ASAL MUASAL BINATANG FPI…

2010 June 25
by mbelGedez™

.

( Post ini ndak terlalu panjang. Ibarat kata, saya hanya menunjukkan arah jalan yang bisa jadi sesat, dan situh semua hendak menuju arah yang sesat. Masalahnya, dalem menuju arah sesat ituh situh semua bebas menentukan “jalan mana” yang hendak situh lalui… )

.

Wokeh. Kemaren Kamis 24 Juni 2010 di Twitter riuh dengan hestek #bubarkanFPI . Riuh seriuhnya. Saya memantau berjam-jam untuk melihat kearah mana keriuhan itu. Hingga pukul 20.00 saya masih memantau dan akhirnya turut menceburkan diri.

Saya termasuh dalem barisan yang setuju dengan #bubarkanFPI. Keputusan saya bulat, karena sudah mulai ada yang akan membenturkan masalah ini dengan Kristen – Islam, dengan tweet yang sudah mulai kasar. Apesnya, yang “ditembak” adalah selebritis yang kebetulan beragama Kristen.

Agar kembali pada fokus  #bubarkanFPI, saya tweet : Saya jg beragama Islam dan saya mau #bubarkanFPI . Mereka adalah gerombolan preman berjubah !! Bajingan bersorban !! | cc: @deelestari @FauzanHakim.

Saya sadar sepenuhnya, hestek ituh sangat sensitip. Kaum jilbaber yang saya kenal secara personal dalem Twitter, kebanyakan tiarap. Mereka sebenernya ndak senang dengan FPI. Tapi mereka nampaknya ndak cukup nyali untuk bersuara. Ndak papa. Mereka memang kaum yang lemah.

Menurut sejarah yang pantas untuk diragukan, FPI didirikan oleh orang yang mengaku ulama, tapi ndak mau disebut sebagai ulama. Mungkin karena istilah ulama terlalu ngindon. terlalu berasa indonesia. Jadi dipandang kurang sip. Kurang angker.

Sedangkan kalo dipanggil Kyai, mereka nampaknya juga ndak sudi. Mungkin mereka pikir julukan Kyai terlalu udik, ndeso bin kampungan. Apalagi julukan Kyai ituh deket dengan Islam jadul macem NU. Sedangkan NU lebih sering mereka anggep kaum Khawarij, alias tulang Bid’ah.

Kalo mau disebut Buya, mereka nampaknya juga ndak mau. Mungkin juga berasa jadul dan mereka belom bisa sebijak Hamka dimasa lalu. Karena pimpinan ummat yang ini udah hidup hedon juga. Menikmati perkembangan teknologi dan hidup sangat nyaman diatas berkecukupan. Ndak mau lah mereka disebut Buya.

Woiyaaa… Mereka juga ndak mau dengan julukan Syech. Julukan Syech udah menjadi sinkretis. Mirip halnya Syaid di Malesia. Pimpinanan ummat inih juga tau diri rupanya, mereka ndak ada garis keturunan dari nabi muhammad SAW rupanya. Jadi merasa ndak pantes makek gelar Syaid ato semacemnya.

Maka merekapun mbikin istilah sendiri. Nyempal dari semua istilah yang telah ada, namun tetep terdengar eksotis, mambu-mambu arab, soale. Mereka menjulukidirinya Habib. Konon katanya, ndak beda ato so close lah dengan simbah. Jadi kalo situh semua suka manggil sayah Mbah/ simbah, sebenernya situh juga sedang manggil saya sebagai Habib. Habib Mbelgedez…. ;)

Lalu kenapa FPI menjadi oraganisasi yang menonjol “kekerasannya”…??? Tentu maksutnya keras disinih bukan keras penisnya karena bau-bau arab. Tapi keras kelakuannya. Jauh dari norma agama yang semestinya santun.

Menurut kabar gossip yang sangat diragukan kebenarannya, yang namanya Rizieq ituh orang Jakarta biasa. Awalnya ya sekedar keturunan arab gitu deeh… Kayak arab di Jawa yang biasa juwalan kaca mata dan mebel ituh. ( di Jogja namanya Akur Optic yaaa…??? ). Tapi Rizieq yang ini berguru Islam sampe ke Pakistan dan Arab.

Seperti lazimnya berguru Islam di Pakistan, mestinya sih bergelar Lc, Lecture kalo ndak salah. Seperti pada umumnya pula, satu – dua mahasiswa tentu bergairah pada suatu aliran pemikiran. Sama halnya anak sosiologi tertarik banget dengan Karl Marx, dan otaknya ter intercept dengan pemikiran-pemikiran Nietzhe.

Nah, si Rizieq ini juga terpengaruh dengan pemikiran-pemikiran Nganuh ( maap, lupa namanya, Syusyah ngejanya ). Konon kabarnya, Rizieq ndak pinter-pinter amat sekolahnya. Goblok juga ndak. Biasa-biasa aja deh. Nah, sekolah di Pakistan ini belom kelar, ada yang mbisikin untuk jalan-jalan ke Arab. Ndak tau deh ngapain. Mungkin kerja sambilan sebagai Tour Leader jamaah haji. Maklum, kerja sebagai TL ini udah lazim banget.

Singkat kata, dia malah betah di Arab dan bayak ngobrol dengan pimpinan ummat setempat. Secara ndak langsung, terbukalah akses dengan boss-boss di Arab yang sanggup mbuang duid untuk tegaknya syiar. Apesnya, di sono dia cuman jalan-jalan tapi kabar yang terdengar dia lulus Ummul Qurro. Ndak jelas inih Ummul Qurro ituh pesantren, ato cuman semacem kursus singkat menuju sukses menembus perguruan tinggi macem Primagama dan Gama 81 dan Gama Exacta…

Sekembali ke Indonesia, mulai deh bekoar-bekoar. Mirip halnya lahirnya sebuah Blog, tentu perlu membuat tulisan yang segmented diantara ratusan Blog ngetop dalem ribuan Blog abal-abal. Perlu ada sesuatu yang menonjol sebagai pembeda. Tanpa ituh, dia ndak ada apa-apanya dibanding dengan boss-boss turunan arab laennya yang lebih dulu establish di Indonesia.

Kalo sekedar juwalan sekte salafy, semua juga udah juwalan sekte ituh. Senior-seniornya udah lebih duluan ngusung sekte impor arab ituh. Maka, meskipun sama-sama jualan sekte salafy, harus ada “pembeda”. Nampaknya dia sadar betul, diferensiasi dalem sebuah produk ituh sangat penting. Maka lahirlah yang namanya FPI.

Pertanyaannya, kenapa FPI ???

Konon kabarnya, konon lho yaaa…. Rizieq tuh ndak sabar dengan gelaran pengajian melulu. Menggelar pengajian yang cuman bisa bekoar inih bid’ah – ituh bid’ah, inih harom – ituh harom udah terlalu umum. Semua senior-seniornya juga bekoar gituh. Basbang. Semua yang ditereakkan cuman nguap ditelan angin. Cuman ada di mulut doang ndak ada implementasinya.

Sebagai langkah konkrit, yang namanya bulan puasa ya mesti bener-bener nahan lapar perut, mata dan napsu. Maka ndak boleh ada warung makan tetep buka siang-siang. Mbikin air liur keluar…. dan terasa makin lapaar… Jadi warung-warung ituh kudu ditutup.

Ealah… Ndilalahnya kebetulan yang punya warung ngelawan. Wong ituh sumber penghidupannya. Berhubung ngelawan, ya dirusak aja sekalian dengan pentungan dan batu. Maka warung ituh akan tutup selamanya, ndak cuman selama bulan puasa. Bangkrut soale…

Perlu situh ketahui, di Indonesia inih sekte salafy terpecah belah. Kalo ndak salah ada 5 ato 7. Hebatnya, semunya mengaku sebagai salafy yang aseli. Yang laennya khawarij alias palesu ngaku-ngaku sebagai salafy.

Dulu dekade 90an mereka asik saling serang menyerang. Seperti Ja’far Thalib yang mbikin Laskar Jihad dan sering menyerang salafy yang laen.Namun setelah para ahli syurga ituh duduk bersama, mereka membahas perlunya saling berbagi roti. Mirip-mirip era mafia Italy di Amerika itulah.

Intinya, jangan saling menjelekkan dan berebut pengikut. Semua pasti kebagian. Ada rejekinya masing-masing. Meminjem istilah tukang debus, sesama sodara seperguruan jangan saling mengganggu. Istilah sopir bis Jakarta, sesama bis kota dilarang saling mendahului…

Maka sektenya rizieq mulai mendapat pengikut yang sepemahaman dengan isi kepalanya. Sebab ndak mungkin orang waras kayak saya dan situh akan ikut pengajiannya. Naek truk ato motor tanpa helm ( kepalanya pake ubel-ubel sorban soale ) mbawa pentungan nglanggar lalu lintas pecicilan di jalan. Betul begituh ??

Lantas, kenapa pulisi diem aja ndak menertibkan mereka ato bahkan membubarkan pereka…???

Jawabnya mudah. Karena FPI bisa menjadi “Invisible Hand” mereka dalem menggerakkan sesuatu. Apa situh masih inget saat SatPol PP mati di rajam manusia setan di Tanjung Priuk karena rebutan tanah ??? Ndak laen ndak bukan, karena setan berujud manusia ituh sebagian besar adalah FPI.

Itulah sebabnya pulisi mundur meninggalkan arena perang, sebab ada sodara jauh mereka yang kesurupan haus darah saling bantai. Pulisinya asik lenggang kangkung, dan sekarang kita semua udah lupa dengan tragedi memilukan nan memalukan tersebut. Para pimpinan ummat yang ngakunya habib ituh, bersimbah darah isi dompetnya….

Lihatlah komentar salah seorang Pamen AD yang saya kontak lewat YM! :

.

Nyata terlihat, FPI memang bisa dimanfaatkan sebagai kepanjangan tangan pulisi. Tangan mereka akan tetep bersih. Itulah sebabnya saat anggota DPR Rieke Pitaloka diusir dari diskusi di sebuah cafe di Banyuwangi, pulisi ndak bertindak apa-apa. Alesannya, kegiatan diskusi ituh ilegal karena ndak ada ijinnya. Astaga !!!

Sedangkan seorang pensiunan jendral bintang empat memilih menjawab diplomatis:

*maap, saya hapus avatarnya, demi menjaga Ukhuwah…

Kalo kondisinya seperti inih, udah saatnya kita semua melawan FPI dengan membuat gerakan. Misalnya membuat laporan kepada polisi secara resmi. Kita bisa minta pengacara yang mau kerja suka rela.

Kita bisa minta bantuan sutradara yang jengah karena filmnya diturunin dari bioskop oleh FPI, untuk mbikinin film pendek  gerakan pembubaran FPI. Kita bisa minta bantuan juragan besar berduit untuk ngongkosi agar film pendek tersebut bisa ditayangkan di TV nasional.

Kita bisa minta rekan-rekan AJI untuk membuat publikasi lewat media masing-masing. Tanpa bersatu padu, bahu membahu, dan rela kerja gratisan,  rasanya sulit kalo sekedar minta bubarin begitu aja sama pemerentah.

Harus ada tindakan riil….


>>Jumatan nanti, kita doakan semoga pemerentah ikhlas mbubarin FPI

58 Responses leave one →
  1. 2010 June 25

    Semoga pemerintah mengirim mereka ke Israel supaya semua mati syahid di sana.

    Amin.

    Mbel:
    Hayah…

    Mana mau mereka ke Israel… Ndak ada yang ngasih duit soale…

  2. 2010 June 25

    Habib Mbel, istrinya Habib Rizieq cantik nggak? Eh!

    Mbel:
    Bukannya Miyabi pake jilbab…???
    :D

  3. 2010 June 25

    oh, jadi FPI underbownya pulisi tuh bukan gosip toh….ckckckck, pantesan tuh manusia bersorban kagak pake helm bawa2 pentungan nyala2 nggak diapa2in sama mereka.

    Mbel:
    Lumayaan…
    Dapet tenaga gretongan…
    :lol:

  4. 2010 June 25

    Sayah setuju FPI dibubarkan! Atau, jika tidak dibubarkan, segala tindakan yang seenaknya sendiri harus diadili, dihukum. Keengganan penguasa untuk membubarkan FPI bisa jadi akan merangsang kelompok-kelompok lain untuk bertindak seenaknya sendiri.

    Mbel:
    Udah banyak boss…

    Ada FBR, ada forum anak pensiunan tentara… Macem-macem deh…

  5. 2010 June 25

    heran seheran-herannya heran.. :(

  6. 2010 June 25

    masih banyak informasi simpang siur soal ep pe i ini, belum bisa memutuskan secara general apakah ep pe i secara keseluruhan memang perlu disalahkan…

    Mbel:
    Kalo situh hidup di Jakarta, situh bakalan pengen ngeludahin muka mereka..

  7. 2010 June 25

    oooh gitu *manggut2* :D

    Mbel:
    Situh member Front Pesepakbola Indonesia…???

  8. 2010 June 25
    aris suwarso permalink

    Tapi Bos, Alm. Gus Dur aja dilawan oleh mereka, kalo hanya lapor polisi rasanya kok masih gak mempan. Seharusnya kita desak pemerintah supaya membubarkan mereka, jangan kita melawan mereka.

    Mbel:
    Gus Dur kan NU.
    Malah deket sama Israel segala.
    Makanya mereka ndak suka.

  9. 2010 June 25

    tai sapi emang…

    sok2 berjihad bla bla bla…
    padahal masih banyak janda2 n anak yatim yang butuh dikasi makan….
    apa lagi kalo janda kaya tur jek kinyis2

    Mbel:
    Jihad : bijih mencelad
    :P

  10. 2010 June 25

    Bubarkan FPI!

    Mbel:
    Ya, betuul..!!!
    Bubarkan gerombolan preman berjubah ini…!!!

  11. 2010 June 25
    Wijaya permalink

    Walah, sampean lagi lempar korek nih mbah, bentar lagi ada yg kebakaran :)

    Mbok ya FPI dikasih penyaluran utk mati syahid sesuai cita-cita yang mereka teriakkan.
    Kirim ke afganistan lawan amerika disono, atau ke tempat lain yg mereka sebut2, misal palestina atau yang lain. Tapi harus tuntas, kirim sama pemimpinnya sak endog-endog nya…..

    Mbel:
    Walaaaah….

    Ituh braninya pake merek FPI cuman gerudugan…
    Coba kalo jalan sendirian mana brani dia pake merek FPI.
    Tai kucing dah !!!

  12. 2010 June 25

    Kuncine ada ndik orang enyang baju-baju soklat itu…

    Prelu ada ‘pemicu’ enyang’ bikin mereka jengah, akhire mbalik nglawan Habib-habib endak bener itu… Misale, salah mukul salah satu baju soklat, ato salah satu bojo baju soklat dibawak kabur… Eni cuman misale lhooo…

    Jahat ya? Ember… Mereka jugak jahat kok… Haa haa!

    Mbel:

    ……… :lol:

  13. 2010 June 25

    setuju gan , gayang FPI
    perlu di ingat ya gan, tidakan FPI tidak mencermikan semua umat yang dia anut, masih banyak yang lebih baik dari dia
    FPI = kaum barbar

    Mbel:
    Ho oh…

  14. 2010 June 25

    Gimana sebelum dibubarkan, mereka itu disuruh melepaskan hurup “I” di belakang nama mereka itu… Ndak pantes dan ndak Islam banget gitu kelakuan mereka. Dan saya sebagai orang Islam ndak merasa menunjuk mereka sebagai pembela kok.. huh! :twisted:

    Mbel:
    Mungkin si Rizieq “merasa” menerima wahyu, bahwa dirinya menjadi pembela…

    *walaaaahh…. preeeet….*

  15. 2010 June 25

    islam tak butuh pembela seperti mereka mbah, mereka aja yang butuh embel-embel islam untuk justifikasi premanisme mereka… aku juga tak sudi dibela mereka, cukup Allah-lah penolongku…

    Mbel:
    Setujuuu….

    Mereka cuman bajingan pake sorban….

  16. 2010 June 25

    Hidup FPI!!!
    ;)

    Mbel:
    Situh braninya tereak setelah udah di kampung.
    Coba kalo masih di surabaya, tak cekek situh…!!!

  17. 2010 June 25
    arie rahayu permalink

    Wah, tulisan Habib Mbelgedez sungguh berani. Like this.

    Mbel:
    Lhah…

    Sayah kan nulis tentang kenyataan yang terjadi, kan…???

  18. 2010 June 25
    tuti permalink

    tuh orang cuma sok ngeksis aja menurut sayah….. mana tau tuh orang puasa apa ndak, waktu tuh orang mecah2in kaca gerobak dagangan orang…… dikira melakukan itu semua bisa masuk sorga apa…. dimana otaknya tuh ?
    emang bener ndak semua tengkorak ingsinya otak

    saya mah ikut pengajian Habib Mbelgedez ajalah… dijamin sesat…… jaminan mutuu….

    Mbel:
    Ya.. ya… ya….

    Situh ntar jadi selir saya, yah… :P

  19. 2010 June 25
    Djoko Widodo permalink

    Tumben tulisan mbel yang sebenernya punyak tema anget dan krusial, kali ini tampil kurang ciamik. Kurang cerdas. Biasane bisa menyenthil syaraf2 kritis umat manusia. Kali ini “geger” (=punggung) artikel mbel sekedar sebuah sms dari oknum yg membenarkan thesa “ganyang fpi”. Sayang. Padahal menurut saya artikel ini bisa jadi lebih menarik dengan gaya retorika mbel selama ini.

    Mbel:
    Trima kasih atas kritiknya, tapi silakan mbaca ulang disklemer yang saya warnain merah.

  20. 2010 June 25
    j4p permalink

    ho ho ho…
    cebok nyilih tangan…
    eh salah…
    nabok nyilih tangan…

    :D

    Mbel:
    ……… :lol:

  21. 2010 June 25
    Igirl permalink

    Mbah, Kakak Ipar suami saya lulusan Ummul Quro’ di Saudi Arabia…
    Itu Universitas yang mirip al Azhar mbah.. Tapi kalau di sana musti hafal Qur’an 30 juz, kalau di al azhar kan cuma beberapa juz saja syaratnya…
    Terus mbah, di rumah kakak ipar saya itu, Kitab haditsnya buanyaaak banget seperti perpustakaan…
    Dandanan orangnya sih biasa saja, gak kearab-araban kayak Habib Rizieq, dan…
    Orangnya sangat lemah lembut dan suka menolong…

    Mbel:
    Trima kasih koreksi dan infonya. Maksut saya, saya tuh nyinyir…
    :P

  22. 2010 June 25

    Selain front ini, saya juga jengah dengan front,forum,atau laskar2 yang lain. Terakhir ada LMP yang mengusai ruang persidangan pengadilan.

    Tapi ada satu yang heran, kegegeran di ranah twitter kok ndak pernah merujuk ke front/forum2/laskar2 lain ya ? Padahal front2/laskar2/forum2 lain juga sering konflik tanah, premanisme parkiran, premanisme ruko,uang keamanan tempat hiburan, dll. Tanya kenapa ? (Pasti mbel udah tahu jawabnya :-D )

    Jadi,saya maunya semua kelaskaran itu diberesin.

    Mbel:
    Saya juga heran dengan segala macem laskar tai kucing ituh.
    Ngakunya Forum Betawi Rempug, ndak taunya preman pemeras semua..

  23. 2010 June 25
    Igirl permalink

    Oh iya mbah, sampai lupa. Saya setuju dengan simbah bahwa Indonesia gak perlu FPI.
    Tapi tentang habib, ada beberapa habib yang beda dengan habib rizieq,
    Tentu mbah pernah dengar nama Habib Mundzir Al Musawa pemimpin Majelis Rasulullah itu kan?

    Mbel:
    Saya ndak kenal soale ndak ikut pengajiannya. Padahal sering banget tuh pada konvoi ke mesjid Attien Taman Mini…

    Kalau bertamu ke sana, biasanya akan disuguhi nasi kebuli sama bebek, padahal gak begitu kenal…


    Mbel:
    Kapan ya, bisa mampir sana. Lumayan bisa makan gretongan…

    Kalau menurut saya sih, kalau orang dasarnya sudah suka berperang, akan selalu suka berperang apapun aliran dan agama yang nanti Ia anut.
    Umar bin Khattab waktu kafir suka perang, setelah masuk Islam pun juga akan suka berperang. Tergantung dengan apa yang dibelanya..

    Matur nuwun sudah diijinkan berkomentar..
    Pareng..


    Mbel:
    Hmmm….
    Alesan yang masuk akal…

  24. 2010 June 25
    Igirl permalink

    Mbah, ini terakhir, tapi panjang. Semoga simbah gak bosen.. :P

    Saya yakin gerakan FPI itu bukan murni 100% untuk berdakwah..

    Jadi ingat waktu ada proyek dari simply Isl** yang dari Malaysia itu..
    Simply Isl** itu kan organisasi damai, dan disokong oleh Inggris dengan dana yang sangat besar. Ngakunya sih selalu dakwah, dakwah…

    Nah, suatu saat suami saya ditawarin untuk membantu mereka menyebarkan gerakan Islam damai ini. Nah, Simply Isl** menawari beberapa pemimpin majelis dzikir sekitar 100 an juta.
    Waktu suami saya yang disuruh menghubungkan tanya, “kalau untuk kami?” Pemimpin Simply Isl** menjawab agar kami ikhlas (dengan upah yang tak sesuai), dengan tujuan berdakwah…
    Jelas saja suami saya gak mau, terus dilemparkan kepada teman-temannya. Suami saya maunya dijadikan partner. Bukan diperlakukan seperti bawahan.

    Akhirnya proyek dilemparkan ke teman-teman suami. Pertamanya teman-teman suami sangat bersemangat. Biasalah, terpesona dengan orang luar negeri. Eh, ternyata malah banyak nombok. Jadilah banyak dari teman-teman tsb yang ogah nerusin proyek.

    EH, sekarang nawarin suami saya lagi buat organize gerakan dan acara yang lainnya.
    Seperti biasa, suami mintanya diperlakukan sebagai partner.
    Dan, orang Malaysia seperti biasa, selalu bilang, ini adalah misi dakwah..

    Iya kalau tujuannya emang murni dakwah sih gak apa-apa..

    Lah ini, semua orang tahu, mereka gak murni bertujuan dakwah. Ada dana besar dan tujuan bisnis di belakangnya…

    Pasti FPI juga banyak itu fulusnya eh, penyokongnya.. Makannya semangat 45 :P

    Mbel:
    Weh…
    Denegr-denger duite M-M an…
    :D

  25. 2010 June 25

    nice comment Igirl ;)

  26. 2010 June 25
    lajang permalink

    tapi mbah….
    dulu ketika sebagian besar umat islam sudah tidak peduli saat saudaranya yang seiman dibantai dengan begitu sadis di ambon, hanya laskar jihad (mungkin sauadaranya FPI) lah yang dg gagah berani dan siap mati melawan para pembantai biadab itu.

    Mbel:
    Sayah ndak tau persis soal Ambon.
    Tapi kata yg pulang dari sono, di lokasi peperangan di Ambon Islam adalah mayoritas. Non muslim yang justru dibantai.

    Mana yang bener ???

    Walauhualam…

  27. 2010 June 25

    busyeeettt deh …
    ati ati bosss … gue pernah nulis dengan tema serupa, hasilnya blog gua dibanned sama hacker (dan kita kan gak pernah tau hacker itu aslinya bekerja untuk siapa karena mereka oportunis) … setelah hampir 2 minggu baru blog gue bisa dibetulin kayak semula, sayangnya tulisan gua itu udah lenyap, gak bisa balik, dan gua blom sempet ngesave di harddisk
    btw … nurut beberapa teman gua di lsm … fpi adalah organisasi sayap paramiliter, sejarah berdirinya memiliki kedekatan dengan tni dan kepolisian, terutama dari para perwira tinggi era orde baru, dengan tujuan untuk melanggengkan status quo dan menghalangi tegaknya demokrasi … istilahnya, kalo pengen mengontrol kekuasaan di tingkatan atas, chaos di tingkatan bawah harus dikuasai terlebih dahulu … dari sini bisa diliat kan siapa sumber dana penyokongnya dan kenapa mereka gak bisa bubar
    namun ada beberapa kasus yang ternyata fpi berjalan tanpa kontrol dari si backing, sehingga akhirnya dalam kasus2 tsb para backing fpi tersebut memilih tidak bertanggung jawab atas ulah fpi (yg kemudian para pentolan fpi itu ditangkap dan dipenjara) … ibaratnya dalam beberapa kasus tsb, fpi adalah anak angkat yang gak tau terima kasih
    gue sendiri gak tau kebenaran aslinya itu yg mana … dan gak punya cukup nyali untuk riset kayak gitu gituan karena daerah gue ngekos adalah red light district yang sering disatroni fpi … cuman emang fpi itu bedebah bangsat … mengutip manifesto gerakan anarki di amerika pada era 80an … fasis yang baik adalah fasis yang sudah mati … hehehe
    gue sih yakin cepat atau lambat fpi bakalan dihabisi sendiri sama masyarakat karena udah banyak yang jengah dengan kelakuannya … tahun 2006 dulu, waktu lagi razia bulan puasa di daerah kebon sirih, jaksa dan sabang, mereka udah hampir mati dihabisi sama preman & warga situ … sekarang daerah kebon sirih, jaksa dan sabang adalah daerah yang steril dari razia mereka karena peristiwa itu, karena tiap tahun gak pernah lagi dirazia … harusnya tiap mereka mulai razia bulan puasa, preman dan warga di semua tempat bersatu padu ngebantai mereka deh … pasti fpi bakalan mampus dengan sendirinya

    tengkyu udah diijinin komen panjang panjang

    hehehe

  28. 2010 June 26
    onyet orilla permalink

    FPI … nantinya juga akan kebuka Topengnya..
    mungkin mbah baru bisa buka dikit2.., pasti suatu hari ada bongkar organisasi ini dgn bukti2 yg akurat..hukum karma pasti datang… roda kehidupan tidak slamanya diatas, mbah soeharto aja bisa terguling apalagi cuma FPI..
    kelak jk dah ketauan belangnya… buat blog dukungan tuk “Kencingin Kuburan para pelopor dan pengikut2nya..” sing demdem pasti akeh wong’nge..!?
    doak’en FPI sadar dan membubarkan diri dengan damai…
    sing apik FPI diganti jadi BFI = Bank Pembela Islam, yang ngasih modal bagi warung remang2 agar ganti usaha yg halal dgn bantuan modal/dana,.. (casio lg nih.. Mbel..)

  29. 2010 June 26
    t4rM1n permalink

    hm… mungkin sang habib rizieg itu termasuk salah 1 orang yang pintar (atau beruntung?) ya. Dari sekedar jalan2 eh… bisa ketemu orang yang nyokong. Balik ke kampung halaman, koar2.. eh… dapet pengikut. Hm…. kalo dari ide / semangatnya sih boleh juga tuh ditiru. Tapi kalo dari kelakuan sih emang amit2…. saya yang nggak pernah ketemu mereka aja (liat di tipi doang) udah eneg…

    jujur saja, saya agak pesimis kalo mereka bisa dibubarin (jangan2 buntutnya politik lagi), kecuali pas lagi mereka ngumpul trus di bom atom (halah)…
    apalagi kalo seperti yang tertera di skrinsut bahwa mereka adalah kepanjangan “coklat”

    Kayaknya buat tahap awal mendingan suruh ganti nama aja tuh, jangan pake embel2 islam. Misalnya FPU (Umat). Terserah mau umat yang mana mereka bela. Kasian yang islam beneran (baca: lurus) harus ikut nanggung akibatnya, bikin malu aja

    saya setuju dengan alasan Igirl yang bilang tergantung orangnya. Tapi yang jadi masalah adalah bawahannya atau kaki tangannya. Apakah mereka seperti itu juga nggak? Mungkin kalo yang pernah liat film jackie chan (‘shinjuku incident’) bisa ngerti maksud saya

  30. 2010 June 26

    Saya pernah ketanggor sama FPI ini mbah, jadi kejengkelan saya sama FPI mungkin ya sama jengkelnya simbah sama mereka..Lha masalahnya gini mbah, Taroklah mereka itu entah atas kuwasa siapa tiba2 bubar. Ato mungkin Pemerentah akhirnya gerah dan ketok palu mbubarin FPI, apa ada jaminan bahwa eks. anggota FPI ini mbikin Front2an lagi?? Setau saya, anggota2 FPI ini otaknya ndak gitu isa jalan, jadi gampang dicuci otaknya..ada 1 kelemahan FPI ini mbah, mereka begitu mendewa2kan habib mereka…Segala minum apa makan sisa habib dimakan, ngalap berkah katanya..Lha ini bisa kita manpaatken buat membubarkan FPI dari dalem mbah, kita terapkan taktik pembunuhan karakter a la Rhoma Irama ituh lho, misalnya si Habib Rizieq ini kita jebak dikasih suguhan daging babi, lalu kita poto, ato diajak ke Silir, lalu dipoto, pokoknya kita fitnah sefitnah2nya lah, biyar timbul mosi endak percaya dari anggota2 FPI yang laen, lalu kita susupkan spion buat mengadu domba para habib2 itu dengan anggota2nya…Wes to, dijamin, mereka pasti membubarkan dirinya sendiri dan ndak lagi2 mbikin gerakan2 serupa. TABIK HABIB MBELGEDEZ!!!

  31. 2010 June 27

    Jadi semua bekasnya Habib dianggap membawa berkah ya? Sisa makanan, minuman, air kobokan….
    Maaf, apa ini berlaku juga ketika habib habis ML… Eh maap loh ya! Cuman nanya!

    Mbel:
    Maksut situh, cewek bekas dipake habib, boleh kita pake juga agar dapet berkahnya, gituh…???
    :roll:

  32. 2010 June 27

    kata bosnya FPI, pemerintah aja ndak isa mbubarin, kenapa yg lain ribut? ndak ngaruhh.. hihi.. salahsatu cara mungkin semacam class action gitu ya om..

    Sepertinya pemerentah harus serius dalam hal ini depdagri menertibkan segala macam ormas yg dalam tingkah lakunya bukannya menguntungkan khalayak tapi malah meresahkan dan menyengsarakan…

  33. 2010 June 28

    yang namanya ngebawa label “islam” kan harusnya ya bener2 sesuai gt,,

    cm knp gt harus dengan kekerasan,,ya meski pun suka perang,,

    setuju ama komen dsuruh jihad di gaza aja deh,,biar puas hobi perang dsana,,

  34. 2010 June 28
    j4p permalink

    mbah, cmimw,
    gerakan forum begundal begini kok kayaknya marak setelah mbah harto lengser ya?
    dulu jaman mbah harto masih jaya, emang pada nyungsep ke mana aja??

    Mbel:
    Dulu adil.
    Islam garis keras dibekam, gereja juga ndak gampang berdiri…

  35. 2010 June 28
    Brillie permalink

    saya setuju jika FPI dibubarkan.. alasannya karena
    1) Tuhan itu MAHA segalanya, maha kuat, apa perlu dibela? FPI = Front Pembela Islam
    2) Okelah klo membela islam, tapi setahu saya kasus2 yg ada selama ini banyak berhubungan dengan orang islam mulai dari kasusnya inul, model majalah playboy, mbah priok hingga kasusnya rieke ‘oneng’, mereka sebagian besar beragama islam, lha kok justru bukan mereka yang dibela?
    3) Sebagai orang yang beragama islam, saya malu… bahkan anak SD aja tau, kalo tindakan yg dilakukan FPI, kekerasan dan anarkis itu salah, bingung saya menjelaskan ke anak2 kecil itu.
    4) Alm. Gusdur juga pernah kan mengatakan agar FPI dibubarkan saja?
    5) Okelah kalo ga mau bubar, tetapi setidaknya hilangkan juga tindakan2 anarkis mereka, seharusnya islam itu santun dalam memberi penyuluhan kalau ada dari umatnya yg menyimpang, FPI seharusnya memberi contoh baik, bukan anarkis.

    Sedih rasanya, malu…

  36. 2010 June 28
    bram alex permalink

    Terima kasih atas pencerahane mbah mbel
    Usul nie, gimana kalo kita smua urunan mberangkatin mereka ke gaza jah ;p

  37. 2010 June 28
    Eka permalink

    Sudah pernah ada yang berdiskusi langsung dengan pentolan FPI? Mengajak mereka untuk melakukan kegiatan yang tidak anarkis? Bukankah katanya kita mengagungkan budaya berdialog. Atau kita memang sudah membuat justifikasi berdasarkan apa yang kita baca? Apakah kita masih menganggap FPI sebagai saudara kita sebangsa? Bagaimana denga saudara seiman, kaum muslimin?
    Kalau kita sedih dengan kelakuan mereka, sebaiknya kita juga sedih karena kita mungkin cuma berpangku tangan dengan apa yang ada disekitar kita.

    IMHO..

  38. 2010 June 28
    adipati kademangan permalink

    ini konspirasi, pasti konspirasi
    FPI dibubarkan tapi penyandang dananya masih ada, pendukungnya juga anteng-anteng saja tanpa ada kekhawatiran digaruk, becking mantap, kirang apa coba. Kurang ajar …

  39. 2010 June 28

    Habib kui artine “sayang”, “cinta”, “kekasih”..

    Kalo di lagu-lagu berbahasa Arab, ada lagu cinta yang liriknya, “ya habibi.. ya habibi.. salamun alaik” kui kamsute macam lagu “kekasihku.. kekasihku.. aku kirim salam utk dirimu..”

    :p

    Mbel:

    ………… :lol:

  40. 2010 June 28

    saya pikir critical pointnya seharusnya bukan di pembubaran FPI mbah, tapi pada penegakan hukum positif. repot kalo semua membawa hukumnya sendiri-sendiri. tapi kalo bener tulisan sampeyan ini ya repot, mau berharap hukum tegak gimana kalo penegak hukumnya ndak bisa diharapkan

  41. 2010 June 29
    adiPatiRembangKudus permalink

    Sayah anggota FPI sejati…
    Fenggemar Pengajian Imambelgedez.

  42. 2010 June 29

    Bertahun-tahun lalu daku pernah menyorot keberingasan FPI ini. Namun apa daya tidak ada daya.

    Jadi kalo Habib Mbel mau bikin gerakan seperti ini, daku pasti setuju banget. Mendukung malah.

    Syalom.

  43. 2010 June 29
    jujum permalink

    Di daerah aku ada pembangunan tempat ibadah non muslim yang mulus tanpa gangguan dari FPI cs, tapi selidik punya selidik ternyata..pengurus tempat ibadah itu pake jasa seorang ustadz FPI untuk perizinan rumah ibadah itu.
    Jadi kalo pingin aman gunakan jasa keamanan dan perizinan pada FPI..

    Mbel:
    Wekekeke….

    Tempat bilyar sodara saya kudu nyumbang bulanan sama FPI.
    Sebelomnya, pernah di obrak-abrik dengan alesan tempat maksiat.
    Capek ngelayani hal begituh, akhirnya di ual. Untung masih laku. Gilaaa….

  44. 2010 June 29
    akhian permalink

    saya warga singkawang..pst anda semua uda tau tentang mslh patungnaga disingkawang..saya dengar kabar bahwa fpi bs dpt hadiah uang yg sangat mengiurkan kalo berhasil robohi patungnaga..demi uang mereka tega2nya adudoma pakai sara..untung semua etnis skw gk trprovokasi…

    Mbel:
    Wooogh…

    Tau banget. Ituh yang lagi bersedih banged soal patung naga, Hanna Fransiska.
    Moga-moga Singkawang tetap damai.

  45. 2010 June 30
    Jody permalink

    Saya cuma pengen tau, apa tujuan FPI yg sebenarnya? Membela agama mana? Semua tindakannya ada yang membiayai. Mungkin agama mereka DUIT kali. Mereka kayak kumpulan orang2 nganggur, gak punya kerjaan dan berani karena rame..

  46. 2010 June 30

    @ Habib Slamet
    Cobak situ nanyak sama Munarman yang tadi pagi koar2 di tipi XXX mbelain FPI, dia mungkin pernah nyobain bekas Habib Rizieq Gan.

  47. 2010 July 1
    Helmi Perdata permalink

    Mereka tidak sekolah di RSBI sih,iya kan mbah.hehehehe

    Mbel:

    ……. :lol:

  48. 2010 July 6
    Van permalink

    Ya aneh juga klo dibilang mbela agama.
    agama mana yang mau di bela..?

    lebih aneh lagi klo di bilang mbela Tuhan.
    Apakah selemah itu hingga Tuhan perlu di bela..?

    Memaksakan hasil pemikiran dan pemahaman tentang agama dengan kekerasan…

  49. 2010 July 19
    Botak Jenggotan permalink

    tapi om, ane denger si brizik bilang, kalo Front Pembela I dibubarin hari ini,
    besok bakalan berdiri Front Penegak I..
    itu juga dibredel, bakalan nongol Front Pecinta I..
    krn dia bilang FPI itu sama kaya parpol (yg ane jg bingung dibelah mananya),
    kalo iya FPI dibubarin, berarti parpol juga bisa dibubarin..
    analogi yg aneh dari orang yg aneh…

    maju terus, om mbel!! d(“,)b

  50. 2010 July 20
    kethekkopyok permalink

    intine kie gelut ro FPI Mbel

    *duit ongkos gelut’e ono ora mbel?* ;P

  51. 2010 July 21
    ade mansyur permalink

    Mbel klw berani hadepin tuh FPI !!! MELAWAN SATU ORANG FPI AJA ENTE NGGA BAKALAN BERANI jgn cuman nyablak aje ente ! Habib itu bukan embah tau,habib itu kekasih Alloh, habib itu keturunan nabi muhammad. tulisan ente ini nggak ada pengaruh nya buat FPI. bagi temen2 yang masih merasa muslim jgn sok tau dulu sebelum tau lebih dalam apa yang dilakukan FPI.semoga Alloh memberikan hidayah kepada umat nya! amiiin

  52. 2010 July 21
    ade mansyur permalink

    bagi yang ngga suka ma FPI. coz ente2 pade ngga tau dan ngga mau tau sariat islam yang mewajibkan umat nya untuk mencegah kemungkaran.

  53. 2010 July 26
    RM. Pringsilan permalink

    Rumangsane nek wis nganggo ubel-ubel ndas matine mlebu surgo…
    sembayang nang mesjid sangu pedang….lha rumangsane meh perang karo sopo le..le…
    Habib riziq iku banci….wanine mung nyelongop cangkeme…..nek wani…kono…melu perang nang arab…wanine mung kawin tok…koyo kucing…

  54. 2010 August 12

    dari awal ramainya pemberitaan tentang FPI ini saya emang curiga ama mereka, yang di lakukan ama mereka itu cuman sesuatu yang gak penting2, & apa yang ada di jalanan, akhirnya gak jauh bedanya ama preman..

    coba mereka lebih keren dikit gitu, misalnya gini mending ngrusakin gedung dpr gara2 anggotanya yang hobby tidur waktu bulan puasa gini daripada ngerusakin warung kecil yang buka siang hari di bulan puasa.. salut gw..

  55. 2010 August 17
    singh permalink

    harus di ambil tindakan tegas oleh pemerintah mengenai penyimpangan ajaran agama yang bakal menyesatkan masyarakat. di berantas sampai ke akar-akarnya. kita bukan negara islam. ingat BHINEKA TUNGAK IKA! dan saya yakin para pengikut fpi ini adalah orang2 yang tidak terpelajar. klo menurut teori darwin mereka2 ini adalah manusia yang belum sempurna evolusinya. jadi langkah yang terbaik adalah meniru yang di lakukan oleh adolf hitler. GENOSIDA!

  56. 2010 August 22
    s41nt5 permalink

    Setuju baget tuh fpi di bubarin kalo perlu gantian fpi yg di sweeping biar abis sampe akar-akarnya he…he…he :)

  57. 2010 August 23
    Hans Hamid permalink

    eh, salah deng mbel, ternyata ga apa-apa websitenya kalau dibuka di komputer laen. kayaknya td gara2 leptop yang udah 3hari nggak mati. :p maap

  58. 2010 August 24

    Kalo habib riziek itu turunan nabi trus kenapa? Apa perlu dia main hakim sendiri? Emang turunan nabi itu harus dibangga-banggakan ya? Apa iya, semua tindak dan ucapannya slalu benar? Kenapa para pengikutnya begitu bangga dengan figur keturunan nabi? Apa bedanya dia dengan kita? Kalo nabi sendiri emang berbeda dari semua manusia manapun, tapi yang namanya turunan kan dah beda orang lagi.

    Orang Indonesia ya harusnya bangga terhadap bangsa Indonesia donks. Di Indonesia ini ga cuma ada satu habib turunan nabi ko, di mataku mereka biasa-biasa saja wong aku juga kenal dengan dua orang habib, mereka ga bertindak seperti habib rizik itu malah ada yang ga solat. Kalo emang mau menebarkan agama ke semua penjuru dunia kenapa harus pake kekerasan? Bagaimana orang-orang pada mau tertarik? Bagaimana umat non-muslim pada salut? Melihat kelakuan mereka aja dah diluar jalur kedamaian.

    Aku percaya, banyak orang yang membutuhkan pemecahan dalam permasalahan hidup mereka terkait dengan ekonomi, kesehatan dan keharmonisan bahkan perdamaian. Banyak orang Indonesia yang hidup sengsara di bawah garis kemiskinan.

    Bisa dibayangkan betapa sengsaranya hidup mereka. Seharusnya para pemuka agama itu mampu membantu mereka dengan pengetahuan agama yang mereka ajarkan (dan tentunya mereka laksanakan pula) agar para umat itu bisa lepas dari lilitan persoalan hidup yang ada dan disitulah peran pemuka agama dalam menyiarkan pencerahannya agar orang-orang yang hidup sengsara itu dikuatkan mentalnya dan ditabahkan imannya.

    Selama ini yang aku denger “kalo manusia sedang mengalami kesusahan itu karena sedang diuji Allah dan manusia harus sabar”. Lha sekarang FPI itu kan ormas agama, seharusnya mereka bisa memberi contoh terhadap masyarakat awam yang belum begitu paham dengan masalah ketuhanan. Seharusnya, FPI atau pemuka-pemuka agama garis keras itu memberi contoh yang layak baik dan benar (benar bukan dari sudut pandang yang sempit)agar mampu memecahkan permasalahan yang ada dalam kehidupan bukannya menjejali pemikiran rancu terhadap umat dengan kekerasan.

    Percuma saja kalo ada pemuka agama koar-koar “agama di luar Islam itu kafir” karena slogan itu sama sekali ga cocok untuk pencerahan jiwa. Pencerahan jiwa ya mestinya dengan tutur kata yang lembut sopan dan halus dan tidak menyinggung perasaan orang lain. Belum apa-apa rasa benci sudah dikedepankan, gimana orang-orang mau tertarik?

    Karena masih banyak rahasia-rahasia kehidupan yang belum terjawab oleh banyak umat. Pemuka agama seharusnya mampu mengajak umat untuk bersikap terbuka, saling mengasihi, saling memaafkan dan menjaga perdamaian. Kalo mau menuangkan semua kebodohan-kebodohan kelakuan para pemuka garis keras itu banyak banget. Yang aku belum ngerti, gimana caranya biar pemuka-pemuka agama keras kepala itu(terutama FPI) pada nyadar kalo tindakakn mereka cuma menambah keruh suasana.

Komentar situh bergantung pada amal dan ibadah situh

Note: Situh bisa pake basic XHTML dalem komentar. Email situh Ndak Bakalan dipamerin ke orang-orang.

Komentar lewat RSS

Copy Protected by Chetan's WP-CopyProtect.