkok paling dianjurkan. Kandung kemih menjadi lurus sehingga air seni tak menyisakan residu yang bisa mengkristal jadi batu. itu sebabnya cewek jarang kena penyakit ginjal karena kencingnya jongkok. kalo cowok, karena kencing berdiri, maka kandung kemih menjadi agak melengkung.

    Mbel:
    Karena kandung kemih melengkung, lama kelamaan menjadi tempat mengendapnya residu, cikal bakal kencing batu. Benul begitu…???

    Thanks for comment…

  24. 2009 October 30

    kalo onani sambil jongkok juga?
    *ngakak*

    Mbel:
    Yaelaaaah….

    Makanya buruan kawin lagi, boss….
    Kelamaan hidup sendiri begitu jadinya….

  25. 2009 October 30

    Tadi baca awal di warnet ga sempet komen deh.. eh skarang dah full aja komennya :D .


    Mbel:
    Kayak situ ndak tau aja sama Blog inih….

    Klo saya sih makan sukanya ngangkat kaki satu jg, ajaran dari babe, jadi klo di korsipun tetep aja kaki naek :D .


    Mbel:
    Sayah kalo dirumah juga ngangkat kaki satu boss….
    Tapi tetep ndut juga. Hahahah….

    Soal kencing enakan jongkok sih.. wong di toilet duduk aja aku tetep methangkring jongkok, soal ternyata toiletnya pothel ya terserah :D


    Mbel:
    Well,…
    Kalo di tempat umum, sayah tergantung kondisi toiletnya. Kalo kering, sayah mau juga buka celana….

  26. 2009 October 30

    ikutan ah… keknya seru dah..

    @bung dewo…
    soal tidur kekanan, kalok situh nda percaya bisa melindungi jantung,
    coba kalo dengan alesan melindungi lambung.
    lambung letaknya ada di bawah iga percis, nda kelindung ama jantung…

    soal babi,
    gampangannya gini. babi itu pemakan segala, TERMASUK TAINYA SENDIRI.
    saya pernah miara ayam, suatu waktu si ayam betelur dan ngeremin telornya itu.
    sekali dalam sehari si ayam pasti keluar dari sarangnya buat makan, beol, kencing, de el el. nah suatu waktu ayam saya ini -saking ngga tahan kebelet beol- kecepirit di sarangnya sendiri. nah waktu mau balik ngerem lagi si ayam nggereng2 bingung jijay gimana gitu. waktu saya selidiki ternyata ada beolnya. dan dia ogah balik. terpaksa saya yang mbersiin itu beol.
    situ bayangin aja, ayam aja jijik ngeliat beol sendiri. lha babi sampe dimakan lagi.
    nda percaya. kepeternakan babi dah.

    @dobelden
    tapi kalo beol bagusan pake toilet duduk den. nda terlalu ngeden

    @irdix
    onani jongkok???
    saya lebih sering di…..
    *blushing*

    Mbel:
    Beol juga lebih bagus jongkok Vin….
    Justru karena jongkok, maka rectum ndak butuh ngeden berlebihan dibanding beol dengan cara duduk.

  27. 2009 October 31

    makan sambil berdiri? capek to ya.. nek ada kursi, aku mending duduk..

    tapi nek standing party itu juga enak ngambil makanannya.. lebih cepet dan bisa milih..

    loh?

    Mbel:
    Hwaakakakaka….

    Justru standing party inilah yang ndak bener boss….

  28. 2009 October 31

    woalah, tak kiro postnya crito nyambung sing dek wingi
    tp apik tenan, akeh ilmu ne *ini aku knp sih komen pk bhs jawa mulu*

    komen2nya panjang bnr dah, keren keren
    lanjutkan mbah!

    *bingung komen apa lagi, kakehan sing dipikir* :mrgreen:

    Mbel:
    Ternyata ada juga kaum jilbaber yang bisa mikir….
    :lol:

  29. 2009 October 31

    saya suka suka suka suka suka postingan kali ini :D

    mau lagi lagi lagi lagi lagi lebih banyak yang kayak gini……………

    **standing applause**

    itu hasil googling ato neliti sendiri? ah gak penting!! POKOKE ini yang nulis mbelgedez!!!

    Mbel:
    Untuk tidur miring ke kanan, sayah dapetkan waktu aktip di Seni Tarung Drajad “BOXER”. Dimana kalo abis latihan malem dan mau tidur dianjurkan miring ke kanan. Beberapa latihan Yoga juga menganjurkan demikian, ( seperti yayang Risdania bilang…)
    Kalo yang makan minum dan kencing jongkok, sayah dapetkan dalem suatu ittikaf 1998.

  30. 2009 October 31
    miyabiNo Gravatar permalink

    Sedikit merevisi apa yang dikatakan oleh Mbah Bel mengenai Bima Sakti…..

    Bahwa Sekumpulan planet dan satu bintang itu disebut Tata Surya…..

    Beberapa Tata Surya membentuk satu kumpulan yang disebut Galaksi…..

    Kumpulan dari beberapa Galaksi disebut Jagad Raya…..

    Lha Bima Sakti yang Mbah Bel katakan………. itu nama Galaksi Mbah, didalamnya ada beberapa matahari. Tapi kalau 8 planet ( termasuk Bumi) dan 1 bintang (kita nyebutnya Matahari) itu disebutnya Tata Surya…..

    Kalau untuk salafynya saya nggak komen ah….. udah cukup banyak yang di atas…..

    Mbel:
    eh, yang ngritik sayah kok malu-malu.
    Well, jadi sayah keliru, yak…???

    Kok seinget sayah, tata surya kita Bima Sakti ituh.

    (bentar sayah nanya eyang gugel dulu…)

    Maklumlah, ndak punya “ilmu” selaen Ilmu Kemeruh….

  31. 2009 October 31

    si bos ini kayaknya benci banged sama yahudi ya??

    Mbel:
    Nampaknya seperti ituh. Benci tapi rindu….
    :P

  32. 2009 October 31

    wooo mbah mbel ni yaaaa
    ya bisa lah mikir

    mikir apaan tp ntah :mrgreen:

  33. 2009 October 31

    moco ngko maneh, saiki mandiin kucing ;)

  34. 2009 October 31
    NenoNo Gravatar permalink

    jempol pooll untuk postingan kali ini……

    tidur lebih nyamannn,,,jantung amann

    bidet untuk kamar mandi pribadi biasanya duduk…..

    kalo umum ya banyak yg make berdiri……pemilik gedung agak irit……

  35. 2009 November 1

    Menarik :)

  36. 2009 November 1
    AreepNo Gravatar permalink

    Mbah, aye mau sedikit nambahin masalah kenapa babi itu haram (kebetulan ini juga dari dosen yang pernah berguru di linggis sono ama orang yahudi..

    Bener tuh DNA manusia dan DNA Babi hampir sama cum abeda beberapa basa aja ato beberapa nomer aja, nah pengaruhnya bukan masalah kanibal ato nggak, tapi lebih cenderung kedekatan DNA memungkinkan semua penyakin baik itu penyakit genetik ataopun penyakit lain yang bisa menyerang babi juga bisa menyerang manusia.. begetoo

  37. 2009 November 1
    WahyuNo Gravatar permalink

    Thanks ilmunya yah :D . Sangat ilmiah saya suka itu… ;)

    nggak ada mesum2 lg ni om :P

  38. 2009 November 1

    wah saya telat baca khotbahnya

  39. 2009 November 1
    IzanNo Gravatar permalink

    Weleh2, dah lama nih ga komen.

    Jadi begini mbah…

    Ilmu manusia itu SANGAT CETEK. Bayangkan, untuk mengetahui manfaat mencelupkan lalat saja perlu waktu 1400 tahun, lalu bagaimana dengan yang lebih kompleks lagi, misalnya manfaat gerakan2 sholat ? Dzikir ? Kenapa menghitung dzikir dengan ruas jari jemari ?

    Saya rasa hanya akan menyia2kan waktu bila meneliti sebab2 itu semua. Memang itu cukup menguatkan keimanan kita, karena semua itu adalah hikmah kauniah yang diturunkan beserta qur’an dan hadits. Akan tetapi, yang namanya KAFIR ya tetep KAFIR. Mau dibilang ajaran islam sesuai dengan ilmu kedokteran kek, kesehatan kek, tetep aja ga ngefek, tetep aja INGKAR seperti yang sudah dituliskan dalam al-Qur’an berulang2 (contoh nyatanya ya seperti salah satu orang yang komen di artikel ini mbel)

    Jadi, sebagai orang islam yang sudah yakin bahwa SEMUA AJARAN ROSUL ITU BENAR, mnurut saya ga perlu lah neliti sebab2 ini itu yang diturunkan. Mendingan meneliti sesuatu yg lebih brmanfa’at (misalnya sperti yg mbel bilang, neliti vaksin gitu). Iya to ??

    Mbel:
    Well….
    Sayah tetep berpikiran bahwa kita mesti mencari jawabnya. Ndak akan sia-sia boss. Justru dengan ketemu jawabnya akan semakin mempertegar syiar. Di eyelin ya ndak papa. Kan semua boleh-boleh aja berbeda pendapat, bukan….???
    ;)

  40. 2009 November 2
    IzanNo Gravatar permalink

    Yaah, masalahnya kalau pemikirannya seperti mbel ini saya takut nantinya malah cenderung tak mau beramal sebelum tahu sebabnya apa. Padahal yang wajib dijalankan adalah “sami’na wa ato’na” (meskipun tak dilarang untuk mengetahui sebab2nya)

    Btw, bagus lah kalau yang menemukan manfaat2 itu ilmuwan2 kafir. Kalo yang nemuin ilmuwan muslim nanti orang2 kafir pada ga percaya (tapi biarpun yg nemu ilmuwan kafir, tetep aja orang2 kafir lainnya ga percaya juga ya ?? Ini nih yg bener2 bebal =p )

    Mbel:
    biarkan saja orang memilih boss. Toh Sedari awalnya Auwloh memang menurunkan agama secara berurutan tentu juga ada maksudnya, bukan…???

  41. 2009 November 2
    Muslim bengalNo Gravatar permalink

    @ izan..
    Sebenernya ada manfaat kita tau alasan dari segala sesuatu..
    kalau semua kita serba nurut ya itu dia, kita ndak bakal tau maksudnya.
    inget looh belajar dalam islam itu wajib dan menurud saya alqur’an ndak cuma di hapali atau di mengerti maksudnya tapi juga dipahami, yakin sampean bisa paham terhadap sesuatu kalau ndak ada dasar2 pendukung. terutama orang2 seperti saya yang kadang ngeyel kalau sampean orangnya nurut apa kata orang sih ndak papa,

    mempelajari sebab akibat itu bukan menyia-nyiakan waktu, justru menurud saya itu adalah salah satu kita mempelajari agama kita dan merupakan proses belajar inget looh agama islam kan mewajibkan umatnya belajar bahkan sampai kenegri cina (kata mbah kakung).

    Mbel:
    Hadist soal belajar sampe ke china sangad lemah. Besar kemungkinan hadist inih palesu yang dilakukan perawi-perawi hadist dengan maksut tertentu…

    Kalau menurud anda menyia2kan waktu berarti kalau kata ustad “babi haram” sampai sekarang ndak bakal tau kenapa haram. terus kalau kata ustad “khamar itu haram” berarti ndak perlu mikir alesan kenapa diharamkan. yakin anda bisa mengerti agama sendiri?

  42. 2009 November 2

    @Simbah & Jemaat2nya,

    Hallo, selamat pagi Simbah, daku sekali lagi mau cerewet. Kebetulan Simbah sudah dapat banyak bantuan, jadi tambah rame nih. Hihihi…

    @ndrun,

    Tentu diplorotin lah. Bahkan dilepas sekalian celananya. Kalau tidak diplorotin/dilepas, berarti pipis di celana dong? Hehehe…

    Maksudku kecipratan adalah: onderdil kita sendiri yg kecipratan. Selain selang-nya sendiri klengsreh & kecipratan, juga ada kaki, pantat, dll yang juga kecipratan. Kalau perkara celana kecipratan sih eces… Ya tho? Hehehe…

    ~~~

    @Hedi,

    Nah ini yang benar, memang tidak rumusan yang pasti untuk gaya pipis yang benar. Toh cewek pun bisa pipis berdiri tho? Hem… mengenai pipis berdiri, sekarang di barat sedang nge-trend cewek pipis berdiri. Mereka menggunakan kertas yang berbentuk seperti corong dan sekali pakai trus buang.

    Mengenai residu yang tertinggal saat kencing berdiri, daku rasa ngga tepat juga. Soalnya kalau demikian halnya, maka semua cowok yang pipis berdiri pasti akan kena batu ginjal/empedu. Apalagi yang pipis berdirinya sejak anak2. Ya tho?

    Mengenai anjuran pipis jongkok, terus terang daku tidak pernah mendengar anjuran ini. Padahal daku kan kerjanya di bidang kesehatan. Kalau pun pernah mbaca, itu baru yang diberitahu Simbah di komen sebelumnya.

    ~~~

    @Kevin,

    Bung Kevin suka olah raga ngga? Daku jadi ingin tanya, pas olah raga, apakah organ-organ di dalam tubuh kita gogrok? Apakah ada suara gedebak-gedebuk di dalam tubuh kita saat kita lari atau lompat2 atau pas jungkir balik?

    Kalau tidak ada, berarti semua onderdil tubuh kita tidak saling menimpa, karena mereka tetap berada di tempatnya. Jadi ngeri juga sih mbayangin kalau tiba-tiba ginjal kita lari menimpa jantung. Hehehe…

    Mengenai perilaku babi yang najis bin haram, rasanya terlalu berlebihan juga ya? Berhubung Bung Kevin mengakaitkannya dengan “ayam”, maka kita akan bahas ayam. Tahukah Anda kalau ayam ngga bisa berpikir? Najis ngga tuh binatang karena punya otak tapi ngga bisa berpikir?

    Sudah begitu beolnya sembarangan dan ngga cebok dan ngga disiram. Bahkan Bung Kevin sendiri yang mengakui kalau Bung Kevin yang membersihkan sendiri tai ayamnya. Najis deh…

    Nah, itu kalau daku mengikuti cara berpikir yang berlebihan seperti itu. Untungnya daku ngga berpikir berlebihan seperti itu.

    Mengenai babi yang makan beolnya sendiri, itu sih selera babi itu sendiri ajah. Seperti manusia yang doyan makan kuda, swike, ular, babi, dll. Eh, daku kok jadi mbelain babi ya?

    Yang penting, sebenarnya babi punya banyak sekali manfaat selain menjadi makanan daging olahan yang huenak tenan.

    ~~~

    @Miyabi,

    Bener banget. Daku jadi menunggu komentar Simbah setelah mempelajari Bima Sakti dan galaxy-galaxy yang lain yang ada di jagad raya ini.

    Sudah ah, sudah kepanjangan. Terima kasih atas penjelasannya.

    Salam.

  43. 2009 November 2
    KulodalijoNo Gravatar permalink

    Salam kenal Mbah.
    Saya jamaah blog simbah yang baru.
    Blognya simbah memang bener2 kritis dan seru.


    Mbel:
    Makasih,… Makasiiih…

    Soal salafy ya sekarang memang sudah banyak di mana-mana.
    Tapi asalkan nggak mengganggu ya nggak apa2 to.


    Mbel:
    Kalo ngganggu….??? ;)

  44. 2009 November 2

    jadi begini mbah, kalo ketemu sama orang madzhab pokoke mendingan ndak usah diteruskan debatnya, daripada mumet. kenapa bisa begitu? wis ndak usah nanya-nanya, pokoke jangan diteruskan :mrgreen:

    Mbel:
    ………….. :lol:

  45. 2009 November 2
    Muslim bengalNo Gravatar permalink

    @ miyabi, bukannya jagad raya itu semua alam didalamnya itu ada bima sakti, planet, tatasurya, ndak kebalik, soale selama nyang aye tau sih jagad raya tuh udah mencakup semua alias seluruh alam yang ndak ada ujungnya ini

    Mbel:
    Hiihihi…

    Lanjuuut…. :D

  46. 2009 November 2
    kethekkopyokNo Gravatar permalink

    lagi ‘waras’ iki imame…he..he…he…. :-)

  47. 2009 November 2

    sayah curiga bos dewo kena gonorgo…sbab sedari maren ngomongin pipisnya klengsreh mulu… kekekeke :D
    salam duwa jari bos…
    *mblayuu*

  48. 2009 November 2

    mbah, mbah. itu jus timunnya diminum dulu. ndak bludrek.

    Mbel:
    Eh, situh juga suka “nimun”, kan…???
    ;)

  49. 2009 November 2
    IzanNo Gravatar permalink

    @muslim bengal
    Weleh2, jadi muslim ga boleh ngeyel….

    Yahudi terlaknat karena terlalu sering ngeyel lho. Masa’ mau disamain sama yahudi yang kelak akan terbantai dan terhina selamanya ??

    Btw, hadits yg menuntut ilmu sampe negri cina itu kan palsu (ato sangat lemah ya ?? pokoke dalem ilmu hadits ndak valid lah. Boleh dicek sanadnya kalo ga percaya)


    Mbel:
    Hadist soal belajar sampe ke china memang lemah, dan kemungkinan besar palesu….

  50. 2009 November 2
    Muslim bengalNo Gravatar permalink

    segala sesuatunya memang di kembali kan pada Al-Qur’an dan As-Sunnah..
    *bukan cuma Sunnah..* karena mamang dua hal itu yang menjadi pegangan sebagai muslim dalam menghadapi berbagai permasalahan..
    insyaAllah segala sesuatunya ujung2nya dapat dijelaskan dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah.
    tetapi semua itu dijelaskan dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah hanya sebagai penjelasan umum saja, ketika berbicara detail dan itu menurud saya yang ilmunya cetek ini itu adalah hal2 yang mendukung kebenaran Qur’an dan Sunnah Rasulullah..
    Begitu lah makna bahwa Al-Qur’an bersifat universal, karena hanya menjelaskan secara umum.

    jadi, ketika ada larangan2 yang di sebutkan dalam islam, jika kita telaah dengan lebih dalam lagi, pasti akan memberikan mamfaat bagi yang melaksanakannya.

    contoh simpel, begimana kita tau bumi itu bulat? ya karena ada yang pernah mencobanya, didukung teknologi yang makin memperkuat pernyataan bumi itu bulat. kalau selama ini ndak ada yang mau caritau kalau bumi itu bulat memang sampean bisa tau po bumi itu bulat?

    Inget loh mas, islam juga mewajibkan kita untuk belajar.. ato apalah menuntut ilmu gt kek. nah mempelajari al-quran ndak monoton hanya memahami dan mengerti maksud, untuk memperkuatnya juga ya kita tetep kudu cari tau. harapannya bukannya nanti kalau ndak ketemu jawabannya kita malah jadi ndak percaya.. untuk mempertegas apa yang sudah di tuliskan itu aja. Kalau semua yang ada di al-qur’an harus diteliti, ya kebangeten, masa mau neliti surga itu dimana, neraka itu kaya apa.

    inget di dunia ilmiah ada batasan juga..

  51. 2009 November 2
    Muslim bengalNo Gravatar permalink

    @ izan
    beda looh ngeyel ama kritis.. inget looh mas jangan disamakan.
    Kalo ngeyel, udah ada bukti tapi tetep ndak mau nerima, itu namanya ngeyel

  52. 2009 November 3

    kosek2…jangan ngomongin apa makna2 yang terkandung dalam alQuran dengan menggali napa gak boleh ini napa gak boleh itu, ato napa ini najong itu gak najong…pertanyaan simpel dan ndak berbobot dulu saja..alQuran itu brapa jus?brapa ayat?brapa surat?brapa bab?apal ndak?

  53. 2009 November 3

    @Simbah,

    Wah sebagian pertanyaanku belum dijawab Simbah. Kalau pun ada yang sudah, nampaknya kurang memuasken.

    BTW, selamat ultah ya Mbah.

    Salam.

    Mbel:
    Udah sayah jawab semua, kan…???

    Kecuali memang yang ndak perlu dijawab.

  54. 2009 November 3
    arcksaNo Gravatar permalink

    klo masalah zinnah kenapa islam melarang juga ya….? apakah karena penyakit aids? tapi denger” uda ada ilmuwan yang nemuin obatnya…
    menurut mbah mbel bagemana???

    Mbel:
    Ndak gimana-gimana…

  55. 2009 November 3

    Oh… ndak perlu dijawab tho?
    Tiwas nungguin jawabannya.

    Mbel:
    Kan udah dijawab semua.

  56. 2009 November 3
    Muslim bengalNo Gravatar permalink

    weeh mbah ultah to..? kok sajen ndak mampir ke jogja mbah.. ndak kasian po ama kaum dhuafa seperti aye..

  57. 2009 November 3

    @Simbah,

    Hehehe… kalau menurutku sih belum terjawab (nyaris semua). Tapi ndak apa-apa kok Mbah. Mungkin semua pertanyaanku buat renungan Simbah saja. Syukur2 kelak bisa menjawab dengan lebih baik.

    Cuma menurutku sedikit agak ironis sih. Dalam topik ini kan Salafy dibebal-bebalkan karena tidak bisa menjawab. Namun Simbah pun ternyata tidak bisa menjawab dengan baik. Jadi ironis karena Salafy dan Simbah jadi tidak banyak berbeda. Hihihi…

    Maaf ya Mbah. Daku tidak bermaksud menyinggung Simbah yang pada hari ini berulang tahun. Cuma ingin mengajak Simbah interospeksi saja, bahwa mungkin kita tidak lebih baik dari orang yang kita cela.

    God bless you.

    Mbel:
    Sudah sayah bilang,karena pertanyaan situ pertanyaan yang ndak perlu di jawab. Sesuatu yang mubazir.
    Namun khusus soal Matahari ndak kemana-mana, memang sayah rada miss sedikit bila maunya tulisan kudu bener-bener ilmiah.

  58. 2009 November 3

    tak doain situ jatoh cintak sama cewek salafy Om…
    :mrgreen:
    *berdoa dengan kusuk sangat*

    Mbel:
    Alih-alih, situh yang jatoh cinta sama sayah….

  59. 2009 November 4

    @Simbah,

    Nampaknya tidak hanya matahari yg miss. Tapi ndak apa2lah. Justru semakin menampakkan kesamaan dgn Salafy: “tidak perlu dijawab, sesuatu yang mubazir.”

    Intinya sama-sama tidak bisa perlu menjawab pertanyaan orang lain.

    Hehehe… peace ah…

    Mbel:
    Situ bertanya, yang pertanyaannya ndak pelu dijawab karena memang ndak perlu.
    Pertanyaan situ similar dengan,

    “Kenapa ya, tiap abis makan kok perutku kenyang…??? Bingung aku….”

    Sayah ndak perlu menjawab pertanyaan seperti ituh. Tapi pertanyaan situ yang perlu dijawab, ya tetep sayah jawab.

  60. 2009 November 4

    waaaaahhh rameenyaaaa :mrgreen: ngabisin waktu setengah jam cuma buat baca postingan trus lanjut ke baca2 komennya… sampe ndak tau musti komen apa lagi soalnya udah dibahas semua ^__^ …

    yang pasti sih spertinya sama kaya kasus mitos2 jawa yang udah ada sekarang yg diturunin sama mbah2 buyut ituh… misalnya kalo perempuan2 kalo lagi haid ga boleh motong kuku, ga boleh keramas dll … anak2 ga boleh ndudukin bantal, ntar wudunen (bisulan) … ga boleh keluar klo pas lagi maghrib, ntar digondol wewe :lol: dan semacam2nya… banyak yang kalo dirunut ternyata alasannya ilmiah banget… tapi banyak juga yang laen yg bener2 unknown asal muasalnya… kalo ditanyain si mbah2 buyut itu juga cuman bilang, wes pokoke ngono… manuto wae!! :lol:

    tapi saya mah salut… soalnya saya mah males nyari2 n neliti2 kenapa begini kenapa begitu tentang mitos2 itu walopun saya penasaran banget :D … standing applause deh!! ^___^

    Mbel:
    Makasi, Ratri….

  61. 2009 November 4

    protes: kenapa ada photo ku di link postingan ini di fesbuk? :twisted:

    Mbel:
    Kalo pasang Link di sana, otomatis ada gambar yang kebawa….
    :P

  62. 2009 November 4

    ternyata, mbelgedez itu sodaraan sama mbelgenjik …

  63. 2009 November 4

    @Simbah,

    Hehehe… sebenarnya analogi pertanyaan tsb oleh Simbah tidaklah tepat. Jadi jika daku mengubah pertanyaan menjadi lebih jelas/baik, apakah Simbah bersedia menjawabnya dengan jelas/baik juga?

    Peace…

  64. 2009 November 4
    calungNo Gravatar permalink

    pak de,
    spt komen yang lalu..
    berarti si salafy nya blum secara kaafah, bahkan ada kecenderungan menutupi ‘kebodohannya’ dengan menjadi member salafy. kan dengan kamuflase jenggot panjang, baju gamis, pasti dianggap ustad sm orang kebanyakan. setubuh mboten pak de?

    trus koreksi dikit pak de, bukan orang Islam yang gak bisa jawab pertanyaan2 ilmiah tadi. mungkin orang salafy tertentu aja kali.

    kan diharapkan umat Islam itu menjadi umat yang pandai, karena akan dinaikkan beberapa derajat toh..? kalau sudah pandai, insya Allah gampang cari duidnya, biar kaya.. alias gak melarat. Soalnya kalo melarat, kata Kanjeng Nabi, itu dekat dengan kekufuran. hiya toh..
    sedangkan alqur’an mengatakan, laa insyakartum laa adzidanakum, wala in kafartum ina azabila syadid.. weleh..makin jauh aja nih heheh..

    Jadi si Salafy2 yang sodara2 pak de tadi, dah pada cerdas and kaya blum? kl blum suruh mencerdaskan diri dan memperkaya diri dulu, baru deh mbalik salafy lagi .. kl udah cerdas dan kaya, pastinya akan berbeda lagi pandangannya .. betul betul betul

  65. 2009 November 5

    Byuh, lama gak mampir kesini, dapatnya suguhan yang berat yang kayak gini. Baca posting dan komentar masuk aja, butuh lebih dari 90 menit.

    Pokok-e mung pengen komentar, ora ditanggepi yo rapopo.

  66. 2009 November 5
    EkaNo Gravatar permalink

    Mungkin karena kita sejak kecil tidak diajari untuk kritis terhadap hal2 yang terjadi disekitar kita. Efek samping pendidikan nasional. Makanya bersyukurlah Mbel bisa kritis dan cari tahu sebab dicontohkannya sunnah seperti tersebut diatas. Pilihan saya sih jalani sunnah sekonsisten mungkin, karena hidup cuma sekali. Penyebab kenapa umat Islam bisa terbelakang sih kata Ustadz karena terlalu cinta dunia.

  67. 2009 November 5

    @bung dewo
    sepokat ama si mbah…
    pertanyaan situh memang nda perlu di jawab.

    kalok perumpamaan sayah gini

    kalok pipis ama beol di WC ya nak, biar nda diliat orang, higienis dan nda mencemarkan lingkungan malah balik nanya emang lu ortu gue?

  68. 2009 November 5

    mbah… itu hadis ke negeri cina, sanad ama matannya sih saya jugak nda taw.
    tapi kalok inget jaman dulu di penjara suci itu, seinget sayah. waktu ntu cina emang lagi jaya ilmu pengetahuannya sih.
    begono.

    lagian itu khan kata2 motivasi doank. toh skarang universitas no 1 ada di amerika.

    Mbel:
    Sebagai pemotivasi diri ndak masalah. Namun kalo ngomongin sah dan tidaknya sebuah Hadist, kita juga mesti tau asal-usul “pencetus” nya. Soale banyak juga perawi Hadist yang ndak jelas asal usulnya. Lebih kurangnya begitu boss….
    ;)

  69. 2009 November 6

    POKOKE™ komen dhisik, mocone ngko, hahahhaa…

  70. 2009 November 6

    @Kevin,

    Hehehe… berarti sampeyan blum tahu esensinya. Tapi aku nunggu jawaban Simbah tentang kesediaannya menjawab pertanyaan2ku jika pertanyaanku kuubah menjadi lebih jelas. Karena di atas daku sengaja tidak secara explisit pertanyaannya.

    Namun jika Simbah bersedia menjawab, pertanyaanku akan kubuat lebih spesifik & eksplisit. Karena ini sudah masuk ke ranah ilmu pengetahuan dan sudah keluar dari agama. Ya tho?

    Mbel:
    Nanya ya nanya aja boss…

    Bagaimana Mbah? Bersedia menjawab? Kevin juga boleh mbantu njawab kok.

    Salam.

  71. 2009 November 6

    mana khutbah hari enehh… :D :D

  72. 2009 November 6

    Buakakakakak……….

    You rock man !

    berani nulis ginian di blog, Mantap Djaya om :)

    Mbel:
    Makasiii…. Makasiiiii….

  73. 2009 November 6
    langitbiruNo Gravatar permalink

    mantaf bahasannya… jadi ingin baca lagi…
    kapan keluar yang baru mbah…

    Mbel:
    Kapan-kapan….

  74. 2009 November 8

    yang penting semua itu sudah disyariatkan dalam Qur’an dan Hadits, AL Qur’an melarang utk berbuat A ya stlh kita mengetahuinya wajib utk mempercayainya, soal knp koq harus bgt, apa alsannya, ya harus pelajari asbabul nuzulnya ayat tsbt… Data-data dan fakta hasil dr Ilmu Pengetahuan dan Teknologi adalah sbg hujah kauniyah sbg pemerkuat hujah qaulliyah.
    Kenapa yg membuktikan bukan umat Islam? ya mari kita koreksi diri kita yg ngaku muslim ini masing2 :D

  75. 2009 November 8

    “kaum salafy” memang sering mengklaim kebenaran milik sendiri. tapi setidaknya, mereka tak pernah melakukan kekerasan utk memaksakan kebenaran mereka. ini kelebihan mereka. emang kadang mereka sangat detail dlm urusan sehari2. tapi biasa aja kok. saya punya teman salafy dan dia gak pernah menggurui saya.

  76. 2009 November 8

    @Simbah,

    Terima kasih Mbah karena telah memberikan ruang & waktu untukku bertanya. Semoga Simbah berkenan menjawabnya dengan baik.

    Berhubung topiknya banyak, supaya tidak bikin bingung (seperti sebelumnya), maka daku akan bertanya satu-satu. Supaya tanyanya jelas & jawabannya juga jelas. Nah pertanyaan pertamaku ini adalah favoritku karena berhubungan dengan heart, yang bagi sebagian besar bangsa menganggapnya sebagai representasi dari cinta-kasih. Tapi mengapa di Indonesia diterjemahkan sebagai “hati” ya? Eh, ini bukan pertanyaannya loh. Jadi yg ini tidak perlu dijawab. Hehehe…

    Salafy:

    Hal yang sama juga soal tidur. Tidurlah dengan cara mengikuti sunah rasul, yaitu dengan bertelekan tangan untuk menyangga kepala, dan memiringkan badan ke kanan, ngarah kiblat. Jangan sekali-kali dengan posisi selonjor kaki dengan telapak mengarah kiblat…!!!

    Kemudian Simbah mencoba menjelaskan dengan ilmiah bahwa:

    Tidur dengan memiringkan badan ke kanan, sebenarnya berkaitan dengan masalah kinerja jantung. Letak jantung adalah di sebelah kiri di balik dada manusia. Maka apabila tidur dengan memiringkan badan ke kanan, jantung akan lebih relax dalam bekerja memompa darah. Sangad berbeda bila tidur dengan miring kekiri, jantung justru bekerja sangad berat karena tertindih oleh oragan tubuh yang laen.

    Ada beberapa pernyataan yang sengaja kutuliskan tebal supaya nampak poin-poin yang ingin daku tanyakan. Yaitu sebagai berikut:

    1) Saat ini kan manusia biasa tidur miring kanan-kiri, telentang, tengkurep bahkan jungkir balik. Sesuai pernyataan simbah di atas mengenai “tertindihnya jantung oleh organ tubuh yang lain”, bisakan Simbah menunjukkan organ tubuh manusia yang mana yang bisa menindih jantung? Pada posisi apa saja organ2 tubuh tersebut menindih manusia?

    Mbel:
    Utamanya jalur pipa tenggorokan dan urat-urat peredaran darah.
    Sedangkan, bila tidur dengan miring ke kanan semua onderdil itu akan berada dibawahnya.

    2) Kemudian, menurut pengalamanku pribadi, tidur miring dengan “bertelekan” tangan untuk menyangga kepala justru membuat tangan kesemutan alias gringgingen. Bukankah ini berarti peredaran darah tidak sempurna mengalir ke tangan dan balik lagi ke jantung? Bukankah ini berarti kinerja jantung malah menjadi buruk? Bagaimana menurut Simbah?


    Mbel:
    Itu karena situ belom terbiasa. Ndak usah di eyel dulu…

    Contoh mudah adalah ngising dengan cara jongkok. Untuk beberapa orang yang terbiasa di toilet duduk, juga akan kesulitan bin kesemutan kalo disuruh ngising jongkok.
    Padahal ngising dengan cara jongkok juga lebih menyehatkan dibanding dengan cara duduk, karena urat sarap rektum ndak perlu kerja keras buat ngeden….

    Nah, kalo udah terbiasa tidur miring ke kanan maka situ ndak akan merasa gringgingen

    3) Lalu mengenai miring ke arah kiblat, apakah ada penjelasan ilmiahnya? Demikian juga dengan tidak bolehnya kaki selonjor dan mengarah ke kiblat? Apakah ada efeknya bagi tubuh kita?

    Mbel:
    Yang inih sayah pikir lebih Islamic. Esensinya menurut sayah lebih ke “penghormatan”. Sama halnya kalo orang demo nginjek-nginjek bendera adalah representasi menghina.
    Sama halnya kalo kita tidur rame-rame di aula, pasti ndak ada yang mau kalo kepala ketemu kaki. Pasti ngaturnya Ungkur-ungkuran….

    Untuk sementara sebegini dulu pertanyaanku, Mbah. Mohon kiranya Simbah sudi menjawab dengan baik. Kalau yang ini sudah dijawab, masih banyak nih poin-poin yang perlu kita diskusikan bersama.

    Terima kasih.

    Mbel :
    Oke.

  77. 2009 November 8

    situh aja yang njawab mbah…
    sayah males ikutan lagi, saya kira udah cukup jelas penjelasan sayah dengan organ lambung yang melakukan gerak peristaltik. malah pakek dibandingin olahraga loncat2 lambung knapa ga ikutan rusak.

    kalok situ mbandinginnya gitu, SAMA AJA KALOK SITU DITENDANG TAPI DIEM, DIBANDINGIN SITU DITENDANG TAPI SITU IKUTAN GERAK MOMENTUMNYA KEBELAKANG!

    kalok ngasih bantahan yang intelek dikit napa bung?

    jangan debat kusir.

    Mbel:
    ……… ;)

    terus soal babi. babi itu 100% penghantar penularan cacing pita. entah dikembang biakkan dengan ‘baik’ kaya diluar negeri ato dengan ‘jorok’. soal situ bilang mau selera itu babi yang sukak makan tainya sendiri, tapi kalok udah mateng tetep enak. maka dengan seenak udel saya, saya akan bilang SEMUA DAGING KALO DIMASAK DENGAN BUMBU YANG PAS DAN SEMPURNA JUGA ENAK!!!! TERMASUK MISAL PELER SI MBAH SITUH POTONG TERUS SITU GORENG ATO DISAUS PADANG. ASAL SITU NGGA TAU ITU PELER ORANG YANG SITU MAKAN, SITU BAKAL BILANG ENAK!!!!
    ngomong2 soal babi, esensi situ udah melenceng. saya koq melihatnya udah ke sentimen pribadi sama ‘aturan’ islam yang mengharamkan babi. ih ngapain itu islam tolol pakek ngeharamin babi, padahal enak , kaya gini yang ada di benak saya waktu mbaca bantahan situ soal babi.
    sebelum situ mbantah lagi soal babi, mendingan situ googling ato yahooing banyak2 dulu mbaca literatur knapa babi haram. kalok situh ngga puas ama tulisan lokal, cari tulisan luar negeri.

    TAI JADI NGETIK PANJANG GARA2 DEBAT KUSIR


    Mbel:
    Hwaduh,…
    Sabaar… Tenang….

    Orang sabar di sayang pacar, Orang tenang disuka mertonang…. :P

  78. 2009 November 8

    @Kevin,

    Iya, lebih baik memang Simbah saja yang njawab. Habis jawaban situ ngga nyambung. Lagi pula kami sedang diskusi kok malah dibilang “debat kusir” sih?

    Jadi selain nggak nyambung jawabannya, rasanya mentalitas sampeyan masih kurang dalam berdiskusi.

    Yowis, daku tetap nunggu jawabannya Simbah saja. Sorry ya Kevin, jawaban sampeyan tidak aku rewes.

    Salam.

  79. 2009 November 9

    mewakili simbah…

    debatan situ nda mutu… makanya beliau males njawab…

    cobain aja tho tunggu jawaban beliau

    Mbel:
    Tenang aja Vin….
    Petanyaan boss Dewo udah tak jawab….

  80. 2009 November 9

    @Simbah,

    Hallo lagi Mbah. Waktu simbah menjawab:

    Mbel:
    Utamanya jalur pipa tenggorokan dan urat-urat peredaran darah.
    Sedangkan, bila tidur dengan miring ke kanan semua onderdil itu akan berada dibawahnya.

    Kok jadi tambah bingung tho Mbah? Pertanyaanku kan: “organ-organ mana yang menindih” jantung? Apa maksudnya organ-organ yg disebut Simbah itu akan menindih jantung jika miring ke kiri?

    Berarti ada jalur pipa tenggorokan & urat-urat peredaran darah yang bakal menimpa jantung? Gitu ya?

    Mbel:
    Itu karena situ belom terbiasa. Ndak usah di eyel dulu…

    Contoh mudah adalah ngising dengan cara jongkok. Untuk beberapa orang yang terbiasa di toilet duduk, juga akan kesulitan bin kesemutan kalo disuruh ngising jongkok.
    Padahal ngising dengan cara jongkok juga lebih menyehatkan dibanding dengan cara duduk, karena urat sarap rektum ndak perlu kerja keras buat ngeden….

    Nah, kalo udah terbiasa tidur miring ke kanan maka situ ndak akan merasa gringgingen…

    Wah… sudah dibilang “ndak usah di eyel dulu” nih? Berarti daku ndak boleh ngeyel ya? Jadi mirip dengan “POKOKE” Salafy dong ya?

    Mbel:
    Yang inih sayah pikir lebih Islamic. Esensinya menurut sayah lebih ke “penghormatan”. Sama halnya kalo orang demo nginjek-nginjek bendera adalah representasi menghina.
    Sama halnya kalo kita tidur rame-rame di aula, pasti ndak ada yang mau kalo kepala ketemu kaki. Pasti ngaturnya Ungkur-ungkuran….

    Karena lebih Islamic, berarti tidak ada dasar ilmiahnya ya? Sama dong dengan jawaban Salafy? Bukannya Simbah berusaha menjawab semua “islamic” tadi dengan bahasa ilmiah?

    Untuk sementara mohon beberapa “eyelan” yang masih kurang memuaskan di atas dijawab dulu. Kalau sudah oke, kita lanjut ke topik yang lain.

    Terima kasih.

    Mbel:
    Yang inih situh sudah konyol.
    Pertanyaan situh apa, konteksnya apa, tapi situh nanya yang ndak-ndak. Mestinya bukan level situh nanya model beginih.

    Jadi ndak perlu sayah jawab.

  81. 2009 November 9

    @Kevin,

    mewakili simbah…

    debatan situ nda mutu… makanya beliau males njawab…

    cobain aja tho tunggu jawaban beliau

    Hehehe… Kevin-kevin…
    Kalau ndak bisa njawab ya ndak usah marah. Ndak usah ngoceh yang engga-enggak. Malah menurunkan image kamu sendiri.

    Geli juga sih pakai mengatasnamakan Simbah segala. Lha wong simbah sudah njawab gitu loh.

    Yowis, sana minum es teler dulu biar adem hatimu.

  82. 2009 November 9

    @Simbah,

    Wah-wah-wah,

    Mbel:
    Yang inih situh sudah konyol.
    Pertanyaan situh apa,konteksnya apa, tapi situ nanya yang ndak-ndak. Mestinya bukan level situh nanya model beginih.

    Jadi ndak perlu sayah jawab.

    Maaf ya Mbah, saya mau klarifikasi saja. Yang dimaksud simbah konyol dan bukan level saya untuk nanya itu yang mana ya?

    a) Onderdil2 yang disebutkan Simbah bakal menimpa jantung?

    b) Ndak usah di-eyel dulu? (kalau yg ini memang konyol karena dimentokkin oleh Simbah sendiri)

    c) Bahasan ilmiah untuk larangan mengarah ke kiblat?

    Kalau dianggap konyol semua, berarti Simbah memang berhak untuk tidak menjawab semuanya. Tapi kalau katakanlah poin (a) tidak konyol, ya mohon yang satu itu dijawab.

    Sekali lagi maaf lho Mbah. Kita kan sedang diskusi tentang hal yang ilmiah, jadi seharusnya dijawab pula dengan ilmiah. Level saya memang tidak seberapa dibanding Simbah. Justru karena itulah daku bertanya sam