<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: ANTARA R-SBI/ SBI, KOMITE, DAN UAN&#8230;</title>
	<atom:link href="http://mbelgedez.com/2010/06/07/antara-r-sbi-sbi-komite-dan-uan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mbelgedez.com/2010/06/07/antara-r-sbi-sbi-komite-dan-uan/</link>
	<description>mbelgedez.com</description>
	<lastBuildDate>Sat, 12 May 2012 20:12:42 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>By: Zayyana</title>
		<link>http://mbelgedez.com/2010/06/07/antara-r-sbi-sbi-komite-dan-uan/#comment-16101</link>
		<dc:creator>Zayyana</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Feb 2011 09:45:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mbelgedez.com/?p=3128#comment-16101</guid>
		<description>kayaknya harus ada pengadil deh, masak anak IPS selalu diidentikkan anak bodoh dan anak IPA selalu diidentikkan anak pinter, padahal Sri Mulyani juga anak IPS bukan? meski saya bukan anak STM, tapi teman SMA saya itu bisa masuk IPA pun, karena pakai ilmu bunglon, lirik kanan-kiri, dan hasilnya jauh lebih bagus dari temannya yang sebenarnya pintar IPA namun karena jujurnya dia malah dimasukkan IPS. kiranya perlu dipertimbangkan</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kayaknya harus ada pengadil deh, masak anak IPS selalu diidentikkan anak bodoh dan anak IPA selalu diidentikkan anak pinter, padahal Sri Mulyani juga anak IPS bukan? meski saya bukan anak STM, tapi teman SMA saya itu bisa masuk IPA pun, karena pakai ilmu bunglon, lirik kanan-kiri, dan hasilnya jauh lebih bagus dari temannya yang sebenarnya pintar IPA namun karena jujurnya dia malah dimasukkan IPS. kiranya perlu dipertimbangkan</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Patlu</title>
		<link>http://mbelgedez.com/2010/06/07/antara-r-sbi-sbi-komite-dan-uan/#comment-13861</link>
		<dc:creator>Patlu</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Jul 2010 09:55:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mbelgedez.com/?p=3128#comment-13861</guid>
		<description>SBI = mahal mbah...itu yang saya tahu...
Mahal karena fasilitas yang di sediakan oleh sekolah berlabel SBI terhitung lengkap. saya setuju sekali dengan istilah &quot;ono rupo ono rego&quot; untuk sistem SBI dan RSBI. 
tapi kadang saya berpikiran bahwa pemerintah harus membuat program sebaliknya sbg pembanding yakni membuat sekolah tandingan yang isinya orang2 dengan nilai UAN kecil dan tidak punya uang yang banyak, dengan fasilitas dan tenega pengajar yang kualitasnya sama dg SBI. 

Menurut saya,,,pemerintah harusnya bikin sekolah yang menerima anak2 ga pinter tapi berhasil mencetak mereka menjadi anak2 berprestasi...
klo SBI,,isinya mah udah anak2 pinter semua...
tanpa fasilitas yang lengkap dan tenaga pengajar yang berkualitas pun mereka akan tetap pintar. 

ah,,,saya malah terlalu jauh ndabosnya...
maaf mbah...
terkadang niat baik belum tentu terlihat baik dan menjadi baik.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>SBI = mahal mbah&#8230;itu yang saya tahu&#8230;<br />
Mahal karena fasilitas yang di sediakan oleh sekolah berlabel SBI terhitung lengkap. saya setuju sekali dengan istilah &#8220;ono rupo ono rego&#8221; untuk sistem SBI dan RSBI.<br />
tapi kadang saya berpikiran bahwa pemerintah harus membuat program sebaliknya sbg pembanding yakni membuat sekolah tandingan yang isinya orang2 dengan nilai UAN kecil dan tidak punya uang yang banyak, dengan fasilitas dan tenega pengajar yang kualitasnya sama dg SBI. </p>
<p>Menurut saya,,,pemerintah harusnya bikin sekolah yang menerima anak2 ga pinter tapi berhasil mencetak mereka menjadi anak2 berprestasi&#8230;<br />
klo SBI,,isinya mah udah anak2 pinter semua&#8230;<br />
tanpa fasilitas yang lengkap dan tenaga pengajar yang berkualitas pun mereka akan tetap pintar. </p>
<p>ah,,,saya malah terlalu jauh ndabosnya&#8230;<br />
maaf mbah&#8230;<br />
terkadang niat baik belum tentu terlihat baik dan menjadi baik.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: DeZiGH</title>
		<link>http://mbelgedez.com/2010/06/07/antara-r-sbi-sbi-komite-dan-uan/#comment-13844</link>
		<dc:creator>DeZiGH</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Jun 2010 05:47:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mbelgedez.com/?p=3128#comment-13844</guid>
		<description>Jangan salah, warga yang terdidik biasanya tidak mudah terprovokasi atau pun dibohongi, mungkin itu salah satu alasan rintangan untuk mendapatkan pendidikan yang baik namun terjangkau dengan sistem yang terintegrasi tidak jadi-jadi di suatu negara</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jangan salah, warga yang terdidik biasanya tidak mudah terprovokasi atau pun dibohongi, mungkin itu salah satu alasan rintangan untuk mendapatkan pendidikan yang baik namun terjangkau dengan sistem yang terintegrasi tidak jadi-jadi di suatu negara</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: pandu</title>
		<link>http://mbelgedez.com/2010/06/07/antara-r-sbi-sbi-komite-dan-uan/#comment-13814</link>
		<dc:creator>pandu</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Jun 2010 12:22:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mbelgedez.com/?p=3128#comment-13814</guid>
		<description>Sedih liat keadaan pendidikan yg GILA, SURAM, TERBELAKANG..
Pemerintah Indonesia sebenarnya sudah melanggar misi dan tujuan UNESCO untuk 2012, yaitu Education for All. Padahal kita jadi salah satu negara yg sangat mendukung Education for All program ini...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sedih liat keadaan pendidikan yg GILA, SURAM, TERBELAKANG..<br />
Pemerintah Indonesia sebenarnya sudah melanggar misi dan tujuan UNESCO untuk 2012, yaitu Education for All. Padahal kita jadi salah satu negara yg sangat mendukung Education for All program ini&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: DeZiGH</title>
		<link>http://mbelgedez.com/2010/06/07/antara-r-sbi-sbi-komite-dan-uan/#comment-13758</link>
		<dc:creator>DeZiGH</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Jun 2010 02:25:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mbelgedez.com/?p=3128#comment-13758</guid>
		<description>Iyah, si Mbah ke mana, yah...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Iyah, si Mbah ke mana, yah&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: tuti</title>
		<link>http://mbelgedez.com/2010/06/07/antara-r-sbi-sbi-komite-dan-uan/#comment-13751</link>
		<dc:creator>tuti</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Jun 2010 04:27:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mbelgedez.com/?p=3128#comment-13751</guid>
		<description>mbah kemana yaaaaaaa.......???</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mbah kemana yaaaaaaa&#8230;&#8230;.???</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: jomblo ati</title>
		<link>http://mbelgedez.com/2010/06/07/antara-r-sbi-sbi-komite-dan-uan/#comment-13750</link>
		<dc:creator>jomblo ati</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Jun 2010 02:06:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mbelgedez.com/?p=3128#comment-13750</guid>
		<description>mana artikel barunyaaaa......??? :mrgreen:</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mana artikel barunyaaaa&#8230;&#8230;??? <img src='http://mbelgedez.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: indr@</title>
		<link>http://mbelgedez.com/2010/06/07/antara-r-sbi-sbi-komite-dan-uan/#comment-13740</link>
		<dc:creator>indr@</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Jun 2010 23:44:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mbelgedez.com/?p=3128#comment-13740</guid>
		<description>klo UN saya setujunya jgn dihapus!! klo SBI mungkin perlu di akreditasi setiap bulan LOL</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>klo UN saya setujunya jgn dihapus!! klo SBI mungkin perlu di akreditasi setiap bulan LOL</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Murid-nya Master Ariel</title>
		<link>http://mbelgedez.com/2010/06/07/antara-r-sbi-sbi-komite-dan-uan/#comment-13730</link>
		<dc:creator>Murid-nya Master Ariel</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Jun 2010 07:14:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mbelgedez.com/?p=3128#comment-13730</guid>
		<description>Sering-sering nulis soal pendidikan Mbel, biar saya dapat banyak masukan.

Tapi pertama-tama, mari berkomentar dulu.

Soal otonomi daerah, Gubernur justru tidak banyak berperan langsung dan detail semasa otonomi ini. Raja-raja kecilnya adalah Bupati/Walikota.

Jadi misalnya saja, di kabupaten tempat saya, bupati mengeluarkan perda siswa-siswi wajib Khatam Al-quran sebelum boleh ikutan UAN. Jadi di sini, ada mata pelajaran BTA (Baca Tulis Al-Qur&#039;an), nilainya juga masuk raport.

Lalu soal pendidikan gratis, kalo saya bilang, itu cuma alat politik penguasa. Trik mengambil hati rakyat kecil tapi justru mengorbankan yang lebih penting, pendidikan.

Ndak ada pendidikan berkualitas yang gratis itu.

Lalu standar-standar sekolah.. Ah, sekali lagi itu cuma proyek buat menghabiskan anggaran pendidikan yang diwajibkan UUD 20 persen dari total APBN/D itu...

Setiap sekolah yang ingin jadi R/SBN/SBI itu harus mengajukan proposal ke departemen pendidikan, lalu kalau disetujui, dana keluar. Seperti yang tidak kita ketahui bersama, potongan anggaran itu lumayan buat berjudi di Genting sana...

Dan UAN

Ah, Ujian memang perlu, wajib bahkan, itu salah satu unsur dasar pendidikan. Tapi sistem UAN sekarang yang gembelnya minta ampun..

Tiap anak itu skillnya beda-beda, ada yang hebat di linguistik, ada yang mantab itungannya, ada yang hebat seninya...

Nah, sistem UAN sekarang memaksa siswa hanya mendalami 4-5 mata pelajaran yang DITETAPKAN MENTRI PENDIDIKAN sebagai mata pelajaran yang di-UAN-kan. Lalu buat apa ada mata pelajaran macam sejarah, PPKN, agama, olahraga, kalau ujung-ujungnya yang penting cuma UAN itu?

Kalau saya maunya, ujikan saja semuanya, tetapkan standarnya, tapi siswa bukannya tidak lulus kalau nilainya di bawah standar. Mereka hanya tidak bisa melanjutkan ke jurusan yang memerlukan bidang ilmu tersebut.

Misalnya, ada siswa yang nilai biologinya ancur, ya ndak boleh masuk kedokteran. Atau ada yang bahasa inggrisnya keparat, ya jangan masuk sastra. Begitu.


Lalu kalau ada yang nilainya jeblok semua, ya kita tidak bisa menyelamatkan semua orang bukan?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sering-sering nulis soal pendidikan Mbel, biar saya dapat banyak masukan.</p>
<p>Tapi pertama-tama, mari berkomentar dulu.</p>
<p>Soal otonomi daerah, Gubernur justru tidak banyak berperan langsung dan detail semasa otonomi ini. Raja-raja kecilnya adalah Bupati/Walikota.</p>
<p>Jadi misalnya saja, di kabupaten tempat saya, bupati mengeluarkan perda siswa-siswi wajib Khatam Al-quran sebelum boleh ikutan UAN. Jadi di sini, ada mata pelajaran BTA (Baca Tulis Al-Qur&#8217;an), nilainya juga masuk raport.</p>
<p>Lalu soal pendidikan gratis, kalo saya bilang, itu cuma alat politik penguasa. Trik mengambil hati rakyat kecil tapi justru mengorbankan yang lebih penting, pendidikan.</p>
<p>Ndak ada pendidikan berkualitas yang gratis itu.</p>
<p>Lalu standar-standar sekolah.. Ah, sekali lagi itu cuma proyek buat menghabiskan anggaran pendidikan yang diwajibkan UUD 20 persen dari total APBN/D itu&#8230;</p>
<p>Setiap sekolah yang ingin jadi R/SBN/SBI itu harus mengajukan proposal ke departemen pendidikan, lalu kalau disetujui, dana keluar. Seperti yang tidak kita ketahui bersama, potongan anggaran itu lumayan buat berjudi di Genting sana&#8230;</p>
<p>Dan UAN</p>
<p>Ah, Ujian memang perlu, wajib bahkan, itu salah satu unsur dasar pendidikan. Tapi sistem UAN sekarang yang gembelnya minta ampun..</p>
<p>Tiap anak itu skillnya beda-beda, ada yang hebat di linguistik, ada yang mantab itungannya, ada yang hebat seninya&#8230;</p>
<p>Nah, sistem UAN sekarang memaksa siswa hanya mendalami 4-5 mata pelajaran yang DITETAPKAN MENTRI PENDIDIKAN sebagai mata pelajaran yang di-UAN-kan. Lalu buat apa ada mata pelajaran macam sejarah, PPKN, agama, olahraga, kalau ujung-ujungnya yang penting cuma UAN itu?</p>
<p>Kalau saya maunya, ujikan saja semuanya, tetapkan standarnya, tapi siswa bukannya tidak lulus kalau nilainya di bawah standar. Mereka hanya tidak bisa melanjutkan ke jurusan yang memerlukan bidang ilmu tersebut.</p>
<p>Misalnya, ada siswa yang nilai biologinya ancur, ya ndak boleh masuk kedokteran. Atau ada yang bahasa inggrisnya keparat, ya jangan masuk sastra. Begitu.</p>
<p>Lalu kalau ada yang nilainya jeblok semua, ya kita tidak bisa menyelamatkan semua orang bukan?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dobelden</title>
		<link>http://mbelgedez.com/2010/06/07/antara-r-sbi-sbi-komite-dan-uan/#comment-13724</link>
		<dc:creator>dobelden</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Jun 2010 05:49:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mbelgedez.com/?p=3128#comment-13724</guid>
		<description>om gaji ketua komite sama ketua harian setgab gede mana? :D
&lt;strong&gt;
Mbel:
Gaji komite (setau saya) hanya pengganti transpor.&lt;/strong&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>om gaji ketua komite sama ketua harian setgab gede mana? <img src='http://mbelgedez.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
<strong><br />
Mbel:<br />
Gaji komite (setau saya) hanya pengganti transpor.</strong></p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

